Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

“Apakah kamu percaya, Adik Lintang, bahwa suatu hari nanti kita bisa mengukir sebuah peradaban global yang tidak hanya dikuasai oleh angka, tetapi juga oleh kearifan yang dituliskan dalam puisi dan tarian?” Lintang menatapnya dengan mata yang memancarkan kehangatan serta ketulusan, “Saya percaya bahwa peradaban sejati lahir dari pengakuan bahwa setiap bangsa memiliki kekayaan tak terhingga dalam budaya dan nilai. Melalui dialog dan kerjasama, kita dapat menjembatani perbedaan dan mengubah dunia—dari kawasan yang pernah hancur hingga ke puncak-puncak kejayaan yang membentang di langit.”
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai puisi keragaman budaya
Baca
+Pustaka
Rasa Dari Keremajaan

Rasa Dari Keremajaan

Bukan plakat akrilik. Melainkan setangkai bunga mawar buatan tangan yang terbuat dari kertas daur ulang proposal-proposal OSIS yang pernah dia coret-coret dan tolak dulu. Mawar itu dicat hitam dan emas—warna kebesaran OSIS. Unik. Aneh. Dan penuh makna. Dan di samping mawar itu, sebuah buku kecil bersampul kulit bertuliskan: "Skenario Masa Depan: Jilid 1".
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai puisi keragaman budaya
Baca
+Pustaka
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

PUISI SATIR TENTANG YANG LUKA DIA TERBANG TAPI TAK PUNYA SAYAP KARENA DEMIKIAN SEKARANG IA SUDAH MERAYAP SAYANGNYA IA TIDAK MERAYAP SESUAI TEMPAT SEHINGGA DEDAUNANNYA ITU JATUH TERLEBIH DAHULU SEBELUM DIRAPAT JIKA DEDAUNANNYA SUDAH RUNTUH APALAH DAYA SEBUAH BUAH YANG TIDAK MEMPUNYAI ALAT FOTOSINTESIS SEBAGAI RUMAH YANG MEMBERINYA BUTUH TENTU BUAH ITU TAK JADI SEGAR TENTU BUNGA ITU TAK JADI MEKAR MEMANG SEBUAH KEJAHATAN TIDAK AKAN LARI DARI PENANGKAPAN MEMANG YANG BAIK ITU AKAN SELALU MENDAPATKAN CELAH KEMENANGAN
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai puisi keragaman budaya
Baca
+Pustaka
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

GADISKU BERAROMA DUPA - Ida Ayu Ambarukmi Ichsan Agung Prasetya ________________ Setelah membaca, mencoba merenung untuk meresapi maknanya. Menurutku puisi tersebut bercerita tentang kisah cinta gadis Hindu dan seorang pemuda muslim. Mereka berdua saling mencintai. Akan tetapi, karena suatu hal, pada akhirnya tak bisa bersama. Si pemuda menyangka jika ada campur tangan mantra di dalamnya, sehingga si Gadis kemudian memilih mengakhiri hubungan mereka.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai puisi keragaman budaya
Baca
+Pustaka
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Matanya nanar memandang seputar sambil mulutnya komat-kamit. “Ayo, baca puisi mbelingmu lagi!” teriak seseorang tidak sabar. Jegag-jegug baungan kidul ratan Jer sekar setaman nyi randa kalpika Jugrug ketaman wiriding alif Jaganana tha, nyai Jangkepe manungsa nora bandha donya Jeneh sira amemundhi memedi Jayanen kautaman Jatining janma amung wenang amarsudi
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai puisi keragaman budaya
Baca
+Pustaka
Ai (Untuk Leo)

Ai (Untuk Leo)

Kau Maha Adil Sang Pencipta Raga dan jiwaku kau wakilkan Hingga kubisa tenang pada waktunya Tunggulah aku semuanya Susulanku segera kalian terima Hingga waktu itu tiba Leo terkesan dengan dengan sajak puisi yang telah ia baca tersebut. Ia yakin, puisi ini memiliki makna tersendiri dan bukan hanya sekedar karangan. Terpikir dalam pikirannya untuk mencari tahu siapa penulisnya. Maka dibukalah lagi lembaran berikutnya. "Berlarilah karena mimpimu, jangan dengarkan perkataan mereka tentang mimpimu, Biarkan mereka tidak tahu, siapa sebenarnya dirimu."
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai puisi keragaman budaya
Baca
+Pustaka
JEJAK HASRAT

JEJAK HASRAT

Kode-kode kecil dan titipan salam melalui teman-teman mereka adalah cara mereka mengungkapkan perasaan tanpa mengucapkan kata-kata yang sebenarnya. Sania: "Pak Parman, teman saya suka sekali membaca puisi. Dia mengatakan bahwa puisi adalah cara yang indah untuk mengungkapkan perasaan. Saya kira dia benar." Parman: "Puisi adalah cara yang indah untuk mengungkapkan apa yang sulit diucapkan, Bu Sania."
1043.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai puisi keragaman budaya
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

Karena saat itu, tape anak teater dibawa oleh para anggota ekskul teater, padahal biasanya teronggok begitu saja di pojokan tak tersentuh. “Saya sengaja mememilihkan lagu ini karena apa? Lagu ini masih familiar di kalangan guru-guru. Cuma perlu diaransemen ulang sesuai dengan musik modern zaman sekarang aja. Jadi siapapun bisa menikmatinya. Untuk puisi, anak laki-laki saya suka dengar musiknya Dewa, dan katanya si pendirinya penggemar puisi-puisi Kahlil Gibran. Jadi saya pikir kenapa nggak digabungkan saja. Toh hampir sama maknanya. Tentang kesedihan keterpurukan, ketidakadilan.” ujar Bu Tasya panjang.
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai puisi keragaman budaya
Baca
+Pustaka
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Di atas kertas, sebuah puisi yang ditulis dengan aksara rumput liar terpampang jelas. Ketika Mardi, Haidar, dan yang lainnya kembali sadar dan membaca isi puisinya, wajah mereka perlahan memerah, dipenuhi rasa malu dan marah. [ Memuji Jarum ] [ Seratus kali tempa, jadilah sebatang jarum, ] [ Terbalik terguling, menari di atas kain. ] [ Mata seolah-olah tumbuh di bagian belakang, ]
10273.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.4K kali sebagai puisi keragaman budaya
Baca
+Pustaka
Kesandung Cinta Tuan Mafia

Kesandung Cinta Tuan Mafia

"Aku sungguh ingin suatu saat nanti bisa berkeliling dunia, melihat berbagai peradaban-peradaban di berbagai negara yang berbeda. Tentang suku, budaya, bahasa, dan juga kultur, tentunya aku sangat ingin melihat estetika dan ciri khas setiap bangunan bersejarah di negara-negara yang berbeda." Tulis Aluna dalam salah satu lembar kertas berwarna putih itu. Tuan Kenzo, sejenak menatap ke arah Aluna sebelum akhirnya membalik lembar berikutnya dan kembali melanjutkan bacanya.
10450 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai puisi keragaman budaya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status