Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pura-Pura Buta

Pura-Pura Buta

Jangan buatku berprasangka buruk terhadapmu. Ponselku berdering. Dengan cepat kugeser tombol terima. "Bagaimana Son, ada kabar apa? Dilan?" Kuserbu Soni dengan beberapa pertanyaan. Tidak sabar ingin tahu informasi darinya, terutama tentang Dilan. "Dari informan saya, dia mengatakan kalau Dilan terakhir terlihat di restoran Jepang semalam, bersama seorang perempuan," jawabnya.
9.4652.4K viewsCompletedAdded to Library 18.3K Times as resensi dilan 1991
Show Reviews (69)
Read
+Library
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Without You [Indonesia]

Without You [Indonesia]

"Please, deh, yo. Lo nggak boleh kayak Dilan. Lo itu Lingga. Harlingga Dio Wardana, pacar gue yang beneran dingin dan cuek, anti alay-alay club, oke yo, oke?!" Lingga hanya bisa menghela napasnya. Sekali lagi, ia hanya suka dengan quotenya. ••• "BENTAR LAGI MAKAN MALEM SIAP! JANGAN NGEREM AJA LO DI KAMAR!" Lingga hanya terus menatap buku-buku tebal miliknya yang berada dihadapannya saat ini. Tangannya sibuk menuliskan sesuatu di salah satu buku tebal itu tanpa menghiraukan suara teriakan nyaring yang berasal dari luar kamarnya. Matanya yang berlensa kan kacamata itu hanya terus menatap buku-buku dengan serius.
1033.5K viewsOngoingAdded to Library 905 Times as resensi dilan 1991
Read
+Library
Logic And Feeling-ANTARA AKU DAN DIA

Logic And Feeling-ANTARA AKU DAN DIA

Dia berusaha mencairkan suasana agar tak canggung. “Kenapa kakak tak pantas mellow? Apa salahnya kalau kakak mellow? Kakak juga manusia biasa yang bisa merasakan sedih.” sahut Revan lirih. “Jangan mellow kak berat, biar Archand saja.” tukas Archand dengan menirukan nada bicara Dilan terhadap Melia. Dilan merupakan idolanya saat masih remaja, dia selalu meluangkan waktu untuk menonton film favoritnya itu.
103.9K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as resensi dilan 1991
Read
+Library
Aku Menyerah, Mas!

Aku Menyerah, Mas!

Seorang laki-laki bertubuh tinggi besar tengah berdiri sambil membaca buku dengan mimik begitu serius, sampai-sampai tidak menyadari kehadiranku di sebelahnya. Alisku bertaut ketika dia malah tengah membaca buku yang sedang aku cari, bahkan di tangannya sudah ada beberapa buku sejarah Islam lainnya yang sepertinya hendak dia beli. “Kamu ngapain di tempat seperti ini, Dilan?” sapanya membuat dia sedikit terlonjak kaget. “Seperti yang kamu lihat, Gunawan. Saya sedang membaca buku!” jawabannya simpel, sambil menerbitkan senyuman ramah.
1098.2K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as resensi dilan 1991
Read
+Library
Cinta Dalam Diam

Cinta Dalam Diam

"Pengen nonton horor, kalian nonton apa?" "Nih dokter Elsa pengen nonton Dilan 1990, hahaha." pean juga si Nita inih bongkar rahasia. Fahri hanya tersenyum. "Bener, El?" "Gak Ri, pengen yang agak sedikit romantis aja." sedikit malu tapi Fahri kayaknya lebih mengerti. "Oke deh kalau gitu aku ikut nonton film roman juga," sambung Fahri.
1014.3K viewsCompletedAdded to Library 556 Times as resensi dilan 1991
Read
+Library
Tertipu Masa Lalu

Tertipu Masa Lalu

Malam hari 19.00—Mansion Jeff Hilton Delano seakan memiliki kembali gairah hidup yang sebelumnya sempat hilang. Darren memang tidak pernah berhenti membuatnya kagum. Pria yang sangat menginspirasi, tapi juga membuat iri. Ia masih muda dan berbakat, wajahnya tampan dan rupawan, sigap, tegas, modern, dan mampu mengendalikan situasi di berbagai keadaan.
1011.4K viewsCompletedAdded to Library 318 Times as resensi dilan 1991
Read
+Library
Kill My Husband!

Kill My Husband!

Sedang Darius memeriksa satu per satu dokumen di atas meja sambil duduk di hadapan Raline. “Aku hanya tidak suka dengan idemu. Apa membawa perempuan itu sebagai umpan adalah satu-satunya cara? Masih banyak cara yang lain, Darius. Dia bisa jadi boomerang untukmu. Dia tampak licik.” Darius meletakkan dokumennya dan memusatkan perhatian kepada Raline. “Apa kau tahu orang seperti apa si berengsek itu?” Raline menggeleng ragu.
1021.2K viewsCompletedAdded to Library 552 Times as resensi dilan 1991
Read
+Library
Crush Sang Kapten Basket

Crush Sang Kapten Basket

“Aku cuma emm... ya, sekedar kagum aja. Hanya dari jauh.” “Kagum itu bagus. Tapi jangan sampai bikin kamu lupa sama buku,” ucap Dita sambil menyerahkan buku baru. “Coba kamu baca ini, dan bikin resensinya minggu depan.” Alina membaca judulnya: “The Little Prince”. Menjelang Pulang
1.1K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as resensi dilan 1991
Read
+Library
Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]

Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]

desis Satria, amarahnya meluap. “Jangan terburu-buru mengambil keputusan. Kita tunggu hasilnya dan terus mencari Renata,” saran Quinn. Satria mengangguk. Ia membuka sedikit pintu bangsal dan melihat tubuh Dilan yang sedang tidur. Anak itu tidak mirip dengannya, tetapi ia hanya berpikir gen ibunya lebih kuat... Siapa yang menyangka ternyata Dilan bukan darah dagingnya?
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 322 Times as resensi dilan 1991
Read
+Library
Sembilan Ekor Untuk Sebuah Dendam

Sembilan Ekor Untuk Sebuah Dendam

ucap Hae-rin sebelum turun dari mobil Kang Ji Hoon kemudian pergi melajukan mobilnya untuk pulang ke mansion miliknya, pada malam hari Kang Ji Hoon kembali bermimpi aneh itu lagi, seorang pria yang gagah dan rupawan dengan memakai baju perang duduk diatas kuda, disampingnya ada tandu terlihat seorang wanita cantik duduk di dalamnya, kemudian mimpinya berganti di dalam kamar tidur seperti sepasang kekasih yang sedang bercumbu suara decapan bibir dan desahan yang saling bersahutan satu sama lain, mimpi itu seolah nyata, Kang Ji Hoon seolah bisa merasakan sendiri apa yang terjadi di dalam mimpi itu, samar samar ia melihat wanita itu, bibir Semerah ceri yang sangat familiar untuknya, suara desah
10574 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as resensi dilan 1991
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status