Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
From Allah to Allah

From Allah to Allah

Dia menatap Kearah langit sambil membacakan sebuah puisi yang masih ia hafal jelas dalam ruang otaknya. Fathan mulai membaca puisinya itu dengan suara yang bisa dibilang sangat nyaring dihamparan dandelion yang dia tiduri. Suaranya yang sangat nyaring seakan-akan ingin didengar oleh sekitarnya. Saat ini, Saat Aku berharap kau mengerti. Angin selalu menghembuskan hadirnya pada sepi yang kian menguat.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
Perempuan Masa Lalu Suamiku

Perempuan Masa Lalu Suamiku

Dalam selembar daun yang jatuh diterbangkan angin, engkau menjelma Di bawah siraman cahaya matari, engkau mengada Bersama kesiur angin yang mencumbu tubuh, engkau hadir Dalam bayang di bening air, engkau menatapku, mengulurkan sekeping tanda mata bernama rindu! ***
10106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
Ganjalan di Hatiku

Ganjalan di Hatiku

Libur Hari Nasional, putraku yang berusia enam tahun baru saja selesai menjalani operasi bibir sumbing. Dia mengenakan masker sambil membaca buku di toko buku kami sendiri. Seorang pria muda tiba-tiba menutup hidungnya dan dengan sikap pongah memanggil manajer toko buku. "Bagaimana kalian berani membiarkan anak yang punya penyakit menular masuk ke sini? Cepat usir mereka keluar!" Manajer toko buku tidak berani mengusirku, hanya bisa meminta maaf kepadanya, "Maaf Pak, kami nggak berwenang meminta pelanggan lain untuk pergi." Tak disangka pria itu tetap tidak mau berhenti, bahkan sambil berjalan ke hadapanku dia berteriak, "Kalau tahu diri, cepat enyah dari sini! Pacarku itu Juwita, Presiden D
705 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar

Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar

Pov Jibran *** Sekarang aku bagaikan gumpalan debu. Seolah hanya dirinya yang mampu merangkai kembali ragaku. Aku menjadi begitu rapuh Tanpanya, hatiku tak lagi utuh. *** "Sadaqallahul 'Adzim ...."
8.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

"Di sini ada pohon mahoni yang ia suka, dan ada anak yang menemani. Ia tidak kesepian." Padahal dalam lubuk hatinya, ia tahu persis bahwa dirinya sendirilah yang kesepian. Pagi itu, langit belum terang benar. Ia sudah mengenakan jaket tebal yang sudah pudar warnanya, melangkah pelan keluar dari pondok kayu darurat yang dibangun Pak Harto tepat di sebelah nisan. Pondok itu sederhana sekali, hanya ada satu ranjang papan dan satu tungku arang. Musim dingin dinginnya seperti gudang es, musim panas gerahnya seperti dikukus. Ia melangkah menghampiri nisanku, lalu mengeluarkan sesuatu dari sakunya, terbungkus sapu tangan yang dilipat rapi. Dengan hati-hati ia membukanya, di dalamnya terdapat seteng
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Izinkan aku mencintaimu dalam diam Karena dalam diam tidak ada kata penolakan Izinkan aku mencintaimu dalam kesepian Karena dalam kesepian tidak akan ada orang lain Izinkan aku memujamu dari kejauhan Karna dari kejauhan akan melindungiku dari rasa sakit Izinkan aku memilikimu dalam mimpi Karena dalam mimpi kamu tidak akan pernah meninggalkan aku Tahukah kalian? Puisi itu coretan dari sahabat dumayku yang tak pernah bersua langsung, Qeisyah. Namun, begitu mencubit kepekaanku. Entah itu hanya hasil karya tangan biasa atau sedang mencurahkan hati sebenarnya. Yang jelas, rangkaian kata itu mewakili rasaku yang telah bertahun bertahta. Wahai ...
9.760.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
Pembantu Rasa Nyonya

Pembantu Rasa Nyonya

Padaku ~~~ Surat cintaku yang pertama Membikin hatiku berlomba Seperti melodi yang indah Kata-kata cintanya Padaku Hari ini ku gembira Melangkah di udara Pak pos membawa berita Dari yang kudamba Ucapan semanis madu Tiga lembar rayuannya Rasanya tak puas hati Kuulangi lagi Satu, dua, dan tiga Kumulai membaca Surat cintaku yang pertama Membikin hatiku berlomba Seperti melodi yang indah Kata-kata cintanya Surat cintaku yang pertama Membikin hatiku berlomba Seperti melodi yang indah Kata-kata cintanya Padaku ~~~
9.81.3M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33.9K kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Tampilkan Ulasan (144)
Baca
+Pustaka
Penghujung Cerita
Rani tidak sadar bahwa dari dulu mas Suma xpernah suka wanita dan wanita pertamanya adalah Rani kalu Suma curang knpa dari dulu tidak buat knpa baru skrng pdhl dia duda udah lama menurutku paling hebat itu Dewi ngk ada wanita lain..
Astika Buana
Terima kasih sudah membaca cerita ini. Ikuti cerita lainnya dengan ketik di kolom pencarian: astika buana. . Terima kasih. Sayangi diri kalian dengan selalu bahagia, apapun keadaannya. . LOVE astika Buana
Baca Semua Ulasan
Abang Ojek VS Ibu Polwan

Abang Ojek VS Ibu Polwan

# Rembulan di malam hari # Lelaki diam seribu kata # Hanya memandang hatinya luka. # Hatinya luka.. # Udara terasa berat # Karena asmara sesakkan dada # Ketika cinta terbentur dinding # Terbentur dinding # Bukalah pintu hatimu # Yang selalu membeku # Agar kulihat lagi rembulan di wajahmu # Jangan sembunyikan hatimu padaku. # Lelaki dan rembulan.. # Bersatu di malam angin sepoi-sepoi..
9.447.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Top Five vote 5/9/2023. 1.Produksidiperta 2.Agustian 3.Edy Suparman 4.Agustian Absyari 5.Awang Mulyadi. Terima kasih kk pmbaca utk votenya. Trrima kasih jg utk kk2 yg lain, yg tdk bisa sy tulis semua namanya di sini. Licin rejeki enteng jodoh sehat selalu dan dompetnya basah terusss.. amin.
Nia Ummi Hasan
baca novel burunan cinta Bu polwan ....kek nonton film ada debar2 kejutan, disetiap episode nya... tapi ada jengkelin SM Haikal ny yg lemot raih sinyal cinta nya olive... gue keplak tu kepala biar nyangkut sinyalnya
Baca Semua Ulasan
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Setiap halaman diisi dengan fragmen kehidupan yang ingin ia ceritakan pada Naira: tentang hujan yang jatuh di atap kereta malam, tentang seorang nenek yang memberi payung pada orang asing, atau tentang bagaimana kopi di sudut Shibuya terasa pahit tapi hangat, seperti rindu yang belum sempat diungkapkan. Malam itu, ia menulis lagi. Pena menari perlahan di atas kertas, diiringi suara hujan di luar jendela. > “Naira, aku baru saja melihat daun pertama jatuh di taman Ueno. Musim gugur datang lebih cepat tahun ini. Orang-orang bilang, daun yang gugur adalah tanda perubahan — tapi aku masih sama: masih menunggumu di antara waktu yang tak pernah serempak.”
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
Suamiku Ustadz Dingin

Suamiku Ustadz Dingin

Sore yang menenangkan dan hatiku sedang bahagia Sebab dirimu kurasa telah berubah Dirimu yang dulunya tak menyukai dan sekarang malah seperhatian itu padaku Mungkin dulu aku pernah kecewa kepadamu Karena hatimu hanya untuknya namun sekarang Aku berusaha untuk percaya kepadamu Bahwa cinta itu benar adanya Sore ini aku melihat sebuah pemandangan yang begitu menyerukan mata Hamparan kebun teh yang hijau mampu menenangkan pikiran Entah apa yang kamu pikirkan Aku yang telah mengandung anakmu atau dirinya yang selalu mencintaimu dan selalu mengharapkan Sebenarnya keinginanku sederhana Kamu melupakannya dan aku akan mencintaimu juga Mamun waktu begitu kejam Kadang aku merasa iri dengannya yang suda
9.525.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 876 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status