TETANGGA BARU
Fano menggedor pintu kamarku cukup keras seraya berteriak-teriak memanggilku.
"Kenapa, Fan?!" sahutku tak kalah berteriak.
"Aku mau kasih liat kamu sesuatu, Han!"
"Iyaaa, bentar!"
Cepat aku beringsut turun dari tempat tidur. Berjalan ke arah pintu dan membukanya.
"Ini! Kamu lihat ini, Han! Tetangga di komplek kamu, seingatku Mba Aini, lagi siaran langsung. Geng arisan kamu kayaknya lagi ngeroyok istri mudanya Adrian!"