Janda Tawanan Dokter Reinhard
Ada campuran takut, marah, dan bingung di wajahnya.
“Kalau kamu ingin tahu siapa dirimu sebenarnya,” bisik Rein, “lihatlah ke dalam. Dan jangan terkejut kalau kamu melihatku di sana.”
Setelah percakapan panas itu, Arika mengurung diri di kamar. Lampu dimatikan, dan hanya cahaya remang dari jendela yang Menerangi dinding. Ia duduk di tepi ranjang, memeluk lutut. Napasnya berat. Di kepalanya, suara Rein terus berputar seperti gema: "Kamu akan sadar... bahwa yang paling kamu takuti selama ini adalah bayanganmu sendiri."
Hot Chapters