Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Safe Haven

Safe Haven

Tapi mereka masih tetap berkabar melalui W******p dan bisa dibilang komunikasi mereka saat ini jauh lebih intens dibanding sebelumnya. Valen yang sedang duduk di kursi meja riasnya melirik ke arah jam dinding yang kini menunjukkan pukul tujuh malam, beberapa jam lagi menuju tahun baru. Ya, hari ini hari terakhir dari tahun 2023. Tahun yang penuh kejutan bagi Valen.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai it's a new dawn
Baca
+Pustaka
Menikah dengan Sahabat Ayahku: Pengantin Kecil Si Miliarder

Menikah dengan Sahabat Ayahku: Pengantin Kecil Si Miliarder

Lukisan itu menggambarkan siluet sepasang manusia yang berdiri bergandengan tangan di atas bukit, menatap fajar baru dengan warna-warna jingga dan emas yang cerah. "Ini dibuat oleh salah satu anak didik di yayasan hari ini. Dia memberikannya padaku sebagai hadiah peresmian," ucap Alana lembut, menatap mata abu-abu Julian yang kini mulai melembut. "Lukisan ini berjudul The New Dawn. Aku membawanya pulang untuk dipasang di kamar kita yang baru."
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai it's a new dawn
Baca
+Pustaka
Pagi Baru Tanpa Dirimu

Pagi Baru Tanpa Dirimu

Di tengah malam yang sunyi, teriakanku terus terdengar tanpa henti. Sampai sebuah bentakan tiba-tiba terdengar dari bawah lampu jalan, barulah aku tersadar dan menoleh. Ternyata itu Dion. Wajahnya tampak suram dan menyeramkan, seperti seseorang yang bisa kehilangan kendali kapan saja. Aku menatapnya dengan tenang. "Sudah siap? Kapan kita mau mengurus perceraian?" Mata Dion langsung berkaca-kaca. Rahangnya mengeras saat dia memaksa mengeluarkan kata-kata dari sela giginya.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai it's a new dawn
Baca
+Pustaka
Born Again

Born Again

Dia baru saja akan membaca chat dari atas ketika tiba-tiba saja muncul pesan baru dari Valeria. Besok lo sekolah kan, Re? Kata bokap gue elo baik-baik aja? Meita hanya membacanya. Lalu menutup ponsel. Dia merasa lelah. Berbaring di tempat tidur, Meita menatap langit-langit tinggi kamar Rhea. Di dalam istana yang megah, dengan keluarga normal yang nyaris sempurna. Rhea memiliki segalanya. Lantas apa yang kurang? Mengapa kau mencoba mengakhiri hidupmu, Rhe?
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai it's a new dawn
Baca
+Pustaka
Breakfast at Midnight

Breakfast at Midnight

Kata Alex segera mengelus kepala Mochi. Setelah memakan selembar roti panggang dengan selai stroberi yang Alex hanya bisa menghabiskan setengahnya dan meminum secangkir English Breakfast hangat, ia kemudian meminum paracetamol. Ia berjalan dari meja makan ke arah sofa. Menarik selimut bulu-bulu sofa sampai menutupi kedua kakinya. Ia tak bisa langsung tidur sehabis makan. Alex menyalakan TV dan berita sedang menunjukkan berita terbaru tiap jam-nya. Berita global menunjukkan tentang Donald Trump, Presiden AS disambut oleh Ratu Elizabeth, Peringatan 75 tahun D-Day di Normandy untuk menghormati mereka yang mati dari tirani Nazi. Di dunia bola, Liga National yang diadakan di Portugal, Inggris ka
84.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai it's a new dawn
Baca
+Pustaka
Another day

Another day

Gevan yang baru saja senang karna mendapatkan teman baru, kini penuh derai air mata karna takut temannya tak bisa tertolong. *** 3 hari telah berlalu, namun Alea masih saja terbaring tak sadarkan diri dengan selang selang oksigen di hidungnya. Gevan tak bosan menjenguknya setiap hari di rumah sakit dari mulai matahari terbit bahkan hingga tenggelam. Terkadang dia membacakan dongeng untuk Alea, dia juga membawakan bola baru seperti yang telah di janjikannya dan meletakannya di meja yang ada di samping bangsalnya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai it's a new dawn
Baca
+Pustaka
RAKA NAYA

RAKA NAYA

Jelas Naya "Oh pantes aja Bunda baru liat ini, tapi kaya nya mukanya gak asing gitu ya," "Ahh tante bisa aja, mungkin muka saya pasaran tante hehe," Ucap Raka "Yaudah Raka masuk dulu yuk ke dalam, tante buatin minum," "Gak udah tante, Raka langsung pulang aja. Takut mamah nyariin, kalo gitu Raka pamit dulu ya tante Assalamu'alaikum," "Iya nak Raka makasih ya udah anterin Naya pulang, Hati-hati di jalan,"
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai it's a new dawn
Baca
+Pustaka
Dia

Dia

Niat hati ingin mampir ke supermarket untuk membeli bahan masakan sebelum dirinya menuju apartemen Ken, yang ada malah dirinya terjebak sendirian di sini. Lea mengeratkan genggamannya pada kantung belanjaan yang berlogo salah satu super market besar. Gadis dengan rambut di kuncir setengah itu menggigit bibirnya sambil menunduk. Dingin. Dia sudah mencoba menghubungi Ken, tapi ponselnya tidak aktif. Terang saja, tadi sebelum Lea pergi ke supermarket Ken sudah bilang bahwa dia ingin tidur dan ponselnya sedang lowbat yang mana saat ini pasti sudah mati. Ugh, bisa Lea bayangkan Ken yang sedang bergulung di balik selimut tebal dengan nyaman, berbanding terbalik dengan dirinya yang malah terciprat
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai it's a new dawn
Baca
+Pustaka
Once Again

Once Again

Sebab segala impiannya kini hanyalah sebuah mimpi belaka. Dari tempat tidurnya, Cla hanya sanggup melakukan satu hal, membuka pintu lebar-lebar untuk memberi ruang sepenuhnya kepada hari baru yang siap untuk masuk ke kehidupannya. Dan kini tempat itu menjadi membisu. Seolah ikut hanyut dalam kesedihannya. Dari kamar sempit milik Cla, ia mengucap sekali lagi dalam hati. “Selamat tinggal impian dan selamat datang untuk kehidupan baru. Semoga aku akan bahagia. Selalu, selamanya.”
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai it's a new dawn
Baca
+Pustaka
DAISY

DAISY

Satu fakta lagi yang menghantam Daisy hingga hancur setelah pengkhianatan, ia akan melahirkan bayi ini tanpa seorang ayah. Ia tidak mungkin melenyapkan bayi yang tidak bersalah, karena bagaimana pun di sini adalah kesalahan Layton. “Terlepas dari semua masa lalu itu, aku akan menjagamu setulus hati sebagai seorang ibu,” lirih Daisy. *** “Hei, Bram! Jangan dekat-dekat, kau itu membawa virus untuk Daisy!” Bram yang baru saja ingin duduk di kursi dekat ranjang Daisy menoleh pada Eve, lelaki itu mencebik. “Aku sudah cuci tangan!”
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai it's a new dawn
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status