Jebakan Istri Kontrak: Sang Pewaris Yang Terlupakan
Kritikus seni pun akan kesulitan menjawabnya.
Alina menatap lukisan itu sejenak, lalu menatap Valerie dengan senyum yang ramah. Ia tidak akan masuk ke dalam perangkap itu. "Sejujurnya, Valerie," katanya dengan nada yang jujur dan sedikit merendah. "Saya tidak punya kualifikasi untuk memberikan analisis sedalam itu. Saya hanya tahu apa yang saya rasakan saat melihatnya." Ia berhenti sejenak. "Dan yang saya rasakan adalah energi yang luar biasa. Kacau, ya, tapi juga penuh dengan kehidupan. Itu membuat saya penasaran, bukan membuat saya merasa harus mengerti." Ia kemudian menoleh ke seorang pria tua berkacamata yang berdiri di dekat mereka, yang ia kenali dari risetnya sebagai kritikus seni pal