Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dendam Kuntilanak Merah

Dendam Kuntilanak Merah

"Malang nian nasibmu, Menur ...." Malam semakin mencekam. Hujan tak kunjung reda. Dinginnya menusuk tulang, hati, dan perasaan tiap insan di ruang tamu Ujang, yang kini terdiam dengan pikiran mereka masing-masing. ~AA~
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai puisi hujan malam
Baca
+Pustaka
Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Gumam Ethan penuh kebencian. *** Kamar di mana Orlena dikurung bagaikan burung yang di sangkar tampak gelap. Sang burung memilih meringkuk di atas ranjang dengan tatapan yang begitu sedih. Suara tetasan hujan yang beradu di jendela kaca menjadi alunan musik yang didengar Orlena.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai puisi hujan malam
Baca
+Pustaka
Kakakku Suamiku

Kakakku Suamiku

𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪 𝓜𝓮𝓻𝓪𝓱mama kakakitil kakakkakak akuaku sayang mama
hanya suara lirih itu yang tersisa dari tenggorokannya. Hujan datang bergerombolan, menyaksikan tragisnya malam berdarah itu. Dalam pekat hujan terlihat tangan yang berusaha menggapi, lemah dan begitu pucat. Hingga mungkin tak sanggup menggapai dan semua menjadi gelap baginya. **
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai puisi hujan malam
Baca
+Pustaka
Sembilan Tahun Lagi

Sembilan Tahun Lagi

Tapi bagaimana caranya aku tahu dia tidak ada di ruang tengah jika keluar saja aku tidak mau. Malas berpikir, aku memilih menikmati keindahan malam. Gelap. Titik-titik lampu terlihat tersebar di batas cakrawala kota. Meski tatapanku menembus ke atas, titik-titik itu tetap mengganggu pemandangan langit yang hitam. Aku mendongak, di atas sana tidak ada bintang. Begitu gelap, hanya hitam menyelubungi malam. Sepertinya awan berhasil menutupi semua benda langit yang bersinar. Awan sisa hujan. Aku tak tahu sederas apa hujan ketika aku tidur, aku hanya melihat jejak titik air di dinding kaca. Sepertinya tidak terlalu deras karena bekas air tidak terlalu banyak. Ah… aku rindu bermain hujan. Dan kele
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 526 kali sebagai puisi hujan malam
Baca
+Pustaka
Di ujung penantian

Di ujung penantian

Sepi. Malam yang kian larut ditambah guyuran hujan membuat para penghuni rumah kian lelap dalam buaian mimpinya. Hima yang berada dikamar pun hanya mampu menatap rintik hujan dari balik jendela kamarnya. Terbuai dalam lamunan yang menyakitkan, bagaimana bisa dia berada diposisi yang begitu menyulitkan, dan sekaligus menyakitkan.
1010.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai puisi hujan malam
Baca
+Pustaka
Istriku Meninggal Dihari Pernikahan Keduaku

Istriku Meninggal Dihari Pernikahan Keduaku

___*****____ POV HESTI harinya mendung, persis dengan perasaanku saat ini, bagaimana mungkin, perasaan itu harus terus mengalah dan di korbankan demi kepuasan seseorang. Hujan, setidaknya engkau lah mewakili rasa sakitku saat ini. Biarlah ku lewati sepiku, berteman rasa sakit yang membuncah di dada, menahan bulir bening yang ngamuk ingin keluar dari pelopak mata.
1027.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 596 kali sebagai puisi hujan malam
Baca
+Pustaka
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

Dia menatapku lekat. Aku mengangguk pelan. "Amin," gumamku dalam hati. Walau sebenarnya, aku tahu waktu yang bergulir akan tetap menggerusku dalam ketidakmampuan mengandung. ** Pagi ini langit tak secerah biasanya. Tetes bening berjatuhan dari langit, membasahi bumi seperti tangisan semesta. Hujan ringan yang mengguyur kota Malang, bagai kelambu berlian yang menjuntai indah di udara. Melunturkan kesedihan yang terpatri di dalam pikiran seorang hamba. Membawa embusan angin dingin yang menggigil, mengulitinya meninggalkan bekas perih yang kentara.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai puisi hujan malam
Baca
+Pustaka
Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Lalu meletakkannya piring-piring itu satu per satu ke atas meja. Menu makan malam mereka malam itu adalah lobster panggang, di temani mocktail sebagai minumannya. Laura menatap gelas kaca yang berisi air merah dan berbusa di atasnya. Baru pertama kali dia melihat minuman seperti itu. "Ini apa?" tanyanya spontanitas. Taufan tertawa melihat reaksi Laura. "Kamu lucu, deh, Sayang. Kamu nggak pernah minum mocktail, ya?"
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai puisi hujan malam
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Luka

Antara Cinta dan Luka

Hujan hanya berubah bentuk, menjadi lagu, menjadi pelukan, menjadi keluarga, menjadi satu juta orang yang malam ini pulang dengan hati penuh. Dan di suatu tempat di langit, bintang-bintang tersenyum kecil, seolah berkata: “Selamat malam, Baby Rain. Selamat malam, hujan. Sampai jumpa tahun depan.”
925 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai puisi hujan malam
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta Kita

Takdir Cinta Kita

Bahwa senja di saat hujan tadi membawa aku pada ketenangan dibalik hujan, langit saksi bisu awal perjumpaan denganmu angin menjadi pesan hati yang tergores dalam batin aku yang terpendam. Air hujan sesekali membuat irama-irama kecil saat membasahi bagian tubuhmu denganku. Puisi dan syair rasanya ingin aku ucapkan hingga aku bisa yakin kamu bidadari yang sengaja allah ciptakan untukku selama-lamanya.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai puisi hujan malam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status