Hati yang Terbagi
"Makasih, ya, Mas!"
Aku memeluk lelaki itu dan menciumnya berkali-kali.
"Mas, minta maaf atas nama Ibu. Mas, tau Ibu sering memojokkan kamu. Tapi, Mas ga bisa berbuat apa-apa. Ibu punya penyakit jantung. Waktu Mas memutuskan berpisah dengan Tasya, Ibu langsung drop dan masuk rumah sakit. Bagi Ibu, Tasya itu wanita sempurna. Tapi, bagi Mas, wanita yang sempurna adalah wanita yang punya rasa malu, menutup aurat dan bisa melayani suami dengan tangannya sendiri. Kalau Mas jadi menikah dengan Tasya, bisa-bisa ada yang karatan karena dia selalu terbang kesana-kemari."