Adinda
Adinda juga menyadari bahwa apa yang dikatakan, Andara benar adanya.
“Ya sudah. Aku mau mandi dulu. Kamu mau aku bawakan apa?” tanya Andara lagi.
“Hmmm. Alpokat matang. Kemarin kata, Indri banyak yang matang di belakang rumah kamu,” ujar Adinda tanpa merasa ragu.
“Oke! Tunggu aku sebentar lagi akan datang membawa pesanan, Kakak cantikku,” goda, Andara sebelum mengakhiri panggilannya.
Hot Chapters