Ranjang Kehidupan
tulis Rania pada pesan singkat, dia mengirimnya pada Joni, teman akrabnya.
“Di rumah.” Jawaban keluar dari seberang.
“Sini, nasi goreng seperti biasanya!” ajak Rania.
Memang, mereka berdua sering makan bersama dengan yang lain, dan penjual nasi goreng itu adalah langganan mereka. Tukang nasi goreng itu bukan asli orang Surabaya, aslinya orang Magetan, Jawa Timur, yang merantau mencari penghidupan untuk keluarga. Dia sudah belasan tahun berada di Surabaya, namun nasibnya tidak berubah-ubah, masih menjadi pedagang nasi goreng pinggiran jalan.
Capítulos em Alta