Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Arus yang Membuatku Liar

Arus yang Membuatku Liar

"Sayang, aku setel ke pengaturan tertinggi sekarang. Nikmatilah." Sambil berkata, suamiku menekan tombol pengontrol di tangannya. Aku masih di luar, di antara kerumunan, tapi aku langsung lemas terduduk di lantai di bawah tatapan semua orang. "Nggak ... Ini terlalu berlebihan." Sebelum aku sempat berdiri, semua pria di sekitarku mendekat, menatapku dengan tatapan jahat. "Bu, biar kami bantu..."
17.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 511 kali sebagai psikopat
Baca
+Pustaka
Hubungan Terlarang Berkedok Belajar Berkemudi

Hubungan Terlarang Berkedok Belajar Berkemudi

Saat belajar menyetir dengan ayah sahabatku, dia memintaku duduk di atas pangkuannya. Jalannya bergelombang sehingga aku terombang-ambing di atasnya. Aku bisa merasakan dengan jelas di balik bokongku, ada sesuatu yang keras dan panas, yang menekan bagian bawah tubuhku setiap kali aku bergerak. Ayah sahabatku terus mengelus tubuhku, dengan alasan untuk melatih konsentrasiku. Ketika tangannya masuk ke pakaianku, aku merasakan dengan jelas sensasi basah di bawah sana. Detik itu juga, aku tahu segalanya menjadi di luar kendali.
26.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 782 kali sebagai psikopat
Baca
+Pustaka
Gairah Terlarang Di Bus Wisata

Gairah Terlarang Di Bus Wisata

“Bu Angel, jangan asal gerak.” “Wajahmu merah sekali, kamu kepanasan, ya?” Di dalam bus wisata yang penuh sesak dan gerah, aku dipeluk erat oleh Chandra, donatur terbesar di sekolah, sekaligus ayah dari murid paling nakal di kelasku. Kemeja putihku sudah basah kuyup karena berkeringat sejak tadi. Seiring dengan guncangan bus yang kuat, bokong montokku yang hanya terhalang rok span tipis, tertekan oleh benda miliknya yang perlahan-lahan terbangun di balik celananya. Benda miliknya yang panas membara itu mendorong ke depan dengan tekanan yang pas. Tepat di bawah tatapan seluruh murid dan orang tua yang memenuhi bus, serta tidak jauh dari anak kandungnya sendiri, kedua kakiku langsung terasa le
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai psikopat
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Buta

Cinta Dalam Buta

“Rama, matamu tidak bisa melihat, lebih baik aku yang membantumu mencuci. Kalau bagian ini tidak dibersihkan dengan benar, nanti bisa menimbulkan bakteri.” Bibiku sedang berdiri sangat dekat denganku, pakaiannya sudah basah, menampilkan dengan samar siluet tubuhnya yang indah. Karena mengira aku tuli dan buta, ia berpakaian dengan sangat berani. Saat wanita cantik itu membungkuk, kerah bajunya sedikit terbuka, mata basahnya menatap ke arahku, dan seketika itu aku pun tertegun di tempat untuk sementara waktu. Dia tidak tahu bahwa sebenarnya aku sudah bisa melihat dan mendengar.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai psikopat
Baca
+Pustaka
Tukang Pijat Desa

Tukang Pijat Desa

Tangan besar dokter desa yang hangat mendekapku, sementara kelembutan di dadaku terus berubah bentuk di bawah usapannya yang ringan. Aku menggertakkan gigi dengan wajah yang memerah padam dan tubuh yang gemetar hebat, tak mampu menahan rintihan manja yang terus lolos dari bibirku. "Suamimu ada di sebelah, lho. Pelan-pelan, nanti bakal lebih menegangkan ...."
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai psikopat
Baca
+Pustaka
Hati Terbagi Dua, Pacarku Atau Sahabatnya?

Hati Terbagi Dua, Pacarku Atau Sahabatnya?

Pacarku yang berbaring di tempat tidur sudah terlelap. Hanya terdengar suara dengkurannya. Teman pacarku di samping malah makin mendekat. Aku merasakan napasnya yang panas. Dia berkata, "Kakak Ipar, Kak Stefan sudah tidur. Bagaimana ini ...." Rasa malu bercampur dengan antusiasme yang terpendam membuat tenggorokanku kering. Aku berucap, "Cukup .... Um ... jangan begini. Dia sudah mau bangun." Setelah melontarkan kata-kata itu, aku merasakan tangannya meremas bokongku dengan tenaga yang pas.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai psikopat
Baca
+Pustaka
Rahasia Pacarku dan Ibunya

Rahasia Pacarku dan Ibunya

Setelah aku dan pacarku tinggal bersama, dia bilang ibunya kesepian sendirian. Jadi dia ingin ibunya ikut tinggal bersama kami. Meskipun calon ibu mertuaku sudah berusia di atas empat puluh tahun, penampilannya terawat sangat baik. Kulitnya putih dan mulus, tubuhnya seksi dengan lekukan indah. Pacarku yang masih sangat muda jelas tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan ibunya. Pada hari pertama bertemu, dia berdandan sangat menggoda. Saat aku duduk dan dia memelukku, sepasang gundukan daging yang luar biasa besar hampir meremukkan wajahku hingga berubah bentuk. Seketika, darahku berdesir, aku ingin sekali .... Aku merasa bersalah atas pikiranku yang bejat ini. Namun, siapa sangka. Mala
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai psikopat
Baca
+Pustaka
Di Bawah Jemarinya yang Panas

Di Bawah Jemarinya yang Panas

"Nggak akan patah .... Itu hanya akan membuatmu makin lentur." "Apa yang kamu takutkan? Aku hanya mengajarimu cara melenturkan persendian terdalam di tubuhmu." Di studio tari yang sepi pada larut malam, aku mengenakan leotard dengan kerah halter berwarna merah muda pucat dan celana dalam thong yang sangat tipis ketika Vincent Sanjaya, bos besar klub yang terkenal sebagai pria penyendiri, dengan paksa menekan tubuhku ke cermin yang dingin. Aku dipaksa melakukan gerakan split dan backbend yang memalukan. Seluruh tubuhku basah kuyup oleh keringat. Tangan kasarnya meraba bagian dalam pahaku yang lembut, dengan kasar dan kejam meremas titik-titik sensitifku. Setiap gerakan peregangan ekstrem memp
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai psikopat
Baca
+Pustaka
Jangan Pernah Mengusik Istri Sahabat

Jangan Pernah Mengusik Istri Sahabat

Dengan alasan ingin memberi bimbingan belajar, aku membiarkan tunangan sahabat masa kecilku duduk di pangkuanku. Bukannya menolak, tunangannya malah…. Begitu keluar dari kamar Jena, aku berpapasan dengan ibu sahabatku. Dia tampak sexy, dewasa dan menggoda, benar-benar penuh pesona. Ibunya menatapku, lalu memberiku senyuman penuh makna.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai psikopat
Baca
+Pustaka
Kelas Renang Si Primadona

Kelas Renang Si Primadona

“Jangan takut, serahkan tubuhmu padaku.” Di belakangku, ada dada bidang pelatih yang terasa begitu panas dan kokoh. Tangan besarnya yang melintang di dadaku menekan dan mengubah bentuk kedua buah dada kebanggaanku dengan kasar. Memakai bikini pilihan pacarku sendiri yang ukurannya hampir tak menutupi apapun, aku benar-benar dikuasai dan ditembus dari belakang oleh pria lain di dalam air kolam yang sangat dingin ini. Sentuhannya yang membara bergerak turun mengikuti tulang punggungku. Setiap riak air yang bergelombang seolah menjadi bentuk hasratnya yang begitu nyata sedang menguasai diriku dengan cara yang paling alami. Aku menggigit bibir, terombang-ambing hebat di antara rasa malu dan sens
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai psikopat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status