Malam Pertama Sang Istri Kontrak
“Dulu setiap hujan aku inget hal buruk—waktu kita berantem, waktu aku pergi, waktu kamu nangis di ruang tamu sendirian. Tapi sekarang, setiap tetes air kayak ngingetin aku kalau semua itu udah berlalu.”
Aisyah tersenyum kecil, menaruh cangkirnya di meja, lalu berjalan ke arah Arga. Ia berdiri di belakang suaminya, memeluknya dari belakang, pipinya menempel di punggung Arga yang hangat. “Aku juga dulu benci hujan,” katanya lirih, “karena waktu itu tiap air turun, aku takut kamu gak balik. Sekarang aku malah pengen hujan terus, biar kamu gak kemana-mana.” Arga menggenggam tangan istrinya di dada, diam beberapa detik sebelum menjawab. “Aku gak akan kemana-mana lagi, Yah. Aku udah capek nyari ap
인기 회차