Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dari Dokter Ahli Berubah Menjadi Selir Tawanan Dewa Perang

Dari Dokter Ahli Berubah Menjadi Selir Tawanan Dewa Perang

Lortha lalu bertanya, “Siapa pria yang berdiri di samping Kaisar? Yang berjubah abu-biru dengan lambang diplomatik itu?” Kasim itu tampak sedikit gugup, tapi menjawab cepat, “Oh… itu Juru Tulis Kerajaan, Tuan. Namanya Nathan.” “Nathan?” ulang Lortha, alisnya terangkat. “Ia pemuda yang sangat cerdas,” lanjut kasim itu, menunduk hormat. “Lulus ujian kenegaraan murni delapan bulan lalu dengan nilai tertinggi dalam satu dekade terakhir. Dikenal karena retorikanya yang tajam dan ingatan yang luar biasa. Ia berasal dari Alister.”
1032.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as puisi dear nathan
Read
+Library
When The Lights Fade

When The Lights Fade

Ini adalah perlawanan. Aku memilih chord yang terdengar manis di permukaan, tapi nadanya menyimpan sesuatu yang getir. Kata-kata yang kupilih pun tak terang-terangan menantang, tapi bagi siapa pun yang mengenalku, mereka tahu: ini jeritan dari dalam kurungan. Pagi ini aku menyerahkan draft lagu itu ke Nathan. Dia membacanya sekilas di tablet, lalu menatapku dengan alis sedikit terangkat. “Sedikit… gelap, ya?”
708 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as puisi dear nathan
Read
+Library
Mainan Malam Sang Miliarder

Mainan Malam Sang Miliarder

Yara langsung menoleh, dan layar menyala menampilkan satu nama: Nathan. [Nathan: Cepat mandi dan temui aku di ruang tengah.] Deg. Jantung Yara langsung melorot ke perut. "Kenapa sih tulisannya kayak nyuruh prajurit perang?" keluhnya dengan wajah pucat. Tapi dia tak berani membantah, terutama setelah semalam Nathan memperlakukannya begitu... eh, intim? Atau... jangan-jangan dia sekarang sudah jadi budaknya karena kontrak itu?
1.5K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as puisi dear nathan
Read
+Library
RAHASIA DEVANA

RAHASIA DEVANA

Hatinya benar-benar damai saat berada di dekat pemuda itu. "Sejak kapan kamu jadi puitis begini?" "Ya kan sejak semalam aku searching di G****e, Yang. hehe...." Nathan terkekeh yang disambut tawa renyah oleh Kayla. "Dasar!" Kayla pun mengelus pipi Nathan. Dan dia pun mencium bibir suaminya iry setelah mengatakan sesuatu. "Aku cinta kamu, Nathan."
108.2K viewsCompletedAdded to Library 220 Times as puisi dear nathan
Read
+Library
Kamulah Jodohku, Alyana!

Kamulah Jodohku, Alyana!

"Aku cuma bercanda! Ayo, kamu bermain untukku. Ambilkan aku beberapa kelopak bunga untuk bermain." "Baik." Nathan menyetujui, kemudian keluar dari paviliun. Air hujan berjatuhan, malam hening, begitu dia menginjak jalan yang basah, dia berubah menjadi sebuah lukisan yang memikat, dengan langit dan bumi sebagai latar belakang. Pria itu tegap, dengan mata dan alis yang tajam, membawa aura bangsawan yang anggun. Di bawah cahaya air, dia tampak seperti seorang dewa yang tidak menyentuh dunia manusia.
1064.8K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as puisi dear nathan
Read
+Library
Terjebak di Dunia Lain

Terjebak di Dunia Lain

Nathan adalah pemuda yang lugu sehingga dia tak bisa membedakan erangan kesakitan dan erangan erotis. Dikamar sebelah terjadi pergulatan panas yang berulang kali tanpa mengenal lelah. Ningsih tak bisa menahan desahannya, karena dia merasa ini adalah petualangan terhebat yang baru saja dia alami. Dia tak menyadari akibat erangan dan desahannya itu membuat Nathan terbangun.
9.541.5K viewsOngoingAdded to Library 1.0K Times as puisi dear nathan
Read
+Library
Sweet love marriage

Sweet love marriage

Aku menggeleng " Tidak punya, aku hanya......" "Hanya menunggu jawaban seorang pria yang selama ini kamu cintai kan?" Benar.... Tebakan Nathan benar 100 persen tetapi kenapa ia bisa tahu isi hatiku , gumam ku di dalam hati "Tuh kan kamu diam.... Berarti jawabanku benar" ucap Nathan Aku membuang pandangannya ke langit malam di atas kepalanya. Langit malam ini begitu indah dengan milyaran bintang-bintang yang bersinar. Bagaimanapun aku tak bisa melupakan sosok leon di hatiku
108.5K viewsOngoingAdded to Library 221 Times as puisi dear nathan
Read
+Library
Peluklah aku Seperti Dulu

Peluklah aku Seperti Dulu

Wajah anak itu sangat mirip Tristan, hingga membuatnya sulit melupakan pria tersebut. “Berdiri di bawah langit yang berkelap-kelip, tiba-tiba ia merasa alam semesta begitu kecil, seolah hanya mengurung dirinya seorang…” Nathan membaca beberapa kalimat, lalu mulai mengeluh kelelahan. Scarlett tersenyum geli, lalu mengambil buku itu dan menarik Nathan lebih dekat ke pelukannya. “Kalau begitu, kita tidur saja.”
1025.9K viewsCompletedAdded to Library 752 Times as puisi dear nathan
Read
+Library
Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali

Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali

Hanya ada cahaya bulan yang menyinari kamar di dalam. Nathan sedang duduk di lantai. Dasi dan jasnya telah dilempar. Kemeja putihnya terlihat sedikit kusut. Ketika Nathan mendengar suara di luar pintu, dia menyunggingkan seulas senyuman yang terlihat sedih. Dia sudah mendengar musik piano di bawah. Sangat bagus. Alangkah baiknya kalau semua ini bukan mimpi.
9.7791.2K viewsCompletedAdded to Library 19.8K Times as puisi dear nathan
Show Reviews (159)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Bayangan Deril: Penguasa Dunia yang Terlihat Miskin

Bayangan Deril: Penguasa Dunia yang Terlihat Miskin

ujar Lina, menarik perhatian Deril ke arah stan Nathan. Deril mengangguk. “Mari kita lihat lebih dekat,” katanya, bersemangat. Mereka mendekati stan, di mana Nathan sedang memperlihatkan karya-karyanya kepada beberapa pengunjung. “Nathan!” sapa Deril dengan hangat. Nathan menoleh dan tersenyum lebar. “Deril! Senang melihatmu di sini!” “Aku sangat terkesan dengan guci ini. Detailnya luar biasa,” puji Deril, mengamati karya Nathan dengan seksama.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as puisi dear nathan
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status