Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lelakiku Sedingin Es

Lelakiku Sedingin Es

Prana terlihat masuk ke kamar mandi. Ganis turun menuju jendela yang pemandangannya sangat menyamankan mata. Hamparan kota di pagi hari, tersapu oleh sinar matahari yang keemasan. Kota Yogyakarta yang indah, seperti yang dikenalnya di sepanjang usianya ini. Tidak beberapa lama, Prana keluar dari kamar mandi sudah berpakaian lengkap. Memakai kaos Polo yang dipadu dengan celana pendek denim-nya. Terlihat santai dan tentu saja, sangat ganteng.
1050.3K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as ragam hias yogyakarta
Read
+Library
Penakluk Sihir Iblis

Penakluk Sihir Iblis

Huànyǐng tersenyum puas. Tiānyin tidak langsung menjawab. Ia berjalan mengitari ruang meditasi, menyentuh perlahan pilar-pilar giok hijau yang menjulang di sekelilingnya. Pilar-pilar ini diukir dengan motif awan, Yún Wén, serta burung bangau, Xiān Hè—simbol harmoni dan keanggunan. Lantainya terbuat dari giok putih berkilauan, Bái Yù, dengan pola pusaran halus yang seakan merepresentasikan aliran energi tanpa batas.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as ragam hias yogyakarta
Read
+Library
LATIFAH: Derita Istri yang Terbuang

LATIFAH: Derita Istri yang Terbuang

Yang satu kamar buat sang bidadari dan Syifa, sedangkan yang satu kamar untuk Annisa dan Arumi. Selama tiga hari itu, Zoelva praktis hanya datang ke cabang gerainya tak lama, pada pagi hari saja, karena pada siang harinya ia mengajak Latifah dan rombongan kecilnya ke tempat-tempat wisata di sekitar Daerah Istimewa Yogyakarta, seperti ke Candi Prambanan, Gua Pindul, Pantai Parangtritis, Benteng Vredeburg, Keraton, Monumen Jogja Kembali, Kampung Wisata Taman Sari, Kaliurang, Kebon Binatang Gembira Loka, dan Pasar Beringharjo untuk belanja batik.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as ragam hias yogyakarta
Read
+Library
Dewa Dewi Kerajaan Sanggabumi

Dewa Dewi Kerajaan Sanggabumi

Dewi Rukmini bergegas masuk ke ruang dalam keputren. Dengan sabar Patih satu Diro Menggolo dan Patih dua Dimas Bagus Penggalih menunggu tanpa suara. Pandangan Patih dua Dimas Bagus Penggalih mengarah pada sebuah hiasan dinding beralas cobek tanah berukuran besar. Di atas cobek besar itu tertempel aneka biji-bijian yang diatur sedemikian rupa hingga membentuk gambar siluet Prabu Arya Pamenang. Patih dua Dimas Bagus Penggalih mendecakkan lidah.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 149 Times as ragam hias yogyakarta
Read
+Library
Pesona Ustaz Gundul

Pesona Ustaz Gundul

Rumah bergaya joglo dengan dinding batu bata yang dikombinasi sekat-sekat dinding dari kayu jati ukiran, menciptakan suasana yang sejuk dan tentram. Beberapa kaligrafi ayat kursi dan Asmaul Husna tertempel di dinding pada beberapa ruangan. Di ruang tengah rumah ini terdapat kipas baling-baling yang menempel di plafon. Ruangan ini paling luas dibandingkan ruangan lainnya. "Rumah mertua lo gede juga, ya." Gina berbisik ke telinga Nayya. "Di sini suasananya enak bikin betah."
104.3K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as ragam hias yogyakarta
Read
+Library
BILLIONAIRE LOVE STORY

BILLIONAIRE LOVE STORY

Gerry berdecak melihat wajah sang istri yang terus tersenyum. ***** Malam itu, Kia terlihat sangat cantik dengan riasan pengantin khas Jogja, adat yang diambil dari sang ibu mertua, Mommy Rossi. Make Up tebal nan glamor yang menjadi ciri khas pengantin khas Jogja membuat Kia terlihat seperti seorang putri bangsawan keraton, ditambah lagi dengan paesan di bagian dahi yang menggunakan pinggiran berwarna emas, semakin memperjelas kesan berkelas yang ada dalam dirinya. Gaun pengantin yang hanya terdiri dari kain batik yang dililit di dada hingga perut menyerupai kemben, mengekspos bagian dada atas Kia yang mulus.
1066.1K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as ragam hias yogyakarta
Read
+Library
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Grand Ballroom Hotel Dharmawangsa disulap menjadi istana awan berwarna biru dan emas. Ribuan bunga hydrangea segar diterbangkan langsung dari Belanda, menghiasi setiap sudut ruangan dengan kemewahan yang memabukkan. Lampu kristal berpendar lembut, memantulkan cahaya pada dekorasi nama "ALTAIR DIWANGSA" yang terukir dari es di tengah ruangan.
9.470.0K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as ragam hias yogyakarta
Read
+Library
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

Senyum manisnya masih terus tertebar sampai akhirnya aku mengajaknya masuk ke ruang multi fungsi. "What do you think?" tanyaku setelah kami duduk di sofa ruang tamu, "Nggak serapi rumahmu kan, Shopia?" Shopia mengedarkan pandangan ke sekeliling ruangan dan berdecak kagum---aku sampai terkejut---ketika melihat lukisan-lukisan alam yang kubawa dari Yogyakarta, "Itu, Malioboro?" Shopia menunjuk pada lukisan Tugu Jogja dengan sunset yang sangat indah, "Tugu apa namanya, Sa?"
1020.5K viewsCompletedAdded to Library 512 Times as ragam hias yogyakarta
Read
+Library
Sentuhan Adik Sahabatku

Sentuhan Adik Sahabatku

Rangkaian melati di rambutnya bergoyang pelan, mengeluarkan wangi bunga yang tipis dan menenangkan. Di balik riasan adat Yogyakarta yang tegas dan anggun, mata Jennar menyimpan perasaan yang sama dengan dirinya: gugup sekaligus yakin. “Kamu cantik banget...” bisik Birru, tak kuasa menahan pujiannya. “Mas juga ganteng banget.” Keduanya saling menatap dan tersenyum malu-malu. Meski tanpa gedung mewah dan pesta gemerlap, suasana terasa penuh, hangat, serta sakral.
1018.7K viewsOngoingAdded to Library 618 Times as ragam hias yogyakarta
Read
+Library
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

“Aku tahu tempatnya. Kita jalan-jalan. Tapi bukan untuk liburan.” Satu jam kemudian, mereka sudah berada di tengah denyut nadi Yogyakarta yang paling riuh: Pasar Beringharjo. Aroma jamu, keringat, dan kain batik yang baru dicap berbaur menjadi satu, menciptakan wangi khas yang memusingkan sekaligus membangkitkan nostalgia. Suara tawar-menawar, teriakan pedagang, dan derap langkah ribuan orang menjadi musik latar yang hingar bingar. Bagi Raka, keramaian ini justru terasa mengasingkan. Ia merasa seperti arwah yang berjalan menembus kerumunan, pikirannya masih tertinggal di apartemen dingin bersama noda darah di atas kertas tua.
838 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as ragam hias yogyakarta
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status