Akhirnya Kau Mencintaiku
"Apa bedanya, Bu? Pada kenyataannya pisau ini sudah melukai jantungku, datang atau tidak, tetap saja aku akan mati perlahan."
"Jangan berkata seperti itu, Nak! Jangan ...." Maryam menggeleng, wanita itu menangis terisak-isak.
"Ayo, berangkat, aku tidak mau datang terlambat di hari bahagia Rea. Mungkin ini hari terakhirku bisa melihat senyumnya," ucap Jeno lantas pria itu melangkah lebih dulu meninggalkan Maryam yang semakin keras menangis.