Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LEGENDA PENDEKAR MABUK

LEGENDA PENDEKAR MABUK

Membuat kedua mata Pendekar Mabuk terbelalak lebar. Saka melihat bagaimana kedua tangan Suranggala bisa memanjang seperti karet. Lentur bagaikan tidak memiliki tulang di dalamnya. Oleh karena itulah orang ini dijuluki si Raga Melar. "Luar biasa!" ucap Saka, tapi sambil berpikir bagaimana seandainya dia menghadapi orang semacam itu. Ternyata Suranggala sedang mengambil sesuatu dari rumah sang Patih. Beberapa saat kemudian, kedua tangannya kembali ke bentuk semula sambil memegang sesuatu yang dia cari-cari sebelumnya.
1032.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai rambut pendek polwan
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali

Kesempatan Kedua: Terlahir Kembali

Amara menarik lengan Ravi sambil berlari ke arah toko kecil itu. Ravi pasrah dan hanya bisa mengikuti Amara. Hanya dalam beberapa detik, dua orang itu sudah berdiri di depan toko kecil tersebut. Pemilik toko memberikan satu per satu siswa barang yang diambilnya dari etalase kaca. Itu adalah camilan kecil yang dikemas dengan indah dan tersedia dalam berbagai warna, namanya Permen Cita-Cita. Slogan iklannya adalah "Mau nilai tinggi? Makan Permen Cita-Cita."
9.7791.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.2K kali sebagai rambut pendek polwan
Tampilkan Ulasan (159)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Seorang pemuda berpakaian putih berjubah merah dan membekal sebuah cemeti disabuk pinggang dan pedang aneh dipunggungnya. Baru saja selesai memanggang tiga ekor ikan berukuran besar. Pemuda tampan berambut panjang kemerahan ini tiba-tiba berkata. "Tiga ikan besar sudah matang. Sayang, ubi dan talas sayang sudah amblas ke dalam perut sejak tadi. Coba kalau matangnya bersamaan. Woih, pasti enak sekali." Kata si pemuda yang bukan lain adalah Angon Luwak atau juga dikenal dengan sebutan Pendekar Sinting. "Makan tidak ada kenyangnya, memang perutmu itu terbuat dari apa?" Bertanya gadis berpakaian serba hijau yang ada di tangga gubuk.
98.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai rambut pendek polwan
Baca
+Pustaka
Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

Pendekar Bertongkat Menuju Puncak

Lelaki buta kembali tersenyum dan menjawab, "Aku Asyura. Aku juga punya nama lain Wang Yongchun. Lalu aku juga sering disebut Pendekar Buta, tapi untuk sekarang kebanyakan orang menyebutku sebagai, Raja Pengembara." "Sekarang adalah masa jahiliyah, masih banyak orang-orang bodoh di wilayahku. Lalu bagaimana denganmu yang terdampar sampai ke sini?" imbuhnya kembali bertanya. "Aku dibuang ke laut oleh orang-orang yang iri denganku. Makanya aku harus cepat pulang dan mengurusi mereka." Kurma yang ditawari tidak disentuh olehnya sama sekali. Raja Pengembara itu lantas duduk di bebatuan sekitar sembari memakan buah-buahan tersebut.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai rambut pendek polwan
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

-o0o- KENDATI sinar matahari berusaha menembus kerimbunan hutan di Bukit Karang Kanjen, tetap saja suasana dalam hutan terasa lengang dan lembab. Di bawah sebuah pohon besar yang tumbuh rindang di tengah hutan, seorang pemuda berambut pendek tak beraturan membentuk poni tengah asyik menikmati daging kelinci panggang. Sepasang mata pemuda yang mengenakan pakaian dibalut rompi berwarna merah dan bersisik keemasan tanpa lengan itu sebentar-sebentar mengerjap-ngerjap penuh nikmat. Lalu begitu daging kelinci telah pindah ke dalam perutnya, buru-buru dipotesnya paha kelinci yang sedikit hangus dan menebarkan aroma kurang sedap.
1030.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai rambut pendek polwan
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

kata supir kami. Dalam hati aku berpikir, "buat apa dia toge?" akan tetapi mobil bukan singgah di pasar sayur, melainkan di warung, ternyata toge itu cendol khas Panyabungan. Cendol campur pulut dan tapi ubi, segar juga rasanya.
9.8582.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.2K kali sebagai rambut pendek polwan
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Istriku Teman Anakku

Istriku Teman Anakku

pancing si kakek, Aldi pun tersenyum mengiyakan. Siangnya Aldi kaget, saat kakek Gabar berikan minuman yang di rendam sejenis akar-akaran. “Ini namanya akar pasak bumi dan akar sembilu, kamu minum setelah di rendam di air ini, rasanya cukup pahit. Tapi khasiatnya bagus, menguatkan tulang dan pinggang, dan bikin kamu jos sama wanita he-he!” canda si kakek perlihatkan giginya yang tinggal 2 di depan dan geraham doank.
1024.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 609 kali sebagai rambut pendek polwan
Baca
+Pustaka
Jalan Pendekar

Jalan Pendekar

ucap Laksmana sedikit sadar ketika dibopong oleh temannya yang mempunyai tongkat. "Cih. Laksmana, kau sudah aku katakan jangan ikut campur urusan yang tidak penting," balas Yodha kesal. "Bukankah tugas pendekar membela yang lemah," kelit Laksmana tidak mau kalah. "Hey-hey ada apa disini? Kenapa ramai orang? Apa kalian sedang mengadakan makan-makan? Kenapa kalian tidak membangunkan aku huhu!"
9.119.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 643 kali sebagai rambut pendek polwan
Baca
+Pustaka
Lavrinda Tersayang

Lavrinda Tersayang

Crandespol, obat yang terbuat dari mineral dan tanaman herbal yang hanya bisa tumbuh di Kermenchik. “Besoknya pasti ada banyak mata-mata asing mencoba masuk ke negara kita.” Kata Ratha. “Tapi untuk sekarang kita bersenang-senang saja di sini dahulu.” “Maria dan Agnes lama sekali.” Kata Lavrinda. “Atau kita duluan dan tidak memakai kondom?”
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai rambut pendek polwan
Baca
+Pustaka
Milky Legends

Milky Legends

Di halaman Istana, tampak ada banyak sekali penduduk dari kerajaan Asnar dan Geblistan yang sedang menikmati makan malam yang dibuat oleh Nina dan kawan-kawan. "Silakan, Yang mulia..." Ujar Polizo yang langsung membawa hidangan sambal lontong sayur. "Makanan apa ini?" Tanya Ratu Flamuven dan Raja Olma sembari mengendus dan mengamati makanan yang tampak asing. "Ini namanya lontong sayur. Makanan khas yang dibuat oleh Nina San." Jawab Polizo sembari menikmati lontong sayurnya.
9.810.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 435 kali sebagai rambut pendek polwan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status