Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri 365 Hari sang Pewaris

Istri 365 Hari sang Pewaris

Memasuki potongan timun ke dalam mulut, dan mengunyahnya. Cuci mulut pakai timun. Kelakuan Andre terus terngiang di benak Raina dan Bayu, hingga mereka kini duduk di sebuah kedai pun masih membahas perihal tersebut, kemudian tertawa bersama. “Anak kecil benar-benar polos ya, ada-ada saja.” “Gimana dengan anak-anak kita nanti?” ucap Bayu tiba-tiba. Raina sontak berkedip-kedip mendengarnya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai ringkasan cerita timun mas singkat
Baca
+Pustaka
Godaan Ibu Kos Cantik

Godaan Ibu Kos Cantik

Lebih baik kelaparan daripada harus order makanan dan mengambilnya melewati orang-orang itu, rasanya enggan. Pukul sepuluh malam ketika Dimas masih fokus mengetik kode. Ramai tawa dan obrolan di ruang tengah sudah lenyap. Di layar ponsel, terlihat pratinjau notifikasi yang baru muncul. [Anak-anak Mami Karina] [Jimmy : Gue curiga. Dimas ada hubungan dekat sama Mbak Karina. Masa sampai semarah itu. Ya kan?]
10236.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.6K kali sebagai ringkasan cerita timun mas singkat
Baca
+Pustaka
Anak Jenius Milik Sang Presdir

Anak Jenius Milik Sang Presdir

Fic mengangguk, makan dengan lahap menikmati makanan itu. "Sekalian lalapnya." Ilham menyodorkan Jengkol, petai dan irisan mentimun. Fic tersenyum melihat itu. "Jika yang ini aku tidak mau. Tidak pernah melihatnya." memilih mengambil Timun saja. "Ini kota apa?" tanya Fic di sela kunyahan mulutnya. "Bandar jaya. Masih sekitar seharian lagi baru sampai ke rumahku."
9.3104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai ringkasan cerita timun mas singkat
Baca
+Pustaka
Ini Uangku, Mas!

Ini Uangku, Mas!

timpa Ima. Ima benar juga. Mana tahu Mimi bisa mempengaruhi Tia. Apa salahnya kucoba. "Baru kali ini otakmu encer, biasanya begok." "Astaga, Mas, omonganya pedas kali, biasanya aku pintar kok, kamunya aja yang nggak tau." "Sudah sudah, cepat makan dan bersihin rumah, bajuku dan baju Bulbul jangan lupa dicuci."
1073.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai ringkasan cerita timun mas singkat
Baca
+Pustaka
Kepentok Cinta Mas Bian

Kepentok Cinta Mas Bian

Sakit sih sebenarnya, ini bukan milikku tapi nggak pa pa lah, setidaknya aku menjadi bagian dari jamuan makan malam ini dan datang sama mas Bian. "Aku tunggu lima belas menit, selesai nggak selesai keluar!" mas Bian keluar lagi setelah mengatakan hal itu. Aku jadi penasaran dengan isi dari paper bag yang sudah berada di tanganku, sangat berat dan besar. Di dalamnya sebuah kotak besar.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai ringkasan cerita timun mas singkat
Baca
+Pustaka
SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

jangan menangis . TTT Waktu sudah menunjuk pukul 09.45 malam saat terdengar tombol password pintu ditekan. Jihye sedang duduk di meja makan berusaha meloloskan satu sendok sup rumput laut yang dia masak sendiri. Bohong kalau dirinya berkata membenci sup rumput laut, Jihye bahkan teramat merindukan sup buatan sang ibu. Wanita itu tergugu, rasanya getir dan begitu hambar terlebih saat napasnya tercekat karena sibuk menangis.
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai ringkasan cerita timun mas singkat
Baca
+Pustaka
Kedai Juni & Juli

Kedai Juni & Juli

Keunikan Bakmi Surapati bahkan pernah sampai diliput oleh salah satu media kuliner ternama di New York, Amerika Serikat. “Papa memang kurang terlibat di Perusahaan karena Mama kamu yang lebih suka bisnis. Jadi Papa pikir, kamu mulai harus lebih sering bantu Mama kamu, Mas.” “Iya Pa. Jangan khawatir.” Seminggu kemudian, ayahnya meninggal. Apa ini yang dinamakan firasat, batin Dimas.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai ringkasan cerita timun mas singkat
Baca
+Pustaka
Tunggu Pembalasanku, Mas!

Tunggu Pembalasanku, Mas!

Mencurigakan! Tiba-tiba saja, Mas Hanif menginjak rem, membuatku terkejut. "Apa-apan sih, Mas? Kok' ngerem mendadak gitu?" protesku, kesal padanya. "Maafin Mas, Mir. Mas lupa bahwa mas harus menghadiri meeting lima belas menit lagi. Kamu pulang naik taksi saja, ya, Mas takut telat jika mengantarmu lebih dulu."
1034.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai ringkasan cerita timun mas singkat
Baca
+Pustaka
Tuan Konglomerat, Kali ini Aku akan jadi istrimu

Tuan Konglomerat, Kali ini Aku akan jadi istrimu

Dengan suara yang lantang dan bergetar, akhirnya Rajimin membaca isi surat tersebut sambil menahan rasa malu dan amarahnya. "Abi, ini Umi masakan ayam goreng laos kesukaan Abi, ada sambal bawang dan juga sayur urap-urap serta nasi lemak dengan taburan bawang goreng special dari Umi. Semoga Abi suka, bagilah makanan ini ke teman satu selnya Abi. Umi merindukan Abi, lain kali jangan berbuat masalah lagi. Umi sangat merindukan belaian dan dekapan hangat tubuh gagah Abi,” baca Ratmin dengan lantang dengan penuh cucuran air mata. “Sampai jumpa kembali minggu depan atau dua minggu lagi, kalau Umi ada rejeki yah, Abi sayang." Rajimin lalu memberikan surat tersebut ke sipir muda itu sambil mendengus
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai ringkasan cerita timun mas singkat
Baca
+Pustaka
Tak Semanis Madu

Tak Semanis Madu

Jauh dari kata garang seperti biasa. "Kalau Mamang cuci, Mbak Bella kesiangan nggak kira-kira? Mobil ini teh nggak bisa jalan ngebut, Mbak," ucap Mang Usman mengingatkan. Memang, saat ini waktu sudah menunjukkan pukul setengah delapan, yang artinya waktu sudah tidak banyak lagi. Ya, aku harus kembali ke belakang karena perut yang tidak bisa diajak kompromi usai sarapan tadi. Jadi waktu pun banyak berkurang.
1065.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai ringkasan cerita timun mas singkat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status