Ada satu kutipan dari 'Norwegian Wood' karya Haruki Murakami yang selalu membuatku merinding: 'Hujan bisa memberimu alasan untuk diam, untuk menunda, atau bahkan untuk menangis tanpa harus menjelaskan.' Begitu dalam karena hujan sering jadi metafora kesendirian—tapi juga semacam teman diam yang mengerti.
Di 'The Notebook' karya Nicholas Sparks, ada kalimat: 'Hujan itu seperti memoar dari langit, mengingatkan kita pada hari-hari yang basah oleh air mata atau tawa.' Aku suka bagaimana hujan di sini dijadikan simbol memori, entah itu pahit atau manis. Buku-buku ini bikin aku selalu melihat hujan bukan sekadar cuaca, tapi cerita yang jatuh dari awan.