Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dalam Pelukan Sang Billionaire (Sean&Stella)

Dalam Pelukan Sang Billionaire (Sean&Stella)

Otaknya terus berputar mencari alasan agar Sean percaya padanya. “A-aku. A-aku hanya terkilir sedikit Sean. Aku juga sudah meminta pelayan memijatku. Itu kenapa aku jauh lebih baik,” jawab Raissa cepat dengan nada yang terdengar gelagapan penuh dusta. “Jangan membohongiku, sialan!” geram Sean penuh dengan kemarahan. “Kau pikir aku bodoh bisa kau mudah tipu? Beraninya kau mencari masalah denganku, Raissa!”
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 638 kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
Sekretaris Rasa Istri

Sekretaris Rasa Istri

“Apa kamu yakin dan serius mau jalani hubungan ini?” “Ya! Memang awalnya aku nggak yakin dan merasa nggak mungkin sama kamu, walau kedua orang tuaku menjodohkan kita. Semakin lama aku semakin yakin. Karena selain cantik, kamu itu cerdas, unik dan keras kepala. Aku suka wanita yang bisa berdebat,” ucapnya serius sembari mengelus pipi Amara.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Seorang Ibu

Kesempatan Kedua Seorang Ibu

Dan anehnya, hal itu membuat Raka merasa kehilangan. "Gue udah yakin kalau gue beneran suka sama Seira," ujar Raka, mantap. Zidan hanya menoleh, menatap ke arah raut wajah Raka. Zidan mencoba melihat apakah ada kebohongan yang terpancar dari wajah sahabatnya itu, namun semakin ia mengamati ia semakin yakin bahwa Raka terlihat jujur. " Kalau gitu mulai sekarang, lakuin persis yang Seira lakuin buat Lo," ujar Zidan, akhirnya.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Larisa memperhatikan orang-orang yang berlalu-lalang sambil menatap layar di tangan masing-masing. “Lihat,” katanya pelan. “Dunia kembali sibuk mengejar sesuatu yang tak mereka pahami.” Raksa mengangguk. “Seperti dulu lagi.” Arjuna berhenti di depan layar besar yang menayangkan iklan program global: “RASA 2.0 – Teknologi Baru untuk Mengukur Emosi dan Keseimbangan Spiritual.” Suaranya terdengar lembut, modern dan bahkan menenangkan: “Kini manusia bisa mengenali diri melalui resonansi. Ciptakan kebahagiaanmu. Jadilah manusia sempurna.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
Cinta Sejatinya

Cinta Sejatinya

"Tidak! Aku tidak mau cinta sejati bodoh itu, aku hanya ingin kamu. Aku mohon, beri aku kesempatan lagi." Mendengar Dimas yang selama ini menganggapnya sebagai dewi mengeluarkan kata-kata itu, Janet kehilangan ketenangannya dan menarik kerah Dimas dengan marah, "Kamu bilang siapa cinta sejati bodoh itu? Apa maksudmu? Tadi malam kamu bukan berkata begitu." "Ini bukan waktunya untuk membicarakan itu." "Tidak, kamu harus menjelaskan semuanya."
9.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
Penyamaran CEO Tanaka

Penyamaran CEO Tanaka

Karena satu hal yang ia pelajari dari dunia ini adalah: kadang kejujuran yang terlambat bisa lebih menyakitkan dari kebohongan itu sendiri. “May…” suara Risa pelan, beberapa jam kemudian. “Kau baik-baik saja, kan?” Maya menoleh sebentar, lalu tersenyum tipis. “Baik.” Senyum yang bahkan tak menipu siapa pun.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
REVEAL

REVEAL

*** "Assalamualaikum," teriak Rasen saat memasuki rumahnya. Dia akhirnya sampai. "Waalaikumussalam, kenapa sih pake teriak-teriak segala? Eh Kak, mukanya kok jelek gitu? Kamu lagi ada masalah ya?" tanya Arsha usil karena melihat raut wajah Rasen seperti habis melihat setan. Arshavina Rahayu Shakeel adalah adik perempuan satu-satunya Rasen, umur Arsha terpaut lima tahun dibawah Rasen. Dia masih menduduki bangku Sekolah Menengah Pertama.
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
Cinta Sejati

Cinta Sejati

Ada senyum terukir di bibir Dipta tiap kali dia membayangkan pertemuannya dengan Dhila. "Baik Tuan, semua akan berjalan sesuai dengan keinginan anda." Rei bangkit dari duduknya lalu membungkukkan badan dan keluar dari ruangan itu. "Sorry Mam, aku harus melakukan sedikit permainan kotor demi mendapatkan menantu untuk Mama, karena dengan keadaanku yang seperti ini mustahil ada wanita yang benar-benar tulus mencintaiku," ucap Dipta seraya melihat foto kedua orang tuanya.
9.95.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
Putri yang Sesungguhnya

Putri yang Sesungguhnya

Lalu berkata “Tuan, saya bisa membantu anda membereskan kekacauan yang terjadi.” Gibran menatap Adiwangsa dengan pandangan penuh dengan tanya. “Apa?“ “Anda harus melakukan klarifikasi, bahwa semua postingan itu tidak mendasar. Anda bisa bilang, jika pertemuan itu bukan suatu kesengajaan,“ kata Adiwangsa “Apa?!kau menyuruhku berbohong?“
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
Rasa Tanpa Batas Waktu

Rasa Tanpa Batas Waktu

ucap Steffan sebelum Viola menutup pintu dan hanya dibalas anggukan kepala oleh gadis itu. *** "Terus, kamu setuju sama tawaran itu?" tanya Bu Rasti setelah Herga menceritakan apa yang terjadi pada pertemuannya dengan Surya semalam. Di kediaman Surya yang super mewah dengan berbagai macam barang yang serba Lux, semalam Herga duduk di hadapan sang pemilik rumah yang di sisi-sisinya berdiri dua orang bodyguard. Surya ternyata bukan orang sembarangan. Dia merupakan salah satu Crazy Rich yang memiliki banyak sekali usaha. Sebuah keistimewaan tersendiri bagi Herga ketika ia ditawari untuk menjadi member atau masuk di salah satu bidang usaha miliknya tanpa syarat. Tapi sayangnya bisnis yang ditawa
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai rasa sejati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status