Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta yang Telah Kandas

Cinta yang Telah Kandas

"Apa maksudmu?" Tiba-tiba, layar proyektor di panggung menyala. Di tengah perubahan ekspresinya yang drastis, aku menoleh ke arah layar. Satu per satu, foto-foto dirinya dan Lucia bersama terpampang di sana. Kerumunan di bawah panggung langsung bergemuruh. Dengan amarah yang meluap, Nathan berteriak, "Matikan! Cepat matikan!"
11.2K viewsOngoingAdded to Library 403 Times as Romansa Kantor
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

sapa tante Sekar ramah. Rendra tersenyum tipis dan menyalami tangan Mama Selin dengan sopan. "Maaf Tan, Rendra tidak bisa mampir lama. Ada masalah mendadak di kantor yang harus segera Rendra urus sendiri. Rendra hanya antar Selin sampai sini, ya." "Oh begitu ya? Ya sudah, hati-hati di jalan. Jangan lupa makan siang, jangan terlalu diforsir kerjanya," pesan Tante Sekar penuh perhatian.
10872 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as Romansa Kantor
Read
+Library
Kala Kumenoleh, Cinta Telah Pergi

Kala Kumenoleh, Cinta Telah Pergi

Dalam taburan kelopak bunga dan iringan piano yang merdu, Rowan menggandeng mempelai wanita dan melangkah perlahan ke arahnya. Setelah semua kesalahan di masa lalu, akhirnya dia bisa menikai Victoria. Saat lagu pernikahan mulai mengalun dan kedua orang itu melangkah masuk ke aula. Lewis baru menyadari siapa yang datang. Wajah di balik tudung pengantin itu ternyata bukan Victoria, melainkan Kaitlin. Lewis menarik paksa tudung pengantinnya, tanpa peduli bisikkan para tamu yang menyaksikan, lalu bertanya dengan lantang, "Di mana Victoria? Kenapa malah kamu yang muncul?"
9.3K viewsCompletedAdded to Library 335 Times as Romansa Kantor
Read
+Library
Vonis Cinta Sang Hakim

Vonis Cinta Sang Hakim

"Mau nonton film?' tanya Varen. Viona hanya mengangguk. Varen memilih film romantis. Ia merangkul pundak Viona ke dalam pelukannya. Mereka terlihat menikmati film itu. Namun di pertengahan film, layar itu menampilkan adegan sepasang kekasih yang berciuman di bawah hujan. Viona spontan menutup wajahnya dengan bantal sambil tergelak malu. “Hei… kau malu?” suara Varen terdengar ringan di telinganya.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 58 Times as Romansa Kantor
Read
+Library
Ruang Rindu

Ruang Rindu

tegasku membuatnya terkekeh lagi. "Aku nggak mengalihkan pembicaraan, aku cuma nggak suka menjelaskan sesuatu dengan emosi, taruh pisaumu! Aku masak dan akan aku jelaskan," kata kang Candra mengambil pisau di tanganku, ia masih tersenyum, aku menggeleng kuat. Entah firasatku kenapa bisa nggak enak gini? Sejak aku melihat peredam tadi aku berpikir harus lebih hati-hati pada makhluk Tuhan yang sangat seksi di depanku dan konyolnya lagi pakai kaosku yang aku yakin di dalam sana sama polosnya dengan kaos abu-abu ku itu. Aduh kenapa otakku se jorok ini disaat yang paling genting. "Ara, taruh pisaunya. Kita bicara." Kata kang Candra lagi dengan senyumnya yang paling manis. Aku memberikan pisau itu
107.9K viewsCompletedAdded to Library 174 Times as Romansa Kantor
Read
+Library
Janda Kembang

Janda Kembang

Mereka berdua turun ke lantai satu dan melewati beberapa karyawan yang sedang bekerja di lantai bawah, lalu Yeni membuka pintu kaca yang membatasi ruang kantor dan lobi kantor itu. Di depan lobi kantor, ada ruang tunggu juga yang hampir sama persis seperti di depan ruang kerja Reyhan, di sofa set warna merah itu duduk wanita cantik berbaju dress warna pink salem dengan rambut panjang sebahu yang hitam berkilau terkena sinar lampu neon. "Sedang apa kau di sini?" tanya Bu Ratna. "Oh, Mama ada di sini," jawab Saras yang terkejut melihat mertuanya ada di sana, ia lalu berdiri dan ingin bersalaman, namun Bu Ratna tak mau mengulurkan tangannya.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 172 Times as Romansa Kantor
Read
+Library
Dua Wajah Sang Kaisar

Dua Wajah Sang Kaisar

Di tempat ini, kekuasaan tidak dipamerkan lewat pedang atau barisan prajurit bersenjata lengkap, melainkan melalui keheningan yang anggun dan wibawa seorang wanita sepuh yang pernah meredam tiga kali pemberontakan kekaisaran. Di balik tirai sutra tipis berwarna violet, Ibu Suri Mu Rong duduk di atas singgasana bertatahkan batu giok hijau. Usianya hampir menginjak tujuh puluh tahun, dan kendati rambut peraknya disanggul tinggi dengan hiasan permata yang berkilau, garis-garis keletihan serta gurat keabuan di sekitar matanya tidak bisa disembunyikan. Kekaisaran Canglan sedang diguncang rumor kegilaan Raja Hao Ran, dan sang Ibu Suri tahu betul bahwa perayaan ulang tahunnya yang ketujuh puluh lus
10683 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as Romansa Kantor
Read
+Library
Romansa Rapshodi

Romansa Rapshodi

Di sela-sela acara makan yang sudah diselesaikan beberapa bangsawan, Raja meminta kami untuk tetap melanjutkan makan dia juga menanyai nama kami satu persatu. “Sendika, Raja. Perkenalkan nama saya Inah,” ujar gadis itu halus dan kini giliranku. “Saya Danastri, putri dari mantri Citro dan penari keraton Kinasih,” ucapku yang terlihat dengan jelas wajah mereka yang terkejut terutama Raja dan selir Kahiyang. Air wajah mereka menyimpan sesuatu, tapi tatapan wajahku menunjukkan amarah yang terpendam.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 23 Times as Romansa Kantor
Read
+Library
Romansa Yang Dihantui Masa Lalu

Romansa Yang Dihantui Masa Lalu

Tiba-tiba Adrian berdiri. “Sebentar ya Jihan, ada surprise untukmu,” ucap Adrian sambil berlalu pergi dan menuju panggung life musik. “Lagu ini aku persembahkan untuk wanita cantik yang diam-diam mengagumiku, ini adalah ungkapan terima kasih atas bunga tulip warna merah dan cokelat,” ujar Adrian di atas panggung, matanya tak lepas memandang ke arah Jihan, membuat jihan tersipu malu. Petikan gitar dan suara merdu Adrian mulai terdengar lagu berjudul Heather di nyanyikan Adrian, suasana Kafe menjadi sangat romantis, apalagi ketika beberapa pasangan, berdansa. Jihan tersenyum bahagia, getar-getar cinta mulai di rasakannya.
9.2K viewsCompletedAdded to Library 274 Times as Romansa Kantor
Read
+Library
Suami Wasiat Kakek

Suami Wasiat Kakek

Menatap langit-langit kamar yang bernuansa biru itu, membayangkan Rafka mengirim banyak pesan pada Katarina. “Aaa, bisa gila aku rasanya kalau dibuat jatuh cinta begini. Andai kamu gak kaya es batu, Mas. Pasti aku akan sangat bahagia sekarang, kamu ada di samping aku lagi mengusap kepalaku. Aduh bayangin aja aku udah bahagia banget, kapan ya? Kapan ya Mas Rafka bisa romantis? Aku pengen jadi istri yang diperlakukan romantis,” Katarina menggumam dengan dirinya sendiri.
108.5K viewsCompletedAdded to Library 213 Times as Romansa Kantor
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status