Istri Perawan Disangka Janda
Tangnnya terus berkarya di wajah anaknya.
“Jujurlah… jika bukan karena mamamu yang cantik, kamu juga tidak secantik seperti ini. Mama hanya menyenangkan diri, jika mereka sudah melihatmu, yang dipuji pasti kamu. Lupa dengan adanya mamamu yang cantik begini.” Mamanya berbicara sambil terus terkekeh. Namun, tangannya juga terus bekerja dengan cekatan.
“Mama sadarlah sikit, kurang bersyukurlah tuh. Masa mama kena puji dah lama lewat lah. Ada masanya terima banyak pujian kan…,” ucap Amira yang juga tertawa dengan kelakuan mamanya.