Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Kau Duakan Aku, Kubuat Sengsara Hidupmu

Kau Duakan Aku, Kubuat Sengsara Hidupmu

Aroma bahaya tercium jelas di udara lembap pondok. Bang Zul memejamkan mata sesaat, raut wajahnya berubah menjadi tegang, pucat, dan penuh keputusasaan yang mendalam. Pria itu menghela napas panjang, seolah menerima takdir yang tidak bisa dihindari. "Sepertinya warga yang datang, Ris," gumamnya, suaranya nyaris tidak terdengar, namun penuh kepasrahan. Kata-kata itu melesat seperti anak panah, menusuk jantungku.
1024.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 601 veces como puisi duka palestina
Leer
+Biblioteca
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Ada yang bilang dia menjadi Bayang Lama pertama: bukan karena keinginan yang tak terpenuhi, tapi karena puisi-puisinya terlalu jujur hingga realitas tidak mampu menahannya. Di Tilangkar, suara Saram masih dibisikkan di malam-malam badai pasir. Beberapa penjaga kabut menyimpan fragmen puisinya dalam botol kaca, dikubur di bawah akar pohon bulu angin. Karena seperti yang dikatakan Saram dalam fragmen terakhirnya: "Yang paling setia pada luka bukanlah air mata, melainkan gema." ---
101.7K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 68 veces como puisi duka palestina
Leer
+Biblioteca
Satelliciocis Satellite

Satelliciocis Satellite

Hingga telunjuk sampai di ujung kertas kekuningan itu, ada sebuah tulisan dari pena yang jelas bukanlah catatan dari si pengarang puisi berjudul Purgatorium. Di sana, tampaklah tulisan kurus yang agak miring persis seperti tulisan seorang wanita yang kini terbaring di atas ubin sedingin tubuhnya. Catatan itu berkata, "Beberapa luka tak bisa disembuhkan. Beberapa bekas luka tak bisa hilang. Setiap melihat ke arahnya, itu justru membawa sengsara. Mengingatkan pada masa kebodohan tiada tara. Mungkin aku bisa menyembunyikan duka di balik kalvari, tapi yang kupilih adalah purgatori."
103.6K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 122 veces como puisi duka palestina
Leer
+Biblioteca
Wanita Masa Depan CEO Muda

Wanita Masa Depan CEO Muda

Hati terbisu, merindu yang tiada Rindu itu bagai bunga yang layu Di taman hati yang sepi dan sunyi Kucoba menyusun kata-kata indah Namun tetap saja, rindu tak terucap Seiring waktu berlalu tanpa henti Kerinduan ini semakin terukir dalam jiwa Oh, ribuan pagi yang menyelinap Seperti embun pagi yang merindu matahari (Puisi karya Swonos) Seusai menuliskannya Zahira pun tergugu, ia tidak tahan ingin bertemu dan memeluk Hasan, ia sangat merindukannya. Tapi ia juga tak ingin merengek pada suaminya untuk segera pulang, ia tidak mau menghalangi Hasan mengejar cita-citanya. Ia tidak mau tangisannya kelak akan memberatkan langkah suaminya di medan perang. Bagaimana pun ia ingin menjadi istri yang baik
106.0K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 119 veces como puisi duka palestina
Leer
+Biblioteca
In Relationship

In Relationship

Orang-orang bahkan berhenti menangis karena sudah berkawan lama dengan duka. A blinding flash of white light Lit up the sky over Gaza tonight People running for cover Not knowing whether they're dead or alive They came with their tanks and their planes With ravaging fiery flames And nothing remains Just a voice rising up in the smoky haze We will not go down In the night, without a fight You can burn up our mosques and our homes and our schools But our spirit will never die We will not go down In Gaza tonight. Getaran ponsel menyadarkan Dinah dari hanyutnya perasaan mengikuti lagu yang Arga nyanyikan. Selama beberapa menit tadi, Dinah berhasil mendengarkan lagu tersebut dengan santai.
87.0K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 237 veces como puisi duka palestina
Leer
+Biblioteca
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

POV ZEa lanjutan dari bab sebelumnya Dear pohon cinta, "Kaulah nyala senja yang diam-diam mengupas warna segar kupu-kupu dan aku tumbuh seperti laut waktu memberiku air gairah atas hidup. Barangkali kesengsaraan itu telah menjadi matang dan sempurna. Namun ketahuilah, tak ada luka yang sembuh hanya dengan kalimat-kalimat kebijaksanaan.
106.0K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 132 veces como puisi duka palestina
Leer
+Biblioteca
Dunia Azura Penuh Duka

Dunia Azura Penuh Duka

Namun ternyata ibuk Lisa lah yang berselingkuh dan pergi dari ayah. Sehingga ayah mencarinya kemana-mana , jadi sekarang aku harus gimana buk? Zura meminta pendapat dari buk Dita. "Kamu ikuti kata hati kamu nak, belajarlah memafkan jangan simpan dendam dihatimu nak sesungguhnya itu tidak baik apalagi kepada orangtuamu sendiri. Dita sembari mengusap air mata zura dan mengelus rambut zura yang sedang menangis dipangkuannya.
102.8K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 74 veces como puisi duka palestina
Leer
+Biblioteca
Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar

Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar

Pov Jibran *** Sekarang aku bagaikan gumpalan debu. Seolah hanya dirinya yang mampu merangkai kembali ragaku. Aku menjadi begitu rapuh Tanpanya, hatiku tak lagi utuh. *** "Sadaqallahul 'Adzim ...."
8.0K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 199 veces como puisi duka palestina
Leer
+Biblioteca
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Dan bahkan jika kau telah pulih Dan bahkan ketika luka lamamu menganga lagi Dan bahkan jika serpihan luka baru kembali mengoyak hatimu Pulanglah, aku rumahmu Jangan serakah, bagi aku lukamu Kita seduh bersama Dalam perayaan diam-diam di ujung malam Demi senyummu yang hanya bisa kuraba dalam ruang percakapan virtual kita. Setelah rampung, Lara hendak menyalin puisi itu ke ponselnya,, dia berniat mengirimkannya pada Mas Gala melalui chat w******p dan berharap, selain kalimat yang dia ucapkan di telepon, puisi ini bisa sedikit membantu Mas Gala meredakan sakit hatinya. Saat Lara mulai mengetik dan tiba di bagian kalimat “Pulanglah, aku rumahmu”. Lara kemudian menghentikan ketikan jarinya. Gadis
3.5K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 107 veces como puisi duka palestina
Leer
+Biblioteca
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

Ingin ku sudahi gaduhnya raung luka sebab hening jumantara pun bosan dengan bait lara yang terjalin di setiap dera Pun temaram ikut menyamarkan akaramu menuntunku pada ingatan yang lalu betapa terlukanya terhempas bersama asa yang semu Puisi gila lagi, maunya apa si Maya itu. Diblok satu ada lagi nomornya.
104.1K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 128 veces como puisi duka palestina
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
1234
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status