Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Santet Pengantin

Santet Pengantin

SRAK! Tidak ada siapa-siapa. Hanya pakaian-pakaian Rasti yang tergantung di sana, tetapi... Di bagian belakang lemari, ada sesuatu yang tidak seharusnya ada. Sebuah simbol aneh yang digambar dengan darah. Kania langsung mundur selangkah. “Ini bukan hal yang biasa.” Roy menatap simbol itu dengan wajah pucat. “Astaga... Rasti...”
1017.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 488 kali sebagai rambut warna warni dari belakang
Baca
+Pustaka
Istri Presdir yang Hilang

Istri Presdir yang Hilang

Tawanya membuat hari terkesan lebih cerah. “Bukankah ini sangat keren? Lihat! Bagian situ berwarna merah, itu cokelat, abu-abu, ungu, kuning, kehijauan, dan kebiruan!” Ia terlihat bangga bisa mengabsen semua warna. Edmund terpaksa mengangguk demi menghindari perdebatan. “Ya, kudengar warnanya akan lebih terlihat jika cuaca sedang berawan. Sayang sekali, hari ini matahari begitu menyilaukan.”
9.723.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 835 kali sebagai rambut warna warni dari belakang
Baca
+Pustaka
RED CROWN

RED CROWN

Cantaka mengernyitkan dahinya, ekspresinya begitu dalam menatap wanita di depannya dengan mimik wajah penuh rasa keingintahuan. “Beritahu aku, apa arti dari warna ini?” tanya Cantaka, menunjuk bagian pakaiannya yang berwarna merah maroon. “Ada dua arti yang bersebrangan, yaitu antara berani dan bahaya. Hanya Ratu Saunggalah yang tahu betul maksud memberikan pakaian dengan warna tersebut.” Cantaka menarik napas panjang, tangannya berkacak tatkala mendengar kelanjutan dari penjelasan kepala pelayan padanya.
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai rambut warna warni dari belakang
Baca
+Pustaka
LEGENDA KAMESWARA

LEGENDA KAMESWARA

Ternyata dari dua arah lainnya juga sama, hanya nyamuknya berbeda warna. "Wah, jurig nyamuk betulan!" seru Kameswara sebelum kerahkan hawa sakti pelindung. Kemudian dua tangan bergerak seperti melambai. Wussh! Segelombang angin menghempas ribuan nyamuk tiga warna itu. Hitam, kuning dan merah. Akan tetapi jumlah hewan menyedot darah ini malah bertambah. Dari belakang mereka muncul lagi ribuan.
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 711 kali sebagai rambut warna warni dari belakang
Baca
+Pustaka
Malam pertama

Malam pertama

Gaun itu terlihat sangat seksi jika melihat dari belakang, disana terpampang sebuah punggung indah yang memang disesain seperti bajunya, robekan itu membentuk belah ketupat dipunggungnya sangat menarik dan modis, ia pun menambahkan high hells enam centimeter berwarna senada, lalu kalung yang menghiasi lehernya menawan dan mewah, sengaja ia mencepol rambutnya agar orang-orang bisa melihat tato kebangganya, tato bergambar pistol dan ular itu menyatu menghiasi belakang lehernya yang putih dan bersih "kau cantik, saatnya membuat orang-orang kagum dengan parasmu"wanita itu menyelesaikan dandanya dengan memoles lipstik terakhir sengaja diombre dengan warna sedikit gelap agar terlihat lebih sempurn
1015.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 585 kali sebagai rambut warna warni dari belakang
Baca
+Pustaka
Apa Warna Hatimu?

Apa Warna Hatimu?

Dia mengangguk senang. "Matamu jeli, Nona," puji Uncle Ramesh. "Sekarang tinggal menentukan warna. Aubergine adalah warna ungu tua seperti...." Uncle Ramesh memikirkan padanan kata yang sesuai. "Terong," timpalku. Lagi-lagi semua orang menoleh ke arahku. "Tepat sekali! Ungu terong!" Uncle Ramesh menepuk bahu Richard. "Datanglah minggu depan untuk mengepas."
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai rambut warna warni dari belakang
Baca
+Pustaka
Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

Raut gembira terlintas di wajah tampannya yang terlihat letih. Rumbai itu menggantung anggun, dibagian atas terdapat ukiran logam berwarna keemasan dengan pola pilin yang rumit, melingkari batu merah kecil ditengahnya yang berpedar samar. Dibawah logam itu, tiga rumbai dengan benang yang tebal terjuntai. Bagian tengahnya berwarna keemasan dengan semburat merah di bagian ujungnya. Di sisi kiri dan kanannya berwarna putih dan merah, jatuh lurus seperti aliran air yang tak pernah putus. Terlihat sederhana namun berwibawa.
10940 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai rambut warna warni dari belakang
Baca
+Pustaka
Diceraikan Karena Bukan Wanita Karier

Diceraikan Karena Bukan Wanita Karier

Tas jinjing warna senada juga menghiasi tangannya. "Alhamdulillah. Iya, Bu. Kebetulan diberi kelonggaran buat bangun lagi yang di belakang. Ini konsep yang saya inginkan, Bu. Biar yang mau agak lama sambil rehat sejenak memilih yang bagian belakang. Yang depan buat yang cuma singgah makan," ucapku dengan tersenyum.
10154.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai rambut warna warni dari belakang
Baca
+Pustaka
Kenikmatan dalam Luka

Kenikmatan dalam Luka

Di belakangnya, seekor ular berwarna perak. Ada juga sepasang mata hijau menatap dari balik kaca, seolah sedang menunggu seseorang yang cukup berani balik menatapnya. Hal yang membuat Ariana menatap dengan kening berkerut, karena sepertinya ada yang salah. "Menarik ya." Sebuah suara terdengar dari sebelah kanan Ariana. "Benarkah?" tanya Ariana tanpa menoleh. Rasanya dia tahu siapa yang datang, walau sosok itu berdiri selangkah di belakangnya.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai rambut warna warni dari belakang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status