Selir Kesayangan Suamiku
Sifa mengambil tissu di meja, mengusap ingus dan air matanya,
"Pikir dengan logika, bukankah selama ini lelaki yang lebih di kenal mengutamakan logika dari pada perasaan? Sekarang gunakan logikamu, Mas! Kita harusnya bisa untuk menahan semua ego, menahan semua nafsu, menyimpannya sendiri! Perbanyak ibadah mendekatkan diri kepada Allah bukan malah kau berzina dengan perempuan di luar sana, kau sendiri tak bisa mengendalikan syahwatmu, masihkah kau berharap dipanggil seorang yang sholeh?" Sindir Sifa sambil terus menangis.