Cinta di Bawah Langit Cordoba
Wahai Jiwa yang lemah,
berkatalah apa sebenarnya inginmu,
Diamku bukan berarti tak paham
Bisu ku bukan berarti tak mampu bicara
Hanya saja, kerinduanku pada sosok di ujung bayangan itu
Sudah tidak bisa dibendung,
Sesungguhnya Tuhan lebih mengetahui,
Bagaimana hatiku merindu setiap kali menghela nafas.
Afsheen tidak bisa mendefinisikan perasaannya sendiri kali ini, seluruh bait-bait syair itu tercipta dan tertulis rapi diatas kertas, sebuah bait kerinduan untuk seseorang di masa lalunya.
Afhseen diam, sejenak teringat akan kisah dari sastrawan Spanyol pada Zamannya, Ibnu Hazm El Andalusy, tentang kisah cintanya dengan seorang hamba sahaya yang berakhir duka, hingga membuat ulama, sastrawan da
Capítulos Populares