Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jejak Lelaki Lain Di Tubuh Istriku

Jejak Lelaki Lain Di Tubuh Istriku

Semua kecurigaan yang selama ini kurasakan kini terasa lebih nyata, lebih menakutkan. "Intinya, Pak Rendra itu memang seorang Casanova," Wulan mengakhiri ceritanya. "Persis seperti dugaanku atas dirinya. Kamu jika ingin mempertahankan istrimu, maka jangan sampai kehilangan cintanya. Kamu harus lebih hebat dan lebih segalanya dari Pak Rendra..."
1033.8K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as puisi w.s rendra
Read
+Library
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
105.0K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as puisi w.s rendra
Show Reviews (45)
Read
+Library
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Read All Reviews
Renjana

Renjana

Tanyaku mengusik Irine yang sudah menulis surat hampir setengah halaman. “Untuk wali kelas dan bu Rani, aku menulis surat ucapan terimakasih atas jasa-jasa mereka yang terus peduli sama kita semua,” Irine kembali menulis, meninggalkanku tercengang, ketika kebanyakan orang berpikir menulis surat cinta atau harapan agar cintanya terwujud di hari valentine ini, dia justru menulis surat ucapan terimakasih. Oke, aku juga akan menulis surat ucapan terimkasih untuk pak Suwandi, selaku wali kelas yang paling perhatian kepada seluruh siswa dan wali kelas terasyik yang pernah ku temui, aku mulai menulis di kertas manila berwarna biru muda, selesai, dibagian kiri atas kutulis namaku, Renjana XI 4 F,
103.2K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as puisi w.s rendra
Read
+Library
Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

Ia berdiri sendirian di tengah lapangan terbuka, dikelilingi oleh moncong senjata laras panjang milik musuh yang masih tersisa. Rendy tertawa getir. Tawa yang terdengar sangat menyedihkan di tengah kesunyian malam perbatasan. Ia gagal dalam misi penting The Poison Rose, yang berarti organisasi juga akan memburunya jika ia selamat. Tapi yang paling menghancurkannya adalah kenyataan bahwa ia telah kalah total dari Liandra. Elena telah lepas dari genggamannya untuk selamanya. "Liandra... kau menang kali ini. Baik di kehidupan dulu maupun sekarang kenapa kau tak bisa menjadi milikku, Elena?" bisik Rendy lirih, menatap langit malam yang kelam.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 118 Times as puisi w.s rendra
Read
+Library
Satu Laki-Laki Empat Istri

Satu Laki-Laki Empat Istri

"Alah! Cinta Mas emang jelas, gitu? Perasaan remang-remang kayak kamar kos-kosan cabe-cabean." "Eh-eh, jangan sembarang, Sayang! Yang remang-remang itu enak lho, cocok buat adu kekuatan," ungkap Rendra jemawa. "Kekuatan apa?" Kresna mendelik. Otaknya kini seolah kemasukan debu-debu tak beraturan. Berasa kotor gitu deh, ngeres. "Ah, Sayang, masa enggak tahu? Nanti sampai rumah kita praktek di tempat remang-remang kamu bakal paham." Rendra bertutur dengan masih fokus menyetir.
108.5K viewsOngoingAdded to Library 313 Times as puisi w.s rendra
Read
+Library
PELAYAN KESAYANGAN MAFIA PEWARIS

PELAYAN KESAYANGAN MAFIA PEWARIS

Bangunan itu tampak indah, tetapi sebenarnya tidak kuat. Kaum wanita cenderung lebih menyukai puisi yang halus dan anggun. Raihana mengambil puisi-puisi yang diberikan seorang gadis. la dengan santai melihat dan melihat karakter untuk angin sepoi-sepoi, asap tipis, dan karakter-karakter lain yang senada. la dengan ceroboh membolak-baliknya sebelum menyerahkannya kepada Dinda di sisinya yang lain, "Menurutku semua gadis ini memiliki keterampilan sastra, tetapi aku tidak terampil dalam hal puisi."
2.4K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as puisi w.s rendra
Read
+Library
Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Setiap sentuhan Rendra adalah warna, setiap kecupan adalah goresan kuas yang menciptakan mahakarya bernama cinta. Di keheningan apartemen itu, hanya ada suara napas yang saling memburu, desahan yang tak tertahan, dan bisikan-bisikan nama yang keluar tanpa sadar. Rendra menyusuri punggung Dara dengan bibirnya, sementara jemarinya terus memainkan senandung di dua puncak yang berdiri tegak bagaikan puncak gunung di pagi hari.
1036.2K viewsCompletedAdded to Library 941 Times as puisi w.s rendra
Read
+Library
Ruang Rindu

Ruang Rindu

jawabku dengan seringaian khas tanpa dosa yang selalu ku berikan setiap ada kejadian ajaib tak terduga. "Heh, kok di tolak? Ganteng lho Ra," heran Silvi. "Meskipun banyak yg bilang dia gantengnya udah kaya artis korea versi hitam manis, bagiku dia nggak akan kuat ngadepin sikap otoriter ku Vi, kamu juga tau Bapakku kan? Menurutmu apa orang seperti kang Candra bisa menghadapi bapakku?" Sahutku dengan tangan masih menari damai di atas keyboard, belum nemu ide tapi ada beberapa skema yang mampir di otak.
107.8K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as puisi w.s rendra
Read
+Library
Rindu Di Ujung Senja

Rindu Di Ujung Senja

Kenzo-pun berkata layaknya puisi. "Wah Kenzo, aku tidak menyangka, sajak puisimu begitu menyentuh jiwa." ejek Leon sambil tertawa. "Jaga dia, dia gadis yang baik. Jangan pernah sakiti dan kecewakan dia, bahkan sampai membuatnya menangis," kata Kenzo sambil mwmbaca bukunya.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as puisi w.s rendra
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Kenapa Ginos merebutnya lagi? Susan merasa seperti ada batu berat yang menekan hatinya. Dia berjongkok untuk menyeka air mata Julian dan menelepon Ginos. Tidak ada yang menjawab setelah menelepon lima kali berturut-turut, tetapi Wenny memperbarui postingan lagi. [Selamat untuk putri kesayanganku, Nana, yang menjadi satu-satunya murid guru Joses. Bakat dan kerja kerasmu akhirnya terlihat olehnya, senang banget!]
17.2K viewsCompletedAdded to Library 464 Times as puisi w.s rendra
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status