Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kebangkitan sang Dewa Naga

Kebangkitan sang Dewa Naga

Selain darah garis spiritual, bakat bela diri merupakan faktor paling penting untuk mengukur potensi seorang seniman bela diri. Pada babak seleksi pertama, sebagian besar seniman bela diri tereliminasi. Hanya sepuluh orang yang lulus ujian, termasuk dua orang dari keluarga Aragon, tiga orang dari keluarga Banqing, satu orang dari keluarga Doruna, dan empat orang dari keluarga Endevour.
8.828.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 771 kali sebagai review imah seniman
Baca
+Pustaka
Garden Of Mirror ( OBLIVION )

Garden Of Mirror ( OBLIVION )

"Tuan, perhatikan tangan saya. Ini adalah bagian dari imajinne, imajinne adalah jenis senjata yang digunakan baik oleh Limmerence ataupun heirs. Semakin kuat konsentrasinya, semakin kuat juga imajinne yang bisa mereka ciptakan. Imajinne yang sedang saya tunjukkan sekarang tipe yang cukup sulit, karena membutuhkan banyak sekali tenaga dan konsentrasi. Pecah sedikit saja, senjata kita bisa tiba-tiba hilang, resikonya besar, tetapi penggunaannya jauh lebih menguntungkan. Begitu juga dampak yang ditimbulkan, lebih besar dan kuat." Aku mengangguk. Aku mencoba mengerti, hasil akhirnya nanti saja. Yang penting Savior menganggapku mengerti. Aku masih melihat lengannya baik-baik, karena dia tidak min
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai review imah seniman
Baca
+Pustaka
GARIS PATAH LOGIKA

GARIS PATAH LOGIKA

Dan di paragraf keempat, nama itu muncul. ​"...tapi pertemuan yang paling berkesan adalah dengan seorang pelukis tua eksentrik bernama Salima Wijaya. Ia tinggal sendirian di sebuah rumah panggung kayu sederhana yang ia sebut sebagai 'sanggar'-nya, yang berdiri di atas tebing karang dengan pemandangan laut yang dramatis. Para penduduk desa menganggapnya sedikit aneh, tetapi karya-karyanya—lukisan abstrak yang terinspirasi oleh ombak dan badai—memiliki kekuatan yang mentah dan jujur. Ia berbicara tentang 'energi laut' dan bagaimana ia mencoba menangkapnya di atas kanvas. Ia menolak untuk menjual karyanya, mengatakan bahwa lukisan-lukisan itu adalah 'anak-anak'-nya..."
820 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai review imah seniman
Baca
+Pustaka
Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Kalau miskin, dia pasti tidak akan begitu pemilih. Namun, ada yang mengatakan sifat pelukis senior itu memang tidak berubah sejak muda. Dia sangat berprinsip dan merupakan sosok yang unik di kalangan pelukis. Meskipun penilaian terhadap pelukis ini berbeda-beda, tidak ada yang menyangkal kemampuan melukisnya. Bagi Yamin, pelukis senior itu adalah seniman yang sesungguhnya. Jadi, Yamin merasa sangat bangga diundang oleh tokoh hebat seperti itu ke pameran lukisannya.
9.51.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28.0K kali sebagai review imah seniman
Tampilkan Ulasan (177)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Gairah di Balik Tirai Kehidupan

Gairah di Balik Tirai Kehidupan

“Terima kasih, saya hanya melukis apa yang saya rasakan.” Wanita itu mengangguk pelan. “Mungkin karena itu saya bisa merasakannya juga. Kejujuran selalu punya cara untuk menembus dinding antara seniman dan penikmatnya.” Ucapan itu membuat hati Alena hangat. Ia mengangguk dalam diam, merasa bangga bukan hanya karena karyanya diapresiasi, tapi karena ia bisa mengekspresikan sesuatu yang lahir dari penyembuhan dirinya sendiri.
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai review imah seniman
Baca
+Pustaka
Life or Not

Life or Not

“Baiklah tuan.” Saking ramainya semua orang yang berdatangan mereka semua tidak lain adalah para pecinta seni dan juga kritikus seni. Perempuan misterius tadi setelah menelusuri bagian lain dari galeria dia menemukan sebuah lukisan yang sangat menakjubkan lukisan yang menggambarkan emosi dalam diri seorang manusia. Warna yang dipoadukan begitu sempurna sampai mata terasa kagum akan keindahan yang terlihat. Perempuan itu memandanginya dan sekali lagi dia berdiri di sana sambil memandangi lukisan tersebut. Ketika dia sedang memandangi lukisan itu tidak lama kemudian datang pengunjung lain yang juga ingin melihat lukisan tersebut dan di sana mereka sama-sama memandanginya. “Apa anda kritikus se
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai review imah seniman
Baca
+Pustaka
Ditikam Cinta

Ditikam Cinta

Ujar Aarav “Seorang Seniman tidak akan mati, Seorang Seniman tidak akan pudar. Dimana meski puluhan ribu orang menghujar dan meragukan karya saya 10 tahun lalu, namun saya bisa buktikan kesemua orang bahwa Karya saya Adalah Murni dari Tangan dan Jiwa saya saat saya melukis sesuatu di atas canvas.” Ujar Aarav. Flashback berakhir dimana Josep hanya tersenyum mendengar apa yang Salah Satu Juri itu katakana, “Aku pikir Karya Aarav merupakan Karya yang luar biasa. Dimana tidak ada lukisan sedalam itu maknanya, dan Lukisan itu juga memiliki nyawa didalamnya karena dia membuatnya dari hati yang tulus.” Ujar Juri 4
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai review imah seniman
Baca
+Pustaka
Setelah Cerai, Dia Terus Mencariku

Setelah Cerai, Dia Terus Mencariku

Agnes tidak tahu bagaimana mendeskripsikannya. Guru itu tersenyum datar, lalu memuji secara paksa, "Ehm ... meskipun nggak begitu ideal, untungnya sudah selesai. Selain itu, indra wajahnya juga cukup realistis. Bisa dikatakan ... karya bergaya impresi." Jelas Jimmy juga tidak begitu puas dengan komentar seperti ini dan merasa agak malu. "Pah Jimmy, apa kamu mau menyimpan karyamu di studio kami?" Guru itu segera bertanya seperti ini.
9.3274.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.6K kali sebagai review imah seniman
Baca
+Pustaka
Demi Kuliah Aku Rela Jadi Istri Simpanan

Demi Kuliah Aku Rela Jadi Istri Simpanan

“Banyak orang, banyak inspirasinya.” “Inspirasi apanya?” Ravindra mendecak. “Kita ke mall, bukan pameran.” “Eh, tugas seni itu butuh referensi visual, tahu,” balas Revania. Nayla tersenyum kecil melihat mereka saling balas. “Kalian ini kalau soal tugas bisa ribut sendiri.” “Karena Van sok idealis,” kata Ravindra. “Karena kamu males mikir,” balas Revania.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai review imah seniman
Baca
+Pustaka
Ditinggalkan Setelah Malam Pertama

Ditinggalkan Setelah Malam Pertama

"Selamat menikmati Roma, sebuah keindahan yang tidak logis." Senja dengan sedikit kaku, duduk. Ia menegakan postur tubuhnya sembari memerhatikan tangan sang pelukis yang bergerak cepat, memainkan arang dan kapur. Damian berdiri di sisi kirinya, tersenyum melihat Senja yang memamerkan senyum terbaiknya. Kepalanya lalu menoleh, memperhatikan jalanan yang ramai yang dipenuhi pelancong yang beberapa dari mereka memperhatikan seorang seniman mime yang berdiri membisu seperti patung Julius Caesar.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai review imah seniman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status