Sembilan Tahun Lagi
“Contoh, terlambat. Tertulis batas toleransi keterlambatan sepuluh menit. Seharusnya, selama saya datang sebelum sepuluh menit saya nggak dibilang terlambat dong. Tapi nyatanya, di rapot tetap dihitung terlambat. Dan saya sering dihukum karena itu. Padahal setelah saya baca, nggak ada klausa batas maksimal menggunakan toleransi sepuluh menit itu.”
Anna menahan napas sepanjang dia berkata.
“Kalau “nggak terlambat”,” dua jari kedua belah tangannya bergerak membentuk tanda kutip, “juga nggak pernah dapat hadiah apa-apa kan?”
“Hadiah itu nggak harus berupa barang, Vlad. Aturan yang ada itu untuk mendisiplinkan. Biar kamu biaa hidup disiplin. Ketika kamu disiplin, hidup kamu akan teratur.”
Hot Chapters