Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Miliarder Tampan Itu Jodohku!

Miliarder Tampan Itu Jodohku!

di situ tertulis sebuah puisi, Engkau laksana bulir embun pagi, menyejukkan, setelah jiwa beradu dengan malam yang kelam. Engkau laksana temaram bulan, mendamaikan, seusai perjalanan panjang tanpa arahan tujuan. Engkau laksana angin yang bergerak perlahan, meneduhkan, sesudah perang melawan ketidak pastian. Ijinkan aku untuk masuk ke dalam bilikmu.
3.8K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as puisi hujan malam
Read
+Library
TERALIS WAKTU

TERALIS WAKTU

Ia seperti membalas dendam menumpahkan semua imajinasinya yang tertahan selama ini,aku mengerti karena akupun sangat menikmati setiap sentuhannya,aku terpaku dengan semua caranya memperlakukan ku begitu lembut dan berhati hati. Namun terkadang kasar tapi tak menyakitkan,aku bahagia sangat bahagia mendapati kenikmatan tiada Tara sebagimana cerita para tetangga. Puisi ku untuk mu malam Aku bahagia Mendapati cinta Penuh dengan keridhoan Malam ku mempertanyakan Inikah cinta di malam yang Memabukkan Inikah cinta Di malam yang melenakan
103.1K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as puisi hujan malam
Read
+Library
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

Maaf dan terima kasih adalah dua kata yang sangat mahal. Lady beranjak dari tempatnya duduk untuk menutup gorden. Di luar gelap semakin meraja karena hari sudah malam. Titik-titik air berhamburan dari langit. Akhir-akhir ini setiap malam hujan tidak pernah absen menyiram bumi. “Hujan?” tanya Rain pada Lady saat perempuan itu memutar tubuh. ”Iya, kayaknya bakalan deras. Aku jadi kangen pengen makan mie rebus. Kamu mau?”
920.5K viewsCompletedAdded to Library 616 Times as puisi hujan malam
Read
+Library
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Malam ini, tepat di malam pergantian tahun, hujan turun dengan sangat deras. Di tengah riuhnya suara hujan, Rian tiba-tiba datang mengetuk pintu rumah Kakek dan nenekku. "Lintang, cepat keluar! Hujannya turun!" Aku ditarik olehnya dan kami berlari ke teras, lalu berjalan pelan menembus gerimis yang mulai mereda. Tetesan air jatuh membasahi bumi, suasananya begitu tenang, tetapi terasa megah.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as puisi hujan malam
Read
+Library
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Ia mengetik pesan baru, tapi berhenti di tengah kalimat: “Aku mau ketemu…” Jemarinya gemetar. Akhirnya ia tekan hapus, lalu meletakkan ponsel di meja. Ia menatap kosong, suaranya serak, “Kamu tau nggak, La… aku cuma pengen waktu bisa diulang.” Hujan turun malam itu—bukan simbol lagi, tapi nyata. Tapi berbeda dari bab-bab sebelumnya, kali ini hujan tak membawa kenangan.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as puisi hujan malam
Read
+Library
Suami Hina, Kunikahi Saja Kakakmu!

Suami Hina, Kunikahi Saja Kakakmu!

Aku hanya bisa mematung melihat mobil suamiku melaju membelah kegelapan malam. Tanganku terkepal erat hingga kuku-kukuku menusuk telapak tangan. Tinggallah aku sendiri. Di bawah temaram lampu jalanan yang remang-remang, ditemani dinginnya malam dan rintik hujan yang mulai turun satu per satu. Entah kenapa, setiap kali aku mengalami hal sial atau hatiku hancur, hujan selalu turun seolah alam ikut tahu apa yang sedang kurasakan.
10691 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as puisi hujan malam
Read
+Library
Sang Penjelajah Malam

Sang Penjelajah Malam

Bab 3: Tragedi Malam Ini Dikarenakan Putra merasa kecapekan, alhasil perjalanan ini dihentikan. Dia hampir saja pingsan, tapi Kang Arya dan yang lainnya langsung membawa Putra untuk istirahat di bawah pohon. Kebetulan cuaca sedang gerimis, Putra terlihat begitu lelah. Mereka memberikan Putra air mineral, sekarang masalahnya adalah air mineral yang mereka habis tidak ada persediaan.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as puisi hujan malam
Read
+Library
Teror Pendakian Jalur Selatan Rinjani

Teror Pendakian Jalur Selatan Rinjani

#PJSR 2 ________________ PoV Bang Ochi ________________ Harapanku sederhana, semoga suatu masa nanti aku dan kamu dapat melihat malam yang hujan dari satu pintu tenda yang sama dan meremas dinginnya malam. Apakah sesulit ini memahami seorang perempuan? Setiap sikapnya seakan mengabarkan isyarat, tapi sayangnya aku dan dia hanya seperti memiliki banyak momen tanpa sebuah komitmen.
9.57.3K viewsOngoingAdded to Library 292 Times as puisi hujan malam
Read
+Library
Bertemu di Perancis

Bertemu di Perancis

Puisi ini Ten wiersz jest Garis surya di dinding Żyłką słoneczną na ścianie Seperti semua fotografi musim semi Jak fotografia wszystkich wiosen Aku akan membawakanmu beberapa nyanyian hujan Kantyczki deszczu wam przyniosę Nada musik pudar di lonceng langit Wyblakłe nutki w nieba dzwon Seperti menghirup angin muda Jak młodym wiatrem oddychanie
105.2K viewsCompletedAdded to Library 190 Times as puisi hujan malam
Read
+Library
WANITA BAYARAN

WANITA BAYARAN

ucapnya sambil mengusap-usap punggungku. Aku menarik tubuhku dari dalam pelukan Bara setelah tak ada lagi suara petir. Namun, hujan masih juga belum reda. "Bagaimana ini? Kita terjebak di sini," gumamku. Hari berangsur malam, gelap sudah memeluk bumi seutuhnya. Malam yang pekat dan terasa suram, tak ada satu bintang pun yang bersinar di atas sana, apalagi rembulan. Hanya hitam yang mencekam.
9.87.6K viewsOngoingAdded to Library 151 Times as puisi hujan malam
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status