Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Summer Pieces

Summer Pieces

cibirnya pada Rub seakan mereka sudah akrab. Semua tertawa lagi. Kemudian ketiga cowok itu menatap si perempuan tadi dengan anggukan. “Oke, teman-teman semua,” ia berbicara pada kami lagi, “Selamat malam, kami adalah Skies Seeds. Sesuai dengan permintaan mayoritas di sini dan monyet kecil yang duduk di tengah sana, kami akan membawakan lagu baru kami. Summer and Long Way.”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai puisi berantai 3 orang singkat kocak
Baca
+Pustaka
Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Canda tawa menghiasi perjalanan, perlahan matahari mulai tenggelam, tiga sosok memutuskan untuk berpisah dan melanjutkan perjalanan besok pagi, api unggun dinyalakan, daging kering dibakar, sambil menunggu daging matang An Hui menghibur cucunya dengan cara membacakan sebuah puisi. "Hidup seperti air mengalir!" "Jangan lengah atau berlebih!" "Angsa emas makan ikan!" "Dewi turun dari pelangi, menari-nari?" "Melangkah maju dan mundur!" "Tergantung pilihan!" "Langit bergemuruh memberikan semangat, bumi bergetar dalam diam, berteriak kepada dunia!" "Hore….! "Wah, puisi yang bagus!"
9.5455.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.9K kali sebagai puisi berantai 3 orang singkat kocak
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
Nelly Rosida
Saya sudah baca 52 bab dalam 1 hari, semoga saya tidak lagi menjadi korban penulis2 sebelum nya yg tidak bertanggung jawab. Semoga penulis ini,istiqamah,komit dgn update harian dan bisa menghargai hasil karya nya sendiri melebihi para pembaca dgn cara menamatkan tulisahn ini dgn cara yg elegan.
Kentang Imajinasi
venessa, Luna , Maya, yu yin, lili mati dipenggal sama karakter gak penting, buat venessa yang harusnya jadi icon utama di nerf habis2an dan matinya dibuat gak pantas Sama sekali. buat yang baru baca atau dah setengah jalan mending berhenti baca cari novel lain. daripada sakit hati
Baca Semua Ulasan
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Di atas kertas, sebuah puisi yang ditulis dengan aksara rumput liar terpampang jelas. Ketika Mardi, Haidar, dan yang lainnya kembali sadar dan membaca isi puisinya, wajah mereka perlahan memerah, dipenuhi rasa malu dan marah. [ Memuji Jarum ] [ Seratus kali tempa, jadilah sebatang jarum, ] [ Terbalik terguling, menari di atas kain. ] [ Mata seolah-olah tumbuh di bagian belakang, ]
10274.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.7K kali sebagai puisi berantai 3 orang singkat kocak
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Keenam orang itu mengonfirmasi urutan tanggapan puitis mereka. Christopher adalah orang pertama yang membacakan puisi, bertemakan angka dua: "Rumput tumbuh, burung warbler membumbung tinggi di langit bulan Februari (2); di sepanjang tanggul, pohon willow menari dalam kabut musim semi yang memabukkan." Selanjutnya adalah Leia, yang memusatkan syairnya pada angka empat: "Teras ini memanjang empat (4) ribu delapan ratus zhang; merenungkannya membuat orang merasa cenderung mengarah ke tenggara."
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai puisi berantai 3 orang singkat kocak
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

(Emot mata sipit) Umi: “(Emot ketawa ngakak tiga biji) Kirain kisah kau weh, yah kan gak ada yang tahu akhir. Ohh gini.. aku kasih saran lain.” Bee: “Kalau aku pikir-pikir agak mirip kisahnya sama lirik lagu KOKORONASHI yang di reef, benar-benar gak mau dilepasin si cowok padahal si cewek kayak gitu.”
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai puisi berantai 3 orang singkat kocak
Baca
+Pustaka
Bentala dan Nabastala

Bentala dan Nabastala

Karena di kertasnya ada rangkaian kalimat, membuat mereka tidak perlu membuat puisi sendiri. “Wah, ternyata pasangan pertama kita ini mendapat potongan puisi dari satu puisi yang sama, jadi mereka hanya perlu membacanya, menyambungkannya agar jadi satu kesatuan. Dimulai dari yang ada judulnya,” ucap Bu Sri. Boni pun mulai membaca, “Sajak Putih, karya Chairil Anwar. Bersandar pada tari warna pelangi Kau depanku bertudung sutra senja
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai puisi berantai 3 orang singkat kocak
Baca
+Pustaka
Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

“Udaranya? Rasanya seperti badai akan datang.” “Badai biasanya tidak berbau seperti dupa,” kataku. Dia tertawa. Gugup. “Kau selalu merusak puisi.” “Seseorang harus melakukannya.” Kami berjalan beriringan saat lonceng panggilan berbunyi untuk ketiga kalinya. Terakhir.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai puisi berantai 3 orang singkat kocak
Baca
+Pustaka
My Obsessive Boss

My Obsessive Boss

Suasana hangat dan riuh, hingga Arkan naik ke panggung dan meminta perhatian semua orang. "Baiklah... sesuai rundown acara, sebelum makan siang bersama, akan ada games seru-seruan: Menyusun Kata-kata Puisi untuk Sang Pimpinan!" seru Arkan, yang disambut sorak-sorai, terutama dari para staf wanita.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai puisi berantai 3 orang singkat kocak
Baca
+Pustaka
Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Tugas yang tertulis dikertas sebenarnya bukan hal yang rumit tetapi untuk beberapa orang yang tidak beruntung pasti akan cukup memalukan untuk dikenang seumur hidup. Angga dan Riri mulai larut dalam acara itu. Mereka pun cukup menikmati dan heboh sendiri saat ada yang disuruh berjoged ria di atas panggung. Mereka tertawa bersama sampai satu titik yang seketika menghilangkan tawa mereka secara serentak. Ketika Ading menyebut angka 354 dan 781. Nomor mereka berdua. “354 dan 781 ayo kemari~”
1054.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai puisi berantai 3 orang singkat kocak
Baca
+Pustaka
Kau yang Diantaranya

Kau yang Diantaranya

Surya di belakang Naya yang berdiri sejak tadi, memerhatikan mereka bertiga yang terlihat cemas, kesal, juga beraura yang Surya tidak yakin apa dia boleh berada di ruangan itu sekarang. Naya menyanyikan sebuah lagu lama, lagu yang mau atau pun tidak ketiga bocah itu akan datang menemuinya. Rock -a-bye baby, on the tree top. When the wind blows, the cradle will rock; When the bough breaks, the cradle will fall And down will come baby, cradle and all. Hush a bye baby, up in the sky, On a soft cloud tis easy to fly; When the clouds burst the raindrops will fall
8.55.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai puisi berantai 3 orang singkat kocak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status