Istri Super Jorok
Sejak mengetahui fakta ganjil itu, aku menjadi risih dengan Pak Joko.
"Dari mana, Mas?" tanya Tendi, kami sama-sama karyawan baru.
"Saya dari Riau, kamu?"
"Saya dari Sulawesi."
"Oh, jauh ternyata."
"Lumayan, Mas."
Sekedar basa-basi, setelah itu kami tak bicara lagi, Tendi asik dengan ponsel pintarnya. Sedangkan aku asik dengan pemikiranku sendiri.
Pada jam makan siang, kami biasanya akan berkumpul di kantin kantor. Tak hanya aku yang membawa bekal, ternayata banyak juga para suami yang dibekali makan siang oleh istrinya.