Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dendam Anak Tiri

Dendam Anak Tiri

Kotak itu berwarna biru navy semacam gift box. Rista membuka tutup gift box itu. Dan serta-merta matanya membelalak. Terkejut melihat isinya. "Aaa ...!!!" Serta-merta dia lemparkan kotak beserta isinya tersebut ke halaman sampai benda itu menelungkup di tanah. "Bibi!!!" Rista menghadapkan wajahnya ke lain arah dan menutup kedua matanya dengan tangan. Dia sungguh ketakutan.
1011.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai rasa teh kotak
Baca
+Pustaka
Bukber di Rumah Mertua

Bukber di Rumah Mertua

Rara berjalan cepat menghampiri dan turut menengok ke dalam plastik yang sedang dibuka Tari. “Coba buka, Ri!” Rara sangat bersemangat ketika tampak di dalamnya ada sebuah benda berbentuk kotak persegi panjang. Hastari dengan ragu membuka kotak yang diikat pita pink itu. “Wah! Cokelat, Ri! Ini sih cokelat dengan kualitas premium!” Rara mengambil satu batang cokelat yang ada di dalam kotak persegi itu. Masih ada beberapa lagi di sana.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 453 kali sebagai rasa teh kotak
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang Juragan

Jerat Cinta Sang Juragan

tanya Ratna menatap penuh harap. "Eh, si Ratna, belum beres ini," omel Santi pada temannya. "Bentar, Ti. Malak dulu," ujar Ratna dengan cengiran khasnya. "Ambil aja, Teh. Ada tiga lagi, kok," ujar Rara. "Asyik, makasih ya, Ra. Tapi, ini ada dua loh, Ra." Ratna menunjukan isi kotak pada Rara. "Eh, perasaan tadi tiga lagi? Ya sudah, ambil aja, Teh. Abisin juga boleh."
1034.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai rasa teh kotak
Baca
+Pustaka
Kamu Selingkuh? Aku Selangkah

Kamu Selingkuh? Aku Selangkah

gumam Dika. "Bu, lihat nih, Eza dikasi makanan banyak banget sama Tante Cacha!" seru Reza kegirangan. "Banyak amat belanjanya, Sa?" tanya Fara memindai dua kantong plastik besar bertuliskan minimarket berlogo lebah. "Sekali-sekali, Kak," sahut Raisa sambil membuka tutup botol teh pucuk kesukaannya yang ia ambil dari plastik tadi.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai rasa teh kotak
Baca
+Pustaka
Kerana Aku Istrinya

Kerana Aku Istrinya

“Kenapa? Apa dengan kotak ni? Awak kenal ke?” Alia menuding jari ke kotak itu dengan tangan menggigil. “Kotak tu... warna tu... struktur kotak pun saya kenal! Itu dari butik yang hanya jual lima unit tu dekat Malaysia. Saya... saya tak pernah tengok depan mata sebelum ni...” Tasya dan yang lain serentak menoleh ke arah Hana, mulut separuh terbuka. Hana pula masih keliru. “Lima unit je? Mahal ke?”
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai rasa teh kotak
Baca
+Pustaka
Pernikahan yang Dicurangi Suami Polisi

Pernikahan yang Dicurangi Suami Polisi

Sebuah kubus kecil yang terbuat dari kayu jati. Amelia mengangkat kotak itu lantas mengayunkannya. Kotak itu tidak kosong melainkan ada isinya. Dada Amelia berdebar tidak menentu saat ini. Ia tidak bisa menebak apa isi kotak itu. "Umm ... Umm ...." Pak Rusli memberikan kode pada Amelia agar mendekat.
1058.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai rasa teh kotak
Baca
+Pustaka
Cinta Tanpa Tapi

Cinta Tanpa Tapi

tanya Rizal untuk kedua kalinya, saat keluar dari kamar dengan penampilan yang berbeda, tampak segar dengan air yang masih menetes di ujung rambutnya. "Tidak ada kopi, hanya sisa teh itu pun tawar, gulanya habis," jawab Ratna, dia menunjuk satu-satunya gelas berisi teh di atas meja. "Kau keterlaluan! Aku tidak bisa minum sesuatu yang tawar, kamu tahu itu!" sahut Rizal, dengan nada meninggi.
9.856.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai rasa teh kotak
Baca
+Pustaka
Rayuan Desa Wanita

Rayuan Desa Wanita

Senter di tangannya kembali menyapu tumpukan pupuk subsidi. Sebuah kotak kayu kecil tertutup terpal biru menarik perhatiannya. Leo menyingkap terpal tersebut menggunakan ujung sepatunya. Deretan botol kaca kecil berisi cairan bening tersusun rapi di dalam sana. "Apa isi kotak ini, Tika?" tanya Leo menghentikan langkahnya. "Pesanan khusus dari kota, Dokter. Saya tidak tahu isinya," jawab Tika.
1032.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 640 kali sebagai rasa teh kotak
Baca
+Pustaka
Sistem Pewaris Terhebat

Sistem Pewaris Terhebat

“Kau ingin memanfaatkanku untuk tujuan pribadimu.” “Duduklah di sofa. Aku akan menjelaskan semuanya pada kalian. Kalian menginginkan cairan itu lagi, bukan?” Rex mengambil sebuah kotak dari balik kursi, menyimpan benda itu di atas meja dan membukanya. Jack, Edwin, dan Russel melihat tiga botol di dalam kotak. Russel duduk lebih dahulu, disusul oleh Edwin dan Jack.
9.778.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai rasa teh kotak
Baca
+Pustaka
Penakluk Cinta Sang Dosen

Penakluk Cinta Sang Dosen

Kotak itu terlihat sangat mewah dan elegan. Hati Caca berbunga-bunga. Caca memang tidak pernah mengingkari bahwa hadiah-hadiah yang diberikan Satrio selalu berhasil membuatnya senang. Caca tersenyum dan menerima kotak tersebut. Kotak itu terasa berat. “Boleh dibuka Mas?” Satrio mengangguk, “Silahkan.” Caca membuka perlahan kotak tersebut. Matanya berbinar ketika melihat sebuah botol bening kotal berisi cairan berwarna kuning bertuliskan Channel.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai rasa teh kotak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status