Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gadis Terakhir

Gadis Terakhir

Sempat terlibat percakapan ringan sampai akhirnya dia bosan menunggu. Lidahnya dengan sering berdecak kesal. “Sabaaaar, Bella harus dandan dulu … belom pake bajunya ribet, sekitar dua jam lagi lah.” “Hah? Gue bisa nguras Samudra dulu kalau gitu.” Om Mario tergelak. “Belajar sabar, bentar lagi lo jadi suami … lo harus banyak-banyak ngalah ….” Om Mario memberi saran. “Tenang aja Om, nama tengah gue sabar.”
1042.5K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as romantis sampai tamat
Read
+Library
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

Suasana romantis yang sempurna. “Oh, wow, Adrian! Ini luar biasa!” seruku, terpesona oleh pemandangan di depanku. “Semua untukmu,” katanya dengan senyuman. “Aku ingin kita menciptakan kenangan indah malam ini.” Kami duduk di meja yang dikelilingi oleh cahaya lembut. Adrian menyajikan hidangan yang telah dia siapkan, dan kami berbincang sambil menikmati makanan. Tawa dan cerita mengalir dengan mudah, membuatku lupa sejenak tentang kekhawatiranku.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as romantis sampai tamat
Read
+Library
Bukan Pernikahan Palsu

Bukan Pernikahan Palsu

"Carissa?" Rambut panjang Tamara dipotong pendek sebahu. Wajahnya tampak segar dan jauh lebih cantik tanpa make up. Ia sedang memegangi tangkai-tangkai mawar. Melihat siapa yang datang, gadis dua puluh tiga tahun itu meletakkan bunga-bunganya dan berdiri mengayun langkah untuk menyambut. "Hai, Tam." Rissa tersenyum menyapa. "Aku datang. Apa kabar?"
8.4150.7K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as romantis sampai tamat
Read
+Library
Janji Selamanya

Janji Selamanya

Setelah menyelesaikan semua urusan dan pulang ke rumah, hari pun sudah larut malam. Cahaya bulan menyinari ruang tamu, membuat seluruh ruangan terasa semakin sepi. Dengan tubuh yang kelelahan, aku masuk ke kamar. Saat melihat hiasan pernikahan berwarna merah di dalam kamar yang biasanya melambangkan kebahagiaan pernikahan, aku malah merasa itu sangat sarkastik.
5.3K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as romantis sampai tamat
Read
+Library
Saat Aku Tak Lagi Meronta

Saat Aku Tak Lagi Meronta

Ibu mengantarku untuk melakukan pemeriksaan psikologis. Saat mengisi formulir, baru saja aku mencentang "sering merasa sedih", Ibu langsung mengulurkan tangan dan mencoretnya. "Mana mungkin kamu merasa sedih? Siapa di rumah yang memperlakukanmu dengan buruk?" Saat aku memilih "takut berkomunikasi dengan orang lain", dia kembali mengerutkan kening. "Waktu kecil kamu ceria banget, jangan asal isi." Aku tidak membantah. Ketika dia bilang aku tidak sedih, aku mengubahnya menjadi "tidak pernah". Ketika dia bilang tidurku sangat nyenyak, aku menghapus pilihan "sering insomnia". Setelah satu formulir selesai diisi, hampir setiap jawaban telah kuubah sesuai dengan kemauannya. Ibu mengamatinya dua ka
1.5K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as romantis sampai tamat
Read
+Library
Cinta yang Terenggut

Cinta yang Terenggut

Sebelum aku semakin terhanyut dalam khayalanku yang tidak pada tempatnya ini. “Baiklah Karin, sekian wawancara ini. Semoga kita dapat bekerja sama dengan baik untuk ke depannya,” ujar Jonathan mengakhiri pertemuan itu. Diulurkannya tangannya yang kokoh mengajak gadis di depannya bersalaman.
1015.5K viewsCompletedAdded to Library 618 Times as romantis sampai tamat
Read
+Library
Sebatas Mimpi

Sebatas Mimpi

Kata Renata berdecak kesal. Dena terdiam. “Dena? Haloooo?” kata Renata sambil memetikkan jarinya berusaha menyadarkan Dena dari lamunannya. “Bisa dilanjutin cerita astralnya?” tanya Renata penasaran. “Gini, tadi aku ceritanya sampai mana ya?” Kata Dena cengengesan. “Menembus tujuh tingkatan,” sambung Renata cepat. “Oh iya, sudah sih aku cuman tahu sampai situ. Aku belum terlalu mendalami tentang itu Ren, maaf,” kata Dena terkekeh.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as romantis sampai tamat
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Di layar, muncul kalimat: “AKHIR ADALAH KEWAJIBAN.” “Ini bukan virus biasa,” gumam Armand. “Ini... ending paksa. Seseorang mencoba menulis kata ‘tamat’ ke seluruh semesta.” Rael menatap Adrian yang mulai terhapus dari peta eksistensi. “Kita harus panggil dia kembali! Tapi caranya...?” Armand membuka naskah Omega. Halamannya masih kosong, namun tinta mulai muncul. Tapi bukan dari pena mereka.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as romantis sampai tamat
Read
+Library
AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

Ending yang bahagia kan. TAMAT 👇👇 Akhirnya Tamat juga ya, makasih sudah mengikuti cerbung aku ini. Jangan lupa klik follow akunku agar tahu saat mak othor membuat cerita baru makasih sekali lagi semuanya. Love youuu
1038.7K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as romantis sampai tamat
Read
+Library
Gadis Desa Milik CEO Arogan

Gadis Desa Milik CEO Arogan

Robin Membatin seribu kali. Film bertemakan romantis sad ending telah selesai diputar, Ardella merasa sedih dengan akhir cerita film. Saat para penonton diharapkan segera keluar, Ardella berdiri, dilihatnya Robin masih duduk dengan santai tanpa beranjak sedikitpun. "Rob, filmnya sudah selesai." Ardella yang dari tadi menyadarkan Robin yang terlihat melamun. "Hahaha." Robin tertawa kebingungan sendiri.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as romantis sampai tamat
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status