Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kubalas Pengkhianatan Suamiku

Kubalas Pengkhianatan Suamiku

Pak Hendra menjawab semua dengan sabar dan jelas—menggunakan analogi sederhana yang bisa dipahami orang awam. "Bayangkan uang korupsi ini seperti air yang dicuri dari sungai publik," katanya di satu titik. "Air itu dialirkan lewat berbagai pipa kecil yang tersembunyi—perusahaan cangkang, rekening anonim, transaksi luar negeri—supaya tidak ketahuan. Tapi pada akhirnya, air itu tetap sampai ke satu kolam pribadi: kolam Lukman Hadiwijaya."
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai puisi koruptor
Baca
+Pustaka
Istri Gila Pak Dokter

Istri Gila Pak Dokter

bisiknya, "pasti orang-orang jahat seperti Helios akan segera mendapatkan ganjaran dari apa yang telah dirinya perbuat. Tapi sayangnya, dunia tidak seadil itu." Eryas tersenyum pahit, lalu menatap ke arah kota yang tampak kecil dari atas. Lampu-lampu kendaraan yang bergerak di bawah terlihat seperti kilatan nyawa yang tak tahu arah. "Kau benar," katanya, nada suaranya pelan tapi sarkastik. "Makanya penjara banyak diisi oleh orang-orang miskin yang kelaparan, bukannya para koruptor yang menghabiskan banyak uang rakyat demi gaya hidup mereka sendiri."
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai puisi koruptor
Baca
+Pustaka
Makin Lama Makin Asyik

Makin Lama Makin Asyik

cetus Bhaskoro dengan nada suara bariton yang teramat datar, tenang, namun memancarkan aura kekejaman sedingin es laksana setelan pabrik. Ia menyandarkan punggung kokohnya, lalu melanjutkan perintah tegasnya, "Manfaatkan seluruh jaringan pejabat-pejabat korup, baik yang bercokol di birokrasi pusat maupun penguasa daerah di Kalimantan sana. Siram mereka dengan uang pelicin kita, lalu paksa mereka untuk bergerak menjepit, menggulung, dan bikin bangkrut total perusahaan pertambangan itu sampai tak bersisa sepeser pun harta di tangan Jack Palijau."
1021.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 504 kali sebagai puisi koruptor
Baca
+Pustaka
Istri Kedua dari Rumah Bordil

Istri Kedua dari Rumah Bordil

Monica merasa kesal karena dipermainkan. "Kau beruntung karena tidak bekerja di kantor departemen, jika tidak, mungkin kau adalah salah satu calon koruptor. kau pikir aku tidak tahu tentang Indonesia, jangan mencoba menipuku, ya! Dasar pak tua sialan!" amuk Monica kesal. "Tenang, Mommy!" "Bagaimana Mommy bisa tenang. Mengapa di zaman sekarang masih saja ada calon koruptor seperti ini?" sungutnya jengkel.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai puisi koruptor
Baca
+Pustaka
Dipaksa Menikahi Pria Cacat

Dipaksa Menikahi Pria Cacat

“Yang kamu katakan memang benar adanya. Mangkanya aku suka tinggal di sini. Tapi, aku sangat membenci koruptor, itulah salah satu alasan, kenapa aku tidak suka berbisnis dengan petinggi negara. Kudengar, banyak dari kalian yang tertangkap karena kasus korupsi,“ balas Mark tertawa kecil. “Tenang saja, meskipun mereka di penjara, mereka tidak akan jatuh miskin. Karena mereka sudah mengeruk terlalu banyak uang negara.” Dua pria itu saling melempar tawa. Mata Lusi terpaku pada luka lebam di lengan sebelah kiri Putri yang terlihat sedikit. Hal tersebut membuat Lusi tertarik. Ditambah sikap Putri yang sedari tadi diam tak bersuara. Makin membuat Lusi penasaran. “Aduh, aku gak ngerti kalian berdua
9.5133.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai puisi koruptor
Baca
+Pustaka
Antara Aku, Dia dan, Penghianat

Antara Aku, Dia dan, Penghianat

kata Alya pelan. “Bisa jadi. Tapi coba kamu lihat ini.” Dafa membuka akun media sosial yang tampaknya palsu—nama samaran, tapi foto profilnya wajah Arga. Akun itu dipenuhi kutipan-kutipan tentang cinta, kehilangan, dan… pengkhianatan. Beberapa di antaranya mengarah ke Alya. Ia tahu, karena namanya terselip samar dalam puisi-puisi digital itu.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai puisi koruptor
Baca
+Pustaka
THE SIBLING'S

THE SIBLING'S

Afia berucap dengan senyum menghiasi bibirnya, "kalau barangnya di simpan. Masih utuh, masih bisa di pakai...kenapa anda meminta dana untuk membeli alat-alat nya? Apakah anda akan membuka toko olahraga di sini, hmm?" Skakmat. Kepsek tidak bisa berkutik, bahkan mereka sudah tersenyum melihat begitu mudahnya membuat kepsek mengakui kesalahannya. "Kalau mau korupsi bilang boss. Enggak usah tanggung tanggung mintanya, langsung gue kasih...kan enak." Aqia berucap dengan sinis. Dirinya membenci orang yang suka korupsi, menurutnya di penjara atau di pecat dari pekerjaan tidak akan cukup untuk menghukumya. Karena kerugian yang dia perbuat untuk orang lain tidak akan sepadan dengan hukuman itu.
9.94.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai puisi koruptor
Baca
+Pustaka
Secret Agent Maddox

Secret Agent Maddox

“Aku mungkin penjahat yang mengerikan sekaligus menjijikkan untukmu. Tapi kau tahu berapa banyak anak-anak yang sudah kuselamatkan dari mati kelaparan? Pilihannya adalah mendapatkan uang dari bisnis kotor atau korupsi seperti kaummu. Itulah cara bertahan di dunia nyata.” Mungkin sulit bagi pria seperti Jimmy menunjukkan sisi lemah sebagai manusia yang mulai merapuh karena kondisi dan keadaan, tapi kalimat saat ini cukup menggambarkan kekecewaan begitu mendalam. “Tidak semua yang bajingan, benar-benar memiliki tendensi keji dalam tindakannya, Mad. Kau mungkin terlalu muda dan dangkal dalam menilai definisi itu sendiri. Aku tidak mencari pembenaran, hanya menawarkan sebuah pengertian yang lebi
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai puisi koruptor
Baca
+Pustaka
Stay Away From Me (BAHASA INDONESIA)

Stay Away From Me (BAHASA INDONESIA)

“Ah, aku benar-benar kasihan pada anaknya. Ya, Caitlin. Aku enggak menyangka satu sekolah dengan anak sampah negara.” “Sama. Enggak satu kelas aja aku bersyukur.” “Ya ... ya ... ya. Aku pun sama. Perlu hati-hati memiliki teman seperti orang tuanya, pelanggar hukum.” Anak koruptor; begitulah istilah tersembunyi warga sekolah yang coba tak diacuhkan Caitlin meski sia-sia. Toh, melawan sama dengan menyanggah, dan ia tidak mempunyai hak. Semua limpahan kemarahan benar adanya. Penggelapan uang negara bukan sesuatu yang bisa dimaafkan sebab menyangkut kesejahteraan setanah air.
9.63.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai puisi koruptor
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Khianati

Istri yang Kau Khianati

Wanita itu menyeringai sinis, penuh kebencian. "Cantika? Kamu mengalihkan isu Pak Rendi punya kekasih pada Cantika? Yang benar saja! Hah! Aku sama sekali nggak menyangka kamu tipe janda yang suka tebar pesona dengan atasan. Pantas saja janda-janda di dunia ini mendapat nilai buruk hanya karena ulah satu orang. Dasar memalukan!" geram Mayang.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 444 kali sebagai puisi koruptor
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status