Rahim Sewaan
Sekilas, Herni menatap anak tirinya yang sudah duduk di kursi tunggu sambil mengurut kakinya, lalu kembali fokus mendengar suara orang di ujung sana.
"Baik, saya tunggu!" Herni pun mengakhiri panggilan, dan memilih duduk menjauh dari Ivana.
Wanita setengah baya itu, sedang membayangkan dirinya akan bergelimang harta dengan menjual anak tirinya. Herni mendengar berita tentang seorang pria kaya raya yang mencari wanita untuk melahirkan penerus dan hanya anaknya yang dia mau, bukan seorang istri atau pendamping. Jadi, setelah mendapatkan anak, maka wanita yang dinikahinya akan dia buang dengan segera.
Sikat na Kabanata