Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Arimbi

Arimbi

"Poleslah sedikit wajahmu yang pucat itu, sementara aku bersiap-siap." Tanpa berpikir panjang Hanna pun mematut dirinya. Ada banyak produk kecantikan yang tersedia di depannya, tapi cukup banyak juga yang tidak Hanna pahami fungsinya apa. Hanna jadi teringat Arimbi, wanita itu pasti sangat pandai memoles wajah. Wajar saja Sultan sangat mencintainya. Sambil mengingat-ingat wajah cantik Arimbi, Hanna menggunakan sedikit bedak berikut lipstik bewarna soft pink. Tidak lupa Hanna menyisir rambut panjangnya, dan menambahkan pita.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai rambut biru ombre
Baca
+Pustaka
The Blue Blood

The Blue Blood

desisnya lirih, "Tahan, kamu harus tahan!" Elsa dengan bersunggut-sunggut melepas gaun merah absurb itu dari tubuhnya, lalu memakai gaun biru tua itu dengan sedikit susah payah. Gaun itu model strapless, begitu pas di dada Elsa yang tidak terlalu kecil tapi juga tidak besar-besar banget itu. Modelnya ruffles bertumpuk di dada sampai perut dengan rok span yang begitu pas melekat memperlihatkan lekuk tubuh bagian bawah Elsa dengan begitu indah. Ah ini mah bukan gaun, bawahnya nggak mekar, Elsa sendiri bingung mendeskripsikan ini masuk kategori gaun atau baju atau entah apa lagi.
9.8162.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai rambut biru ombre
Tampilkan Ulasan (62)
Baca
+Pustaka
Langit
sedih bener padahal tinggal nunggu season 2 aja malah hp rusak sekarang dah ada tapi harus ngulang dari awal padahal dah login pakek akun lama tetep harus dari awal.sedih banget padahalkan yang blue blood sama my cold doctor udah sampe selesai bacanya
Ratni Devi Oktavia
pokoknya prioritas utk dibaca. bonus dipake semua buat buka bab baru. ini karya ke 3 yg sy baca. salut utk author yg bikin kita ngerti byk ttg sekolah kedokteran. edukasi jg buat kita yg pengen anaknya di masa depan jadi dokter. semangat trs berkarya y mbak...
Baca Semua Ulasan
Dimanja Om Tampan

Dimanja Om Tampan

Malam ini, untuk pertama kalinya, Lilly berdandan dengan sangat cantik. la mengenakan gaun putih bersih, yang membuatnya tampak seperti angsa putih yang anggun dan murni. Tidak akan ada satu pun orang yang dapat menolak pesona senyuman hangat serta tatapan lembutnya. Mengendarai BMW 8 Series 840 i Gran Coupe, membuat sosok Lilly terlihat makin menawan, tidak ada yang akan meremehkan kehadirannya.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai rambut biru ombre
Baca
+Pustaka
Babu Jadi Menantu

Babu Jadi Menantu

Anton kaget, menatap wajah Bu Rasti yang menuntut, sedangkan persis di depannya, Parmi sedang menatapnya cukup serius. "Jadi, Tuan Anton yang gak suka sama saya gara-gara sempak? Tapi sekarang saya sudah hapal kok, Tuan. Merah dua, biru dongker tiga,kuning satu, cream dua, hitam dua, abu-abu enam. Lebih banyak yang abu-abu sih emang. Tuan suka abu-abu ya? Sama saya juga punya sempak abu!" semua yang ada di sana tertawa terpingkal-pingkal mendengar penuturan Parmi, begitu juga Anton, air matanya sampai menetes, karena ocehan Parmi yang entah kemana-mana.
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 470 kali sebagai rambut biru ombre
Baca
+Pustaka
Suami 6 Bulan Untuk Ibu Presdir

Suami 6 Bulan Untuk Ibu Presdir

Pun dengan Violet. Menatap ke arah Violet, teman-teman Vier tampak takjub. Perempuan itu cantik dengan gaun berwarna biru laut. Rambutnya digerai indah dengan curly bawah. Satu set perhiasan menghiasi leher, tangan, dan telinganya.
10147.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.3K kali sebagai rambut biru ombre
Baca
+Pustaka
Magang Di Pelukan CEO

Magang Di Pelukan CEO

Aurelie, di sisi lain sedang mencoba menyelamatkan keadaan sambil menuliskan beberapa opsi di notes digitalnya. “Mungkin kita bisa gabungkan ketiganya? Misalnya, dusty pink untuk bunga, sage green untuk taplak, dan sentuhan biru langit di undangan?” Ketiganya diam. Mama Kejora mengangguk pelan. “Oke. Tapi blue lace-nya harus dari Prancis ya. Nanti aku kirim dari Hamburg.” Mami Nadira masih terlihat ragu. “Rel, jangan sampai warnanya kayak bendera. Nanti orang pikir ini pesta nasional.”
1040.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai rambut biru ombre
Baca
+Pustaka
Hamil Anak Om Miliarder

Hamil Anak Om Miliarder

Aron yang dasarnya tak mau ribet pun meniyakan. "Oke, jadi warna biru muda dan putih. Tempatnya di pantai? Tapi lihat deh, Sayang. Kalau putih sama biru muda, ada campura yang bagus nih," ujar Aron tak sengaja melihat desain yang bagus. Mira pun melongok sebentar, lalu terkesima. "Dicampurin warna biru tua aja, tuh lebih bagus."
1046.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai rambut biru ombre
Baca
+Pustaka
Belaian Hangat Om Bastian

Belaian Hangat Om Bastian

Pasalnya, gadis itu memiliki darah campuran Scarlet dari ibunya dan Raven dari ayahnya. Negara Scarlet berada di bagian Timur. Maka warna rambut Naira coklat kehitaman seperti kebanyakan gadis pada umumnya. Sedangkan Negara Raven berada di bagian Barat yang identik dengan mata indah berwarna biru yang besar, kulit putih, dan hidung mancung.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai rambut biru ombre
Baca
+Pustaka
Duke Magnus, Lady Elyana Membutuhkanmu!

Duke Magnus, Lady Elyana Membutuhkanmu!

Belum sempat ia menyelesaikan kalimatnya, sebuah kotak perhiasan lain sudah diletakkan di atas meja dengan cepat. Gerakan Rubin sigap, hampir refleks. "Ini, Yang Mulia! Perhiasan dengan batu safir dan aquamarine adalah yang terbaik untuk gadis cantik dengan mata biru itu." Nada suaranya penuh keyakinan. Tangannya membuka kotak tersebut, memperlihatkan kilauan perhiasan di dalamnya yang langsung memantulkan cahaya. Ia mengambil sebuah liontin aquamarine, mengangkatnya sedikit agar terlihat jelas. Warna birunya lembut, hampir transparan, memancarkan kesan tenang namun tetap memikat.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai rambut biru ombre
Baca
+Pustaka
Laurene

Laurene

ujar cowok itu dengan senyuman. Laurene memberanikan diri menatap wajah cowok yang saat ini berada persis di hadapannya itu. Matanya biru seperti kebanyakan mata orang-orang bule. Sesaat ia mencuri pandang ke cowok itu. Selain dua bola matanya berwarna biru, hidungnya mancung, rambutnya juga berwarna pirang. Entah dari mana munculnya makhluk tampan ini. Laurene mulai berpikir rasanya selama hampir setahun sekolah di SMA Permata Bangsa ini, belum pernah ia menemukan makhluk serupa ini di sekolahnya ini. Makhluk tampan aja bisa dihitung dengan jari tangan kirinya apalagi yang matanya biru dan rambutnya pirang seperti ini, sangat langka! Tapi hanya satu kata yang tepat untuk makhluk langka sepe
9.94.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai rambut biru ombre
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status