Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Sebening Embun Pagi, Kini Sirna Ditiup Angin

Cinta Sebening Embun Pagi, Kini Sirna Ditiup Angin

Tiga tahun setelah menikah kembali dengan Dimas Aryatama, Sania Prameswari secara tidak sengaja bertemu dengan Dimas dan wanita simpanan barunya di Klub Cakrawala Malam. Di bawah cahaya lampu kristal, Dimas sedang bersandar santai di sofa kulit, ujung jari kirinya menjepit sebatang cerutu, sementara tangan kanannya dengan santai merangkul seorang wanita yang mengenakan gaun tradisional. Hadiah-hadiah mahal menumpuk seperti gunung di hadapan wanita itu. Hadiah-hadiah itu sudah pernah dilihat Sania beberapa hari sebelumnya. Dimas secara khusus terbang ke Valencia dan membelinya di sebuah rumah lelang. Beberapa hari lagi adalah hari ulang tahun pernikahan mereka, jadi Sania sempat mengira kalau
932 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai puisi mentari pagi
Baca
+Pustaka
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Dan saat ia berdiri di tepi jendela, melihat matahari naik perlahan dari balik bukit, ia berbisik lagi, kali ini dengan senyum yang tulus — “Selamat pagi, Bu. Hari ini aku menulis lagi.” ---
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai puisi mentari pagi
Baca
+Pustaka
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Pagi datang dengan kicauan burung-burung liar yang menyambut keceriaan bersamanya, pertanda telah dimulainya awal kehidupan yang baru, yang selalu menjanjikan kebahagiaan lewat tangan-tangan sang mentari yang menyentuh cakrawala hingga memerahkan langit timur, atau warna jingga keemasan yang semakin ke ujung semakin memudar. Puti Bungo Satangkai menggeliat sedemikian rupa, ia mengerjap-ngerjap, membuka matanya, sebelum akhirnya keluar dari cekungan tersebut. Ia merentangkan tangannya, menghirup kesegaran udara perbukitan di awal pagi itu. Memandang ke sana dan kemari demi untuk mengawasi kondisi di sekitar. Sama, kondisi di sana masih sama seperti kemarin.
1074.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai puisi mentari pagi
Baca
+Pustaka
Pendekar Naga Biru

Pendekar Naga Biru

“Pedang Naga Jingga Mentari!” Pedang menyerap energi mentari jadi jurus pedang ini khusus digunakan di pagi hari. Dengan menekan gagang pedang akan tercipta pusaran pedang yang menghisap energi mentari menyelimuti pedang yang berwarna kekuning-kuningan hasil energi mentari ini. Tentu saja panasnya pedang ini melebihi panas api biasa. Serangan pedang juga banyak diarahkan dari atas ke bawah.
9.8243.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.2K kali sebagai puisi mentari pagi
Tampilkan Ulasan (60)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Izin promosi Thor… Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Baca buku baru othor ya tentang Kultivasi background Kerajaan. DEWI KULTIVATOR LANGIT Spin off Pendekar Naga Biru Di sini diceritakan perjalanan Xian Ling sebelum menjadi Pendekar Naga Geni di Nusantara. Sun Wu Long yg muncul sejenak saat akhir Pendekar Naga Biru banyak dikisahkan di sini.
Baca Semua Ulasan
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Matanya nanar memandang seputar sambil mulutnya komat-kamit. “Ayo, baca puisi mbelingmu lagi!” teriak seseorang tidak sabar. Jegag-jegug baungan kidul ratan Jer sekar setaman nyi randa kalpika Jugrug ketaman wiriding alif Jaganana tha, nyai Jangkepe manungsa nora bandha donya Jeneh sira amemundhi memedi Jayanen kautaman Jatining janma amung wenang amarsudi
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai puisi mentari pagi
Baca
+Pustaka
Nilakandi

Nilakandi

Oh Pecandu, rupanya matahari menyambutmu dengan senyumnya, Desir angin itu akhirnya mendekatkanmu pada bahagia, Ah tunggu, bahagiakah? petakakah? Sang waktu menunggumu bercerita, datanglah. Puisi misteri menggema di laut menguning lagi. Ya, Diwana lagi-lagi terjebak di dalam mimpi versi keduanya itu.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai puisi mentari pagi
Baca
+Pustaka
Dada Malam, Nafas Pagi

Dada Malam, Nafas Pagi

Ia adalah Bayangan yang terpisah dari sumber cahayanya. Ia mencoba sibuk. Ia menatap paspor palsu dengan nama Alina. Ia mencoba memeriksa tas kecil yang Arsa berikan, tetapi pikirannya terus kembali ke satu titik: jendela besar yang menghadap Kota Seribu Mata.
10945 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai puisi mentari pagi
Baca
+Pustaka
Putra Hartawan dari Rahim Perawan

Putra Hartawan dari Rahim Perawan

Wanita yang telah melahirkan Mentari ke dunia selama beberapa puluh tahun lalu terlihat khawatir. Tidak biasanya Mentari terlihat kusut seperti pagi ini. Karena pada dasarnya Mentari adalah gadis yang ceria dan periang. Akan sangat aneh jika pagi-pagi mentari terlihat kurang semangat seperti saat ini. "Nggak, Mentari hanya sedikit kurang tidur aja. Untuk pekerjaan Mentari sangat menikmatinya," jawab Mentari.
1053.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai puisi mentari pagi
Baca
+Pustaka
Bahagia Tanpamu, Mas!

Bahagia Tanpamu, Mas!

Sinar mentari mulai nampak di ufuk timur.Menampakkan sinar berwarana jingga.Memanjakan mata saat aku menatapnya. Kehangatan sinar mentari selalu di rindukan bagi setiap ciptaan Allah yang bernyawa. Duduk termenung di teras sambil melihat pemandangan nan indah dipagi hari. Namun perkataan Mas Wahyu semalam membuat gelap susana hatiku. Mengusik pikiran dan batinku.
1033.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 758 kali sebagai puisi mentari pagi
Baca
+Pustaka
Ternyata Mencintai Anak Pemilik Mal

Ternyata Mencintai Anak Pemilik Mal

Dia cepat melihat jam di ponsel dan sudah menunjukkan hampir jam tiga pagi. "Ah, aku ketiduran. Astaga ..." Mentari mengusap wajahnya dengan kedua tangan. Dia duduk dan melipat jemarinya, disatukan, dan menundukkan kepala serta memejamkan matanya. Mentari mengucapkan doa pagi itu. Ada banyak yang berkecamuk di hatinya. Sekalipun ada hal baik yang juga dia rasakan, seperti bagaimana Tuhan menolong dia cepat mendapatkan pekerjaan, tetapi hal lain masih mengganjal di hati.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai puisi mentari pagi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status