PENDEKAR TAPAK DEWA
Jawara yang bertubuh pendek ini sangat ahli dalam memainkan cambuk saktinya, karena itu kadang dikenal dengan sebutan Raja Cambo (Raja Cemeti).
Keduanya langsung menggunakan senjata bawaannya masing-masing, yaitu cemeti di tangan Dewa Poro dan tongkat baja putih yang sangat kuat di tangan Dewa Rontinawa. Panjang tongkat milik asli Dewa Rontinawa itu hanya tiga depa. Sementara semeti sakti yang dimiliki oleh Dewa Poro bukan cemeti biasa, namun cemeri yang terbuat dari tali baja yang sangat lentur yang pada bagian ujungnya terpasang sebilah pisau bermata dua yang sangat tajam dan beracun. Pada gagangnya yang terbuat dari sejenis kuningan, terdapat pencetan untuk mengatur panjang pendeknya tal