Jebakan Kemenangan
"Badanmu bagus sekali, kamu mahasiswa seni tari ya?"
"Iya, banyak teman-teman kampusku yang kerja seperti ini untuk uang saku tambahan. Tapi, om aneh sekali, banyak sekali pertanyaannya."
Jesli kemudian memelukku dengan lembut, tubuhnya yang mungil menyusup ke pelukanku. Tangannya melingkar di leherku dan wajahnya mendekat ke bahuku.
Dengan suara manja, dia berbisik di telingaku, "Om, susah sekali mau dapetin uangmu. Masa harus perempuan yang duluan ... "
Hot Chapters