Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Sagita

Cinta Sagita

Sisi kanan kiri bangunan dihisasi dengan ornamen khas Bali, berupa patung-patung dan kain yang menurut Sagita mirip dengan motif catur. "Jeng Heni!" Nyonya besar menyapa temannya yang telah berdiri menyambut di depan pintu utama. Sagita tidak sempat berlama-lama mengagumi kehebatan hotel itu. Ia hanya sibuk mengamankan barang-barang milik si Nyonya Besar.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 531 kali sebagai ragam hias yogyakarta
Baca
+Pustaka
MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

Balairung agung telah disiapkan: hamparan permadani halus dari Palembang, bau kemenyan tipis, dan tirai sutra menggantung di sisi dinding. Arya Wuruk berjalan maju dengan langkah mantap. Ia mengenakan kain panjang berhias motif kawung gading yang dipadukan dengan selendang bermotif naga Jawa—bukan naga bersayap seperti dalam dongeng asing, melainkan naga ular raksasa penjaga sumber air, simbol kekuatan kosmos. Tubuhnya tegap, sorot matanya tajam, membuat seisi pendapa mendadak hening penuh wibawa.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai ragam hias yogyakarta
Baca
+Pustaka
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

Sebaiknya aku ikut Pak Bos lagi untuk mengecek teknis panggung saja di alun-alun, daripada gabut mengurung diri di kamar penginapan sampai nanti sore. °°°° Sore di Monumen Tugu Yogyakarta. Sebuah tugu berwarna putih dengan ukiran simbol simbol unik keemasan, nampak berdiri gagah di tengah beberapa ruas jalan. Puncaknya yang meruncing berwarna emas seolah menantang langit mendung sore ini.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai ragam hias yogyakarta
Baca
+Pustaka
Janda Kembang Pujaan Hati Mas Lurah

Janda Kembang Pujaan Hati Mas Lurah

"Boleh masuk enggak?" Bening tidak enak untuk menolak. Dia mengangguk pelan dan membiarkan Yoga melangkah masuk ke ruang tamu. Begitu duduk, Yoga langsung meletakkan sebuah kantong belanjaan bermerek di atas meja. "Ini oleh-oleh buatmu, Ning! Aku sengaja beli di kota sebelum ke sini. Aku yakin kamu bakal cantik banget pakai dress ini."
9.99.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai ragam hias yogyakarta
Baca
+Pustaka
Ternyata Aku Seorang Putri Kerajaan

Ternyata Aku Seorang Putri Kerajaan

Ruang perjamuan utama istana Yan dipenuhi aroma teh melati dan wangi kayu cendana. Langit-langit tinggi berhias lukisan naga perak, sementara cahaya dari jendela besar memantul lembut di atas meja panjang berlapis kain beludru merah marun.
1014.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai ragam hias yogyakarta
Baca
+Pustaka
Pelukan Dingin Tuan Muda

Pelukan Dingin Tuan Muda

Pertunjukan sebentar lagi akan dimulai tapi tempat di sampingnya masih kosong tapi Laiba sedang tidak terburu-buru menunggu dengan sabar pemilik kursi di sampingnya. Setelah pertemuannya dengan Fang Laiba tidak langsung kembali akan tetapi menikmati waktu luangnya, suasananya di Jogyakarta begitu damai menurutnya meskipun ada banyak orang dimana-mana kini duduk di tengah begitu banyaknya orang untuk melihat pertunjukan wayang orang dengan alunan gamelan yang indah. Setelah waktu berlalu beberapa saat seorang dengan jas hitam duduk di sampingnya aroma dari laki-laki itu sudah dapat dikenali oleh penciuman Laiba, mereka berdua tidak ada yang memulai pembicaraan maupun sapaan keduanya fokus pad
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai ragam hias yogyakarta
Baca
+Pustaka
Diceraikan Setelah Keguguran

Diceraikan Setelah Keguguran

gumam Aurora sembari menatap jalanan yang ramai dari balik jendela mobil. Lampu sorot menyinari panggung megah di ballroom mewah hotel bintang lima di Jakarta. Ballroom dihiasi dengan dekorasi elegan bertema "Garden of Eden", mencerminkan keindahan alam dengan tanaman hijau rimbun, air mancur yang menari, dan cahaya redup yang romantis. Aroma bunga lili putih memenuhi udara, menyegarkan dan menarik perhatian.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai ragam hias yogyakarta
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Marwatul Hajar
Gw rekomendasikan banget novel ini karena kisahnya bener-bener menguras emosi dan fantasi gw. Gw juga penasaran dengan plot twist nya. Penulis keren banget, bisa menggambarkan cerita seperti nyata. gw harap Aurora akan bahagia sedangkan Jonny akan membusuk di neraka.
Riana Al
Kesini gara-gara pengumuman di grup Novel kakak. Baca sinopsisnya aja udah bikin kesel. Semangat kakak Author. Setelah lama hiatus, sekarang akhirnya muncul dengan karya terbaru ...semoga novel ini sukses seperti novel kakak yang lainnya .......
Baca Semua Ulasan
Terpikat Pesona Mas Penyiar Radio

Terpikat Pesona Mas Penyiar Radio

Jalanan kota Yogyakarta pagi ini cukup ramai. Aku dan keluargaku sedang perjalanan menuju Grha Sabha Pramana. Di sanalah semua mahasiswa akan melaksanakan wisuda. “Ya ampun, anak ibu cantik banget, deh.” Ibu yang duduk di sampingku selalu memuji dari tadi. Aku sampai bosan mendengarnya. Pasalnya hanya kepada teman sekamar dan di depan keluarga aku tidak memakai cadar. Lama sekali aku tidak mendengar pujian itu dari seseorang.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai ragam hias yogyakarta
Baca
+Pustaka
When Janda Meet Duda

When Janda Meet Duda

Yogyakarta Berhati Nyaman itu semboyan kita dengan bangga mari berkarya sumbangkan jiwa raga Yogyakarta kota perjuangan kota pendidikan dan wisata sarat dengan hasanah budaya peninggalan leluhur kita Bangkit dan satukan semangat bulatkan tekad mulia wujudkan kota yang bersih sehat indah dan nyaman Yogyakarta kota perjuangan kota pendidikan dan wisata
1023.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 814 kali sebagai ragam hias yogyakarta
Baca
+Pustaka
Gairah Sopir dan Majikan

Gairah Sopir dan Majikan

Namun, yang paling mencolok adalah kepulan asap dari panggangan sate klathak dan aroma gurih tongseng kambing yang menyeruak hingga ke jalanan depan. Rombongan satu bus dari pangkalan Giwangan, Yogyakarta, akhirnya tiba. Slamet "Kadal" turun paling depan dengan wajah yang masih tampak sedikit mengantuk namun penuh semangat, diikuti oleh rombongan kawan-kawan lama Brian yang mengenakan pakaian terbaik mereka—mulai dari kemeja batik lawas hingga jaket kulit andalan.
10581.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.7K kali sebagai ragam hias yogyakarta
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status