KEBANGKITAN PUTERA JAYANTARA
lanjut utusan itu, suaranya sedikit bergetar karena rasa hormat sekaligus takut, “saat cahaya itu memudar, saya melihatnya dengan jelas. Di dada anak itu, muncul lambang samar berbentuk burung merak berwarna putih. Persis seperti yang digambarkan dalam catatan-catatan lama dan yang telah kami cari selama ini.”
Ruangan itu seketika menjadi sunyi senyap. Para panglima saling berpandangan, wajah mereka menunjukkan keterkejutan. Selama dua belas tahun, mereka telah percaya bahwa bayi putra mahkota itu telah tenggelam terbawa arus sungai saat istana Jayantara runtuh. Mereka telah membunuh banyak orang yang dicurigai menyembunyikannya, dan merasa aman bahwa tidak ada lagi keturunan yang bisa menun