Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengendali Sistem Terkuat

Pengendali Sistem Terkuat

"Tapi, kamu harus berhati-hati, karena teka-teki ini sangat sulit dan hanya dapat dipecahkan oleh orang yang memiliki pemikiran yang kreatif." Emily mengangguk, kemudian menatap Mia dengan rasa penasaran. "Aku siap," ucap Emily dengan suara yang pelan. "Tapi, aku membutuhkan petunjuk dari kamu, Mia." Mia memandang Emily dengan mata yang berbinar, kemudian berbicara dengan suara yang pelan. "Teka-teki ini adalah sebuah puisi yang memiliki arti yang tersembunyi," ucap Mia dengan suara yang pelan. "Kamu harus membaca puisi ini dengan hati-hati dan mencari arti yang tersembunyi di dalamnya."
9.7110.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai puisi teka teki
Baca
+Pustaka
CINTA YANG HILANG

CINTA YANG HILANG

tegas Papah Wijaya. Davin langsung menunduk kepalanya. “Maaf, Pah,” lirihnya penuh rasa bersalah. Di depan sang Papah, Davin selalu kalah. Sekuat apapun Davin menyembunyikan keburukannya itu, Papahnya tidak mudah untuk dibohongi.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai puisi teka teki
Baca
+Pustaka
Teka-Teki Gadis Terkutuk

Teka-Teki Gadis Terkutuk

Prolog - Di Atas Awan dan Di Bawah Pohon *** Dunia Atas, atau Tanah Suci Agraa, adalah tempat paling suci di alam semesta. Di sana Rhuen terus beregenerasi, memancarkan cahaya yang terang benderang. Letaknya di atas langit, sebuah tanah yang suci dan indah. Tempat di mana segala keajaiban terwujud dan khayalan menjadi kenyataan.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai puisi teka teki
Baca
+Pustaka
Tersesat Di Dunia Pendekar

Tersesat Di Dunia Pendekar

Raka menggunakan energi dari lima puluh biji tasbih Wektu Alam miliknya untuk menghapus keberadaan dari lantai satu hingga kelima puluh secara bersamaan. Teknik ini menciptakan sebuah teknik yang disebut sebagai pemusnah kenyataan. Raka memulainya dengan mengorbankan energi di dalam dirinya untuk menjadikan apa yang tertulis di dalam surat yang ia tulis tadi menjadi kenyataan. "Saatnya tahap kedua!" Ucap Raka.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai puisi teka teki
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Apa dia bisa membuat puisi? "Apa yang salah dengan sains dan teknik? Orang-orang dari sekolah STEM adalah orang-orang yang artistik, masing-masing unggul dalam bidang sastra!" Bermain Flying Flower Order semakin menantang dengan semakin banyaknya peserta, karena syair yang dipikirkan seseorang bisa saja diucapkan oleh lawan sebelum mereka memiliki kesempatan. Oleh karena itu, mereka tidak hanya perlu mengingat puisi yang diperlukan dari ingatan, tetapi mereka juga harus memperhatikan syair mana yang telah disebutkan oleh lawan mereka.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai puisi teka teki
Baca
+Pustaka
ROH KAISAR LEGENDARIS

ROH KAISAR LEGENDARIS

"Di dalam pondok guru agung, terdapat sebuah papan catur yang menyimpan teka-teki yang dibuat oleh seorang Santo Pemikir zaman dahulu. Siapa pun yang berhasil memecahkannya akan mendapatkan aura terpelajar dari para Cendekiawan Suci, sehingga ia bisa keluar masuk Benua Tianluo tanpa hambatan apa pun, bahkan dapat membawa hingga 100.000 orang bersamanya." Shusan Ni menghela napas pelan sebelum melanjutkan, "Sayangnya, teka-teki ini bukanlah sesuatu yang bisa diselesaikan dengan mudah. Sudah ribuan tahun berlalu, dan banyak cendekiawan serta pemikir hebat yang mencoba memecahkannya, tetapi tidak ada satu pun dari mereka yang berhasil. Kini, teka-teki itu hanya dianggap sebagai ujian yang musta
9.2119.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai puisi teka teki
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Zaid Zaza
Buku ini sebentar lagi akan tamat, jadi mulai hari ini akan terus up ya. Jangan khawatir dengan tamatnya buku ini, author punya buku baru yang nggak kalah seru, judulnya, "DEWA KUNO BANGUN DI KOTA" sebentar lagi akan terbit. terimakasih
Baca Semua Ulasan
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Di bawah tulisan itu, terdapat tiga teka-teki: Apa yang ditulis sebelum aksara pertama? Siapa tokoh yang mengarang namanya sendiri? Apa warna dari kata yang belum diucapkan? Salma menggigit bibirnya. Ini bukan sekadar teka-teki biasa. Ini adalah ujian identitas naratif. Kai maju lebih dulu. “Aku tahu teka-teki kedua. Tokoh yang mengarang namanya sendiri… adalah Arx.”
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai puisi teka teki
Baca
+Pustaka
Ai (Untuk Leo)

Ai (Untuk Leo)

Kau Maha Adil Sang Pencipta Raga dan jiwaku kau wakilkan Hingga kubisa tenang pada waktunya Tunggulah aku semuanya Susulanku segera kalian terima Hingga waktu itu tiba Leo terkesan dengan dengan sajak puisi yang telah ia baca tersebut. Ia yakin, puisi ini memiliki makna tersendiri dan bukan hanya sekedar karangan. Terpikir dalam pikirannya untuk mencari tahu siapa penulisnya. Maka dibukalah lagi lembaran berikutnya. "Berlarilah karena mimpimu, jangan dengarkan perkataan mereka tentang mimpimu, Biarkan mereka tidak tahu, siapa sebenarnya dirimu."
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai puisi teka teki
Baca
+Pustaka
Takdir Yang Tersembunyi

Takdir Yang Tersembunyi

Pria tua itu tersenyum kecil dan tak menghiraukan pertanyaanku, ia malah sibuk menuangkan teh ke dalam gelas kecil dihadapanku. “Minum dulu kamu pasti lelah kan seharian bekerja, teh ini bisa membuatmu rilek,” usulnya. Aku berdehem kecil kemudian meraih gelas kecil itu dan menyeruput sedikit teh itu. Pupil mataku tiba-tiba membesar setelah meneguk sedikit teh itu, lalu memutuskan untuk meneguk habis teh itu. Pria tua itu benar teh ini enak membuatku sedikit lebih rilek.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai puisi teka teki
Baca
+Pustaka
PURA-PURA TIADA

PURA-PURA TIADA

Namun ternyata, memang gambar nenek-nenek jongkok, yang tidak lain adalah Puspa yang sedang berjongkok diatas sebuah batu. Sebelum memasuki kamar Puspa, Kunes memakan sebuah benda kecil berwarna hijau sebanyak lima biji. Benda kecil tersebut tidak lain adalah petai. Kunes membuka pintu kamar Puspa dengan perlahan, tentunya dengan mulut sibuk mengunyah petai agar menjadi serpihan-serpihan halus. Hampir saja kunes berteriak terkejut, hal itu tidak lain karena kunes menemukan wajah Puspa yang serba putih seperti hantu bocah cilik, alias tuyul.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai puisi teka teki
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status