REINKARNASI
Hal itu diam-diam membuat Nino tambah menyesal.
"Sa-"
"Besok, anda bisa kembali bekerja, Pak Nino. Cuti anda sudah selesai, bukan?"
"Baik kalo begitu, besok saya akan kembali bekerja seperti biasa. Terima kasih banyak."
"Sama-sama."
"Ehm ... saya pamit, Di-eh, Bu Gendis."
Tanpa berusaha memperbaiki panggilan Nino, Gendis hanya mengangguk dan membiarkan Nino keluar dari rumahnya. Tak berapa lama kemudian terdengar suara motor keluar dan menjauh.