Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Saat pria paruh baya itu melihat isyarat dari si gadis itu untuk mengambil foto dari tangannya yang sudah terulur, pria paruh baya itu hanya menatap gadis itu sebentar lalu menyerah dan mengambil foto itu dari tangan si gadis. Begitu dia melihat lebih jelas sosok di dalam foto itu, sejenak pria paruh baya itu membeku di tempat. Saking terkejutnya, pria paruh baya itu tidak bisa memegang foto dengan benar dan akhirnya foto itu jatuh ke lantai. Kalau masih belum jelas, gadis di foto itu adalah Queta.
924.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 747.6K kali sebagai quote fotografi
Tampilkan Ulasan (23624)
Baca
+Pustaka
arie driver
baru sampe bab 47 haduh, kemaren udah tunda baca karna koin bonus abis.. eh sekarang udah abis lagi aja cepet bener.. gak ke bayang sampe 1881 tunda berapa lama bacanya.. fix daripada penasaran yang berkelanjutan dan malah jadi kerjaan, kita uninstall ajalah yak........ thanks udah bisa baca sampai 47
andi paraita
gw udah baca SAMPAI TAMAT, kesimpulannya *duit habis 1,6jta lebih baru bsa tamat *ceritanya banyak yg gak nyambung prtengahn smpai AKHIR dan pas akhir pun seolah² dipaksa Di tutup aja biar tamat gak nyambung wkwk *cerita awal Dan Akhir Lumayan seru Dan pada Dasarnya ceritanya ngehalu tingkat Dewa ...
Baca Semua Ulasan
PLAYBOY KENA BATUNYA

PLAYBOY KENA BATUNYA

Potograper mengabadikan momen itu. “Aku bunuh Taufan nanti! Dia bilang hanya mengoleskan liptint!” geram Katon yang pasrah bibirnya dihapus-hapus Ratih dengan ibu jari kanannya. Katon menunduk menatap istrinya yang fokus menghapus warna pada bibirnya. Potograper memotret. “Please! Aku sedang dihapus lipstickku! Menurutmu ini momen yang mau aku abadikan? Foto keluargaku saja!” bentak Katon kepada potograpernya yang langsung ngacir sambil ditertawakan Ratih.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai quote fotografi
Baca
+Pustaka
Dead&Queen

Dead&Queen

Tiga titik muncul—lalu hilang—beberapa kali sebelum balasan datang: "Observasi, Queen. Kunci kerja kreatif." Lima belas menit kemudian, HP-nya berbunyi lagi. Foto dari Gio—sebuah sketsa cepat di buku gambarnya: Alma dengan rambut sedikit acak, memegang botol bir, dan tersenyum. Captionnya: "Versi favorit gue dari Copy Queen. Jangan di-burn ya. 😉" Alma menyimpan fotonya—tanpa membalas. Tapi di suatu tempat di Jakarta, seorang tersenyum melihat notifikasi "Foto telah disimpan" muncul di layarnya.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai quote fotografi
Baca
+Pustaka
My Wish

My Wish

Vincent menunjuk satu gambar pilihan fotografer itu. "Ini cantik, mengapa kau menyebutnya jelek? Tidak ada perdebatan lagi, ini adalah foto pilihanku. Foto ini yang akan rilis" fotografer itu tak mau kalah. "Sudahlah, kalian membuatku malu. Semuanya bagus atas bantuan fotografer kita. Aku akan meminta semua foto itu, kirimkan padaku" Audrey tersenyum sembari menunjukkan ponselnya, menandakan bahwa ia benar-benar meminta foto itu.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai quote fotografi
Baca
+Pustaka
RAHIM GADIS SEWAAN

RAHIM GADIS SEWAAN

“Aku meminta tolong agar dia memoto kita.” Akhirnya pria muda itu mengarahkan kedua pasangan itu dengan berbagai angle gaya yang membelakangi pemandangan sebagi background cantik dan aestethic. “Terima kasih banyak,” ucap Zevanya pada orang asing yang telah sudi memotret mereka. wanit aitu juga segera mendekat pada suaminya yang mengambil ponselnya dari pria mud yang baru saja membantunya. “Mana hasilnya? Bagus?” tanya Zevanya.
1073.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai quote fotografi
Baca
+Pustaka
Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku

Pelajaran Panas Dengan Ayah Muridku

Tidak heboh, tidak berisik, tapi ada sesuatu yang berubah di udara. “Hold that,” kata fotografer lagi. “Jangan senyum. Tapi tatapannya jangan kosong.” Anindya menatap lensa. Matanya tenang, tapi hidup. Ada bekas luka di sana, bukan untuk dipamerkan, tapi tidak juga disembunyikan. Klik. “Nice.” Citra mencatat sesuatu di tabletnya. “Sekarang versi kedua,” ujar fotografer. “Lebih soft. Seolah kamu lagi dengar seseorang ngomong sesuatu yang bikin kamu percaya sama diri sendiri.”
1037.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 935 kali sebagai quote fotografi
Baca
+Pustaka
Sentuhan Berbahaya Tuan Muda

Sentuhan Berbahaya Tuan Muda

Entah disengaja atau bukan, pria itu sudah merapikan segalanya. Sofia menghela napas karena tidak menemukan apa pun kecuali … fotonya di atas meja kerja Galtero, dan itu adalah pemotretan mereka di Costa Brava. “Apa dia memintanya dari fotografer? Kenapa diletakkan di sini?” gumamnya.
1063.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai quote fotografi
Baca
+Pustaka
Beta Romeo And His Rogue [ID]

Beta Romeo And His Rogue [ID]

Membuat wanita itu bergaya sedemikian lucu. “Saya bisa memotret kalian dari sini.” Seorang wanita tua berkalung kamera polaroid menghampiri Romeo. “Ayo, aku akan memotret.” Meski wanita itu adalah warga asli gunung Fuji, tapi eksen inggris yang digunakan sangat bagus. Mungkin ini karena beliau sering kali berpapasan dengan para turis. Rena merangkul pinggang Romeo, begitu juga sebaliknya. Mereka mengikuti instruksi dari fotografer dadakan ini.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai quote fotografi
Baca
+Pustaka
Orang Ketiga

Orang Ketiga

tukas Karolina. Janina dan Vita tidak langsung duduk di meja itu seperti Qailula, mereka mengobrol seru sekali sambil berdiri dan ketika seorang pria yang membawa kamera profesional melewati mereka, Vita meminta pria itu untuk memotonya. “La, ayo foto dulu!” seru Vita sembari menggerakan tangan meminta Qailula mendekat. “Sebentar ya.” Qailula meminta ijin lalu pergi menghampiri Janina dan Vita ke area aesthetic untuk berfoto.
1049.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai quote fotografi
Baca
+Pustaka
Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion

Terjerat Takdir Cinta Sang Pangeran Aetherion

"Siapa fotografer pilihan Anda?" Aurora tersenyum untuk pertama kalinya dalam rapat itu. Ia mengklik pointernya, layar menampilkan portofolio yang penuh dengan foto-foto yang tajam, penuh karakter, dan sangat jujur. Berbeda dari foto fashion yang biasanya glossy dan steril. ​"Naina Gutomo," ucap Aurora. "Dia mungkin belum setenar fotografer lain di daftar ini, tapi karyanya punya kedalaman. Dia bisa menangkap esensi seseorang, bukan hanya pakaiannya."
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai quote fotografi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status