تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat

Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat

"Mediasi satu bulan, ya? Kita coba fokus pada diri sendiri dulu?" "Ya, Mas," jawab Rania, suara bergetar. "Selama sebulan, kita ambil waktu untuk introspeksi. Kita lihat apakah masih ada yang bisa diperjuangkan. Kalau setelah itu... kita merasa tidak ada jalan keluar, mungkin memang ini takdir kita."
1.6K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 31 مرة ضمن renungan introspeksi diri
قراءة
+مكتبة
Sepuluh Ribu dari Suami Pelitku

Sepuluh Ribu dari Suami Pelitku

Aku memejamkan mata, berusaha untuk menenangkan diri sendiri. "Baru nemu ornag kayak gitu, sok ngerasa hebat, kayak dia yang paling benar, tapi apa coba? Dia juga yang sudah melakukan kesalahan, kenapa sih bukan nya instrospeksi diri sendiri, malah bicara yang gak jelas."
1012.1K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 410 مرة ضمن renungan introspeksi diri
قراءة
+مكتبة
Aroma Dalam Mimpi

Aroma Dalam Mimpi

Suasana dapur kembali tenang, hanya diiringi suara halus penggorengan dan dentingan sendok kayu yang menyentuh sisi panci. “Aku kadang masih bertanya-tanya,” ujar Ren pelan, nyaris seperti bicara pada dirinya sendiri. “Apa aku melewatkan sesuatu. Tanda. Isyarat. Tapi pada akhirnya, aku sadar, tidak semua hal bisa kita pahami... bahkan dari orang yang kita kira kita kenal luar dalam.”
103.4K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 84 مرة ضمن renungan introspeksi diri
قراءة
+مكتبة
Rindukan Dirimu

Rindukan Dirimu

(Rindukan Dirimu) Berjanjilah wahai sahabatku Bila kau tinggalkan aku Tetaplah tersenyum Meski hati sedih dan menangis Kuingin kau tetap tabah menghadapinya Bila kau harus pergi Meninggalkan diriku Jangan lupakan aku Semoga dirimu di sana Kan baik-baik saja Untuk selamanya Di sini aku kan selalu Rindukan dirimu Wahai sahabatku Rindukan dirimu "Ok. Latihannya cukup sampai disini dulu karena kakak ada acara jadi sampai sini dulu. Menurut kakak ini udah bagus dan dipertahanin kayak gini ya tapi jangan lupa buat latihan lagi setiap hari dirumah ya Fy, Yo" Ucap kak Sasa
101.7K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 43 مرة ضمن renungan introspeksi diri
قراءة
+مكتبة
Gairah Berbahaya sang CEO: Ciumanku Membuatnya Bangun dari Koma

Gairah Berbahaya sang CEO: Ciumanku Membuatnya Bangun dari Koma

Ia sudah terbiasa menilai orang berdasarkan manfaat dan pengaruhnya. Rigen diam. Kalimat itu benar. Ia tahu itu. Tapi hatinya menolak untuk menerimanya. "Haaa, kamu benar. Tapi..." Rigen menunduk, menatap jemarinya yang bertaut di atas meja. Pikirannya kacau. "Kenapa aku ini?" Pria itu bertanya pada dirinya sendiri, dengan suara begitu pelan hingga hampir seperti bisikan.
1078.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 1.8K مرة ضمن renungan introspeksi diri
قراءة
+مكتبة
Renungan Kasih Ibu

Renungan Kasih Ibu

saran ibuku. Disebabkan waktu sudah menunjukan malam, aku dengan segera menuju ke ruang tidur sambil merenungkan apa yang telah disampaikan ibuku tadi. Aku berfikir, apakah ini adalah salahku sampai sahabat-sahabatku tidak peduli denganku, ah..ya sudahlah. Mulai waktu ini, aku benar-benar berupaya untuk menata hati. Menjauhkan pikiran-pikiran negatif serta prasangkah-prasangkah yang tidak baik. Aku sudah mulai berhenti murung memikirkan bagaimana, bagaimana, dan bagaimana. Namun mulai waktu ini aku harus lebih banyak bergerak dan beraksi. Yang ada dalam benakku yakni apa lagi dan mana lagi yang harus segera aku lakukan. Pada akhirnya, majalah dinding tersebut telah berhasil kuselesaikan deng
3.2K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 80 مرة ضمن renungan introspeksi diri
قراءة
+مكتبة
Sisa Takdir

Sisa Takdir

Hening menyelimuti ruangan, hanya terdengar suara detak jam yang seakan mempermainkan pikirannya yang kalut. "Apa aku membuat kesalahan?" tanyanya akhirnya, suaranya bergetar tipis, seolah tak yakin pada dirinya sendiri. Rahangnya mengatup, dan dadanya naik turun dalam ritme napas yang berat. Ada kepanikan yang berusaha ia tekan, tetapi semakin ia mencoba mengabaikannya, semakin jelas rasa frustrasi itu terasa.
102.6K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 52 مرة ضمن renungan introspeksi diri
قراءة
+مكتبة
Malam yang panas

Malam yang panas

tanya Nadia suatu malam. "Enggak. Kamu cuma terlalu sayang sama sesuatu sampai kadang lupa kalau proses juga butuh ruang napas," jawab Reza sambil menyeduh teh hangat. "Dan kamu, kadang terlalu fokus mengejar hasil. Sampai aku merasa kita nggak berjalan berdampingan, tapi saling kejar." Reza mengangguk. "Itu sebabnya malam refleksi ini penting. Kita buka luka kecil sebelum jadi infeksi."
103.4K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 123 مرة ضمن renungan introspeksi diri
قراءة
+مكتبة
lantai tiga belas

lantai tiga belas

Ia menceritakan semuanya, dari insiden lantai 13 hingga kejadian di rumah kontrakan. Kiai tua itu hanya mengangguk pelan. “Bayangan yang kau lawan itu bukan cuma roh penasaran. Itu... Ruh Pantulan. Roh yang terlahir dari luka batin, trauma, dan rasa bersalah yang tak selesai.” “Dan rumah yang kau tinggali sekarang... tempat itu adalah Cermin Jiwa. Ia memanggil semua pantulan itu agar keluar.” Dimas hampir tak percaya. “Lalu, apa yang harus saya lakukan?”
1.2K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 26 مرة ضمن renungan introspeksi diri
قراءة
+مكتبة
السابق
1
...
5678910
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status