Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

Engkau sang pengusik rindu Kepadamu ku tuliskan sebuah puisi Puisi tentang kisahku dan kisahmu Yang selalu bertahta dalam ilusi Wahai sang pemilik hati Untukmu, kutuliskan subuah kisah Kisah tentang imajinasi Untukmu sang kekasih Wahai sang pemilik rasa Bayangmu selalu memenuhi imajinasiku Tanpa rasa bersalah engkau bertahta Memenuhi semua hidupku
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

♡ Sejak kubertemu denganmu Kau menjadikan dirimu segalanya bagiku Di pagi hari, kau adalah embun yang menyejukkan hatiku Di siang hari, kau adalah matahari yang menyinari hariku Di malam hari, kau adalah rembulan yang menerangi langkahku Terima kasih, Karena telah menjadi seseorang yang berarti dalam hidupku ♡ Puisi yang saat itu aku anggap lebay dan norak! Jadi itu Reno?
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
Lelaki Kedua

Lelaki Kedua

“Jauh di lubuk hatiku Masih terukir namamu Jauh di dasar jiwaku Engkau masih kekasihku Dan kuberharap semua ini Bukanlah kekeliruan seperti yang kukira Seumur hidupku Akan menjadi doa untukmu” Sayangnya semakin aku lawan, semakin aku sadar. Rasa ini perlahan memang telah ia miliki. Aku tak tahan lagi. Tanpa bisa dicegah kelopak mata ini memanas. Ya, aku memang secengeng itu. Tak ingin Bang Fajar menyadari, aku memutuskan pura-pura tidur sambil membelakanginya.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu

Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu

Zivanya terdiam meresapi kata-kata Kaivan yang begitu dalam. “Kamu tahu kenapa aku mencintaimu? Bukan karena kamu sempurna. Tapi karena di dunia yang isinya orang-orang palsu, kamu adalah orang paling jujur yang pernah aku temui. Kamu jujur dengan lukamu, jujur dengan ketakutanmu, jujur dengan kekuranganmu. Kamu apa adanya. Dan itu yang paling aku suka. Jadi tolong, berhenti memosisikan diri seolah kamu adalah pilihan kedua yang terpaksa aku ambil. Kamu adalah satu-satunya tujuan yang aku kejar selama tahun-tahun belakangan. Kamu, Kaisar, dan segala kerumitan kalian, itu adalah satu-satunya hal yang ingin aku sebut sebagai rumah.”
9.9112.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Aurora Aurora
MASIH UNTUNG ADA KARAKTER KAIVAN DISINI, WALAUPUN CUMA CERITA FIKSI, CERITA INI TERKADANG SUKA BENERAN ADA DI KEHIDUPAN NYATA..!! MUNGKIN KALAU GA ADA KARAKTER KAIVAN, ZIVA BISA MATI BUNUH DIRI KALI...!!!
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. Seru nih. Judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
The Victim

The Victim

Biarkanlah nafasku yang berbicara Betapa aku sangat menyesali segala sesuatu yang terjadi. Betapa aku ingin menghembuskan kata maaf dalam tiap nafasku Betapa aku mencintai kalian dalam relung hatiku Aku tak mampu berbuat apa-apa lagi.. Melepaskan kalian.. Sumber kebahagiaanku.. Karena kalian tak akan terganti. Kalian berharga Selamanya... Suara hati Jonathan. (Puisi by MonikaRani)
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
Dosen Duda Kesayanganku

Dosen Duda Kesayanganku

Sesaat ia membaca kembali tulisan tangan Mareta di secarik kertas itu. Kalimat pertama, 'kepada angin malam yang membuat tubuh ini mencekam...' Judul novel itu Angin dan Daun. Halaman tiga puluh novel itu berisi diary tokoh bernama Ayu yang menyebut dirinya sebagai daun dan ia mencurahkan perasaannya tentang sosok angin yang ia cintai.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

Cinta Tak pernah meminta berlabuh di mana Sekotor apa pun wadahnya, tetap kan menyapa Derap langkah akan selalu mencari cara Untuk akhir yang tersembunyi bersama rahasia Cinta Kuatkan hati agar selalu setia Luaskan sabar menahan lara Hingga doa mampu berikan asa Aku dan kamu bisa bersama Gerimis di bumiku, 4 Oktober' Puisi terunggah tanpa menunggu lama. Ada kepuasan tersendiri bisa menyampaikan rasa lewat aksara. Bahkan ada keinginan untuk mencoba hoki dalam dunia literasi dan mengejar mimpi lewat satu cerita. Namun, nyalinya belum sekuat itu. Ia takut malah tidak bisa lagi berenang ke tepian lalu tenggelam karena melakukan tindakan berbahaya. Sementara raga belum mempersiapkan diri sama sek
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
7 Sumpah

7 Sumpah

- 7 Sumpah - Telah kurelakan hatiku padamu Namun kau masih bisu diam seribu bahasa Dan hati kecilku bicara Baru kusadari Cintaku bertepuk sebelah tangan Dewa -- Pupus
9.96.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

"Aku nggak peduli apa pun itu. Aku suka kamu sebagai dirimu." "Saat pertama kali bertemu denganmu, kamu adalah Evelyn Adiwangsa yang sendirian membawa Grup Adiwangsa menuju kesuksesan." "Demi perusahaan, kamu menguji obat sendiri, dan dengan mantap meninggalkan orang-orang yang mengkhianatimu." "Semua orang bilang kamu luar biasa, tapi aku malah turut merasa sedih melihatmu." Mata Evelyn terbuka lebar, hatinya yang lama tertidur seolah-olah kembali hidup.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
Bagaikan Daun Di Musim Gugur, Cintaku Berjatuhan

Bagaikan Daun Di Musim Gugur, Cintaku Berjatuhan

Di sela ibu jari dan telunjuk tangannya masih ada bekas luka bakar karena pernah mencoba suhu bubur untukku. "Setelah semuanya selesai, aku akan mengajakmu melihat hutan bunga plum. Bukankah itu yang paling kamu inginkan?" Aku tidak ingin melihat hutan bunga plum. Aku juga tidak ingin menunggunya. Aku hanya bisa menyaksikan Chellyn membawa Timmy naik ke helikopter, menyaksikan baling-baling mulai berputar, menyaksikan helikopter itu terbang makin tinggi, hingga akhirnya menghilang di cakrawala.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai puisi hatiku selembar daun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status