Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Yang Tersisa Hanyalah Kenangan

Yang Tersisa Hanyalah Kenangan

Kenneth pun tanpa sengaja keceplosan, "Tahu begini, aku nggak seharusnya menyarankan kamu memelihara anjing!" Setelah menyadari apa yang diucapkannya, Kenneth langsung tersipu malu, lalu berbalik dan berlari pergi. Nayla memegang tali anjingnya sambil tersenyum tipis. Dia berdiri di tempat dan memperhatikan Kenneth berlari pergi. Setelah beberapa saat, Kenneth kembali dengan malu dan membawa sebotol susu vanila hangat. Kenneth tidak berani menatap mata Nayla. Dia menoleh ke samping sambil berkata pelan, "Cuacanya dingin, minumlah susu hangat ini!"
12.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai puisi kenangan
Baca
+Pustaka
Jendela Senja dan Tahun-Tahun yang Berlalu

Jendela Senja dan Tahun-Tahun yang Berlalu

Dalam paruh pertama kehidupannya, Valeska Raharja adalah sebuah kisah sukses yang nyaris tanpa cela. Dia adalah putri keluarga terpandang, lulusan universitas ternama, dan berhasil mengambil alih perusahaan keluarga pada usia 23 tahun. Hanya dalam waktu setahun, dia berhasil melipatgandakan keuntungan perusahaan. Dia cerdas dan cantik. Dalam kamus hidupnya, tidak pernah ada sesuatu yang tidak bisa didapatkannya. Sampai akhirnya, dia bertemu Jovian Adhira. Valeska mencoba berbagai cara untuk mengejarnya, tetapi selalu ditolak berkali-kali. Dia menyewa layar iklan raksasa untuk menyatakan cinta hingga menghebohkan seluruh kota, tetapi Jovian sama sekali tidak bereaksi. Dia mengendarai supercar
308 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai puisi kenangan
Baca
+Pustaka
Cinta Tiga Bidadari

Cinta Tiga Bidadari

Bila yang tertulis untukku Adalah yang terbaik untukmu 'Kan kujadikan kau kenangan Yang terindah dalam hidupku Namun takkan mudah bagiku Meninggalkan jejak hidupmu Yang t'lah terukir abadi Sebagai kenangan yang terindah (Kenangan terindah-Samsons) TAMAT Eit, bukan benar-benar tamat, karena masih ada dua bab lagi sebagai ekstra part yang menceritakan keromantisan Azizah dan Emir saat berada di Bali.
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai puisi kenangan
Baca
+Pustaka
Ketika Kamu Menjadi Aku

Ketika Kamu Menjadi Aku

Dengan harum yang tajam tapi lembut di saat bersamaan, segar, dan turut meninggalkan memori kala Anna masih mudah untuk ia temui. Lagi-lagi semua kembali menjadi tentang Anna. Perlahan Raden melepaskan lengan yang menutup kedua kelopak mata, kembali membuka mata untuk melihat atap-atap langit, dan menghirup bau nostalgia. Sia-sia dia tidak pulang ke rumah agar tak mendapati kenangan dengan Anna yang tersisa, namun ingatan bukan sebuah barang yang bisa ditinggal di suatu tempat begitu saja. Kenangan adalah sesuatu yang akan terus menemaninya, selama orang itu belum rela melepaskan kenangan tersebut.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai puisi kenangan
Baca
+Pustaka
Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Hujan kembali turun, tapi kali ini hanya gerimis kecil. "Apa kamu masih menyimpan tulisan itu?" tanya Mikael tiba-tiba. "Yang mana?" "Puisi yang kamu tulis waktu kamu patah hati." Liora tertawa kecil. "Itu banyak. Mana yang kamu maksud?" "Yang ini." Mikael membuka catatan di ponselnya dan mulai membacakan: “Aku menyimpan bekasmu di jemariku, bahkan setelah hujan menghapus yang lainnya. Tapi jangan salah sangka aku bukan menunggu, hanya belajar menerima.”
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai puisi kenangan
Baca
+Pustaka
Benih Rahasia Sang Pewaris

Benih Rahasia Sang Pewaris

Pov. Kiara ~Kau hanya serpihan masa lalu yang tak bisa kugapai. Namun, aku tetap ada di sini, mengalir di dalammu seperti air di sungai yang tak pernah berhenti mengalir. Meski sulit, mengikhlaskanmu adalah pilihan terakhirku, biarlah hati ini menjadi lautan yang luas untuk menyimpan kenangan indah bersamamu~ Kenapa bukan kita? Mengapa tidak kau dan aku?
1018.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai puisi kenangan
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 3 Oleh: Kenong Auliya Zhafira Kenangan pahit memang kadang bisa membekas hingga napas berhenti berembus. Sekeras apa pun melupakan, rasa itu akan tetap hadir dalam batas pikir yang tidak bisa diprediksi. Alsaki belum mampu melakukannya.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai puisi kenangan
Baca
+Pustaka
LATIFAH: Derita Istri yang Terbuang

LATIFAH: Derita Istri yang Terbuang

Kedua status itu adalah beberapa baris puisi miliknya, dan oleh sang bidadari dijadikan statusnya: [ Biarlah aku tak harus cemburu Biarkan rasa kangen itu raib Seperti asap lisong yang diterpa angin lalu Dan kangen itu… Biarkan seperi desau angin yang gagal merumput Lalu senyap dalam ingatan.] Lalu status kedua: [ Pertemuan kita telah menjadi penggalan rencana Nyaris tak berarti apa-apa lagi Kebersamaan kita telah sampai pada tapal batasnya Ternyata aku telah melewati jalan yang destinasinya sama
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai puisi kenangan
Baca
+Pustaka
Kenangan Gila di Kereta Api

Kenangan Gila di Kereta Api

Aku menggeleng sambil menatapnya, mataku berkaca-kaca berkata, "Jangan ...." Baru mengucapkan kata pertama, aku sudah ditarik ke dalam jurang yang dalam dan hancur berkeping-keping. Kenapa malam terasa begitu panjang seperti ini? Napas berat, aroma yang kotor. Aku seperti boneka kain yang mereka robek sesuka hati.
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai puisi kenangan
Baca
+Pustaka
Penebusanku, Semoga Kau Senang

Penebusanku, Semoga Kau Senang

Aku sungguh mengira aku adalah tokoh utama dalam kisah cinta masa sekolah, bertemu dengan laki-laki yang menjadi takdirku. Tapi siapa sangka, semua itu berhenti sepuluh tahun kemudian, pada saat malam hujan turun yang menghabisi nyawaku. Melihatku terdiam, Gracella kembali bicara, mencoba menghiburku, “Reno itu cuma modal tampang doang. Aslinya dia buaya darat sampah.” “Xena juga sama saja. Tiap hari di sekolah manggil cowok-cowok ‘kakak’, akrab sama banyak anak berandalan.”
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 274 kali sebagai puisi kenangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status