Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Undefined Hurt

Undefined Hurt

“Iya, Sus. Saya baru dapat kabar, kalau teman saya mengalami kecelakaan dan dibawa ke rumah sakit ini.” “Maaf, kalau boleh tahu, nama temannya siapa ya? Biar saya bisa mengeceknya.” “Nama teman saya Karenina, Sus. Lengkapnya Karenina Agastya.” “Baik, tunggu sebentar ya, Dek. Saya cek dulu namanya.” Suster dengan name tag bertuliskan Linda itu segera mengetikkan nama yang disebutkan Kia di kolom pencarian pasien. “Mohon maaf, Dek. Tidak ada pasien bernama Karenina Agastya di sini.”
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai rachel hurd-wood
Baca
+Pustaka
Amanda

Amanda

“Sebelumnya aku cuma seorang gadis kota kecil yang merantau untuk kuliah dan mencari nafkah di kota besar. Setelah bertemu dengan Mas Joshua, hidupku langsung berubah. Aku dipecat dari pekerjaan yang kucintai, adikku mengalami keguguran, Mama terkena stroke….” Gadis itu menghela napas panjang. Hatinya diliputi kelegaan. Pengalaman hidupnya akir-akhir ini justru membuat dirinya semakin tegar dan tabah menghadapi apapun. “Semoga besok aku berhasil membujuk Mas Josh untuk menolong Tante Beatrice bersaksi di pengadilan. Hal itu sebenarnya juga dapat menuntaskan persoalan pribadinya yang Arnold yang masih belum mendapatkan penyelesaian.” Amanda lalu menguap menandakan rasa kantuk yang mulai mende
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 425 kali sebagai rachel hurd-wood
Baca
+Pustaka
Elena

Elena

sapa Handi. "Baik sekali kamu,nak.Terimakasih sudah menghantarkan anakku Elena."Ibu Yuri berterimakasih. "Biasa aja kok Bu,bukan apa-apa."sahut Handi. Tiba-tiba ada seorang gadis baru masuk dari pintu. Dia baru menemui perawat di ruangannya. Dia kaget melihat kakaknya sudah datang. Dia segera memeluknya karena sudah rindu.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai rachel hurd-wood
Baca
+Pustaka
Karrie Karina

Karrie Karina

Alis Karina berkerut, wajahnya seakan meminta penjelasan. "Apa yang kakak sembunyikan?" "Ga ada, yok masuk." Rara menarik tangan Karina, memasuki sebuah ruangan yang terdapat nama 'Syafa Anharami Helman.' Karina berjalan menuju meja kerja, memperhatikan setiap benda yang ada disana. Lalu Karina beralih ke lemari yang penuh akan piala dan piagam. "Udah 3 bulan aja ya. Bahkan polisi nggak bisa nemuin," ujar Rara sedih. Ia tundukkan kepalanya dan menyender pada pintu yang sudah tertutup.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai rachel hurd-wood
Baca
+Pustaka
RANIA

RANIA

Hoekkk Hoekk Hoekkk Huh huh rania memijat keningnya yang terasa pusing, tubuhnya juga lemas. Rania memandang dirinya dicermin, satu kata yang bisa menggambarkan dirinya saat ini Pucar macem zombi. Rania menghela nafasnya pelan, sudah seminggu belakangan ini rania selalu mengalami Morning Sicknes, jangan lupakan pola makannya yang berantakan. Dia mengghela nafas pelan, dia sadar ini semua adalah gejala dari kehamilannya. Tapi yang rania tak habis fikir adalah keinginannya untuk selalu berada didekat arya.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai rachel hurd-wood
Baca
+Pustaka
Raina

Raina

“Peluang buat lo sebenarnya masih ada, Rain.” “Kayak yang gue bilang di awal, Gal. Gue udah gak punya arti apa-apa lagi di hidupnya. Ada Diandra, entah kenapa gue yakin Raka punya hubungan spesial dengan wanita yang dia ajak ke reuni itu.” “Ya udah, lo mau move on 'kan?” Galih menoleh ke arahku. Aku mengangguk, meski setengah hatiku menolaknya.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai rachel hurd-wood
Baca
+Pustaka
Nadira

Nadira

Happy reading *** Hari senin menjadi hari yang paling dibenci Nadira, bangun pagi dan tentu saja ikut upacara bendera. Sekalipun malas, gadis yang hanya memakai topi tanpa dasi tersebut tetap dengan percaya diri berdiri di barisan kedua paling depan, lolos dari rajiah lengkap berseragam.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai rachel hurd-wood
Baca
+Pustaka
Pesona Teman Papa

Pesona Teman Papa

Dia Rachel? _____
10113.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai rachel hurd-wood
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Anies
novel karya author ke 3 yang aku baca, dan semuanya top abiZzz baru sempat kasih ulasan setelah namatin 3 judul dan sekarang lagi ngumpulin bab dulu biar gak nunggu Up nya Cerita anak Otta dan Om daniel.. sukses buat authornya makasih ya
MEJIKUHIBINIU
parah sih ini bagus banget sampe bikin ngayal jadi delotta and ketemu cowok modelan daniel. novel yang bikin aku pengen terus baca dari awal saat mereka masih geregetan. sukses terus thor, chemhungut ...
Baca Semua Ulasan
Jodi Ruman

Jodi Ruman

Biduran. Pernah suatu hari, Afi mengalami biduran parah sampai memenuhi wajah, ketiak, selangkangan, pantat, paha, belakang lutut, dan sekujur betis. Itu terjadi pada saat daerah tempat tinggalnya diguyur hujan selama tiga hari berturut-turut. Jangan ditanya soal seberapa mengerikan rasa gatal yang menyerang, jawabannya ... luar biasa. Jika tidak bisa menahan tangan, mungkin kulitnya akan berakhir dengan penuh koreng.
8.716.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 505 kali sebagai rachel hurd-wood
Baca
+Pustaka
Artemis Hunter

Artemis Hunter

Pada akhirnya, aku tetap lebih menyukai masa ini. “Hyde!” Seseorang menyapa saat aku berjalan di lorong menuju kantor Elena. Aku menoleh. Salah satu putri Elena melambai. Grace, putri keduanya. Dia menggunakan seragam Pemburu Artemis—yang berupa setelah membosankan kaus olah raga berwara hijau—yang basah akan keringat. Di tangannya terdapat pegang kayu yang tampak lusuh, terlalu sering digunakan. Rambutnya yang seperti mentega dikuncir tinggi kuat-kuat tanpa poni. Mata Grace menyala-nyala senang. Di antara semua putri Elena, Grace adalah putri Elena yang paling kekanakan.
1015.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 603 kali sebagai rachel hurd-wood
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status