Ternyata Suamiku Miliarder
"Timothy, beberapa hari ini kamu jangan macam-macam. Nggak, nggak bisa, aku suruh kamu ke luar negeri sembunyi sebentar, tapi kamu nggak mau. Sekarang apa pun yang terjadi kamu harus turuti aku. Aku suruh orang beli tiket pesawat untukmu sekarang juga, aku cari alasan untuk mengirimmu ke perusahaan di luar negeri. Benar, begitu saja!"
Inez terus menggumam dengan penuh kegelisahan.
Sebelum mengakhiri panggilan, Inez berpesan lagi, "Kamu diam saja di rumah, tunggu kabar dariku. Paling cepat malam ini, paling lama besok pagi kamu sudah harus keluar dari Mastika!"
Timothy menatap ponselnya sekian lama.
Pintu kamar di belakangnya tiba-tiba terbuka lalu temannya berkata, "Tuan Muda Timothy, acaran
Sikat na Kabanata